Breaking News:

Ponpes Al Zaytun dan Ajarannya

Makin Heboh, Kini 100 Wali Santri Al Zaytun Laporkan Mantan Pengikut Panji Gumilang ke Polisi

Babak baru kasus Al Zaytun, kini 100 wali santri Ponpes Al Zaytun melaporkan mantan pengikut Panji Gumilang ke polisi.

Penulis: dian shinta mukti
Editor: Khistian Tauqid
YouTube tvOneNews
Mantan pengikut Panji Gumilang (kiri) dan Wali santri Al Zaytun, (kanan), wali santri Al Zaytun melaporkan mantan pengikut Panji Gumilang ke polisi, Rabu (5/7/2023). 

TRIBUNWOW.COM - Kasus Pondok Pesantren Al Zaytun makin berbuntut panjang. 

Banyak pihak yang ikut campur dalam kasus Al Zaytun ini. 

Dilansir TribunWow.com setelah Panji Gumilang diperiksa Bareskrim Polri, kini ada 100 wali santri Al Zaytun melaporkan Ken Setiawan ke polisi. 

Sebagaimana diketahui Ken Setiawan adalah mantan pengurus Al Zaytun sekaligus Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center. 

Baca juga: 21 Tahun Jadi Anak Buah Panji Gumilang, Eks Orang Dalam Bongkar Bobrok Al Zaytun, Salat Tak Wajib?

Adapun Ken sempat membagikan kisahnya selama menjadi pengurus Al Zaytun. 

Namun demikian, cerita Ken tersebut kini bak menjadi boomerang. 

Ken dilaporkan karena dianggap menyebarkan keburukan Ponpes Al Zaytun

Laporan terhadap Ken itu disampaikan oleh perwakilan Wali Santri Ponpes Al Zaytun, Abdul Rosyid saat di acara Apa Kabar Indonesia yang tayang di tvOneNews. 

Di mana Abdul diundang berdebat dengan Ken Setiawan

Abdul Rosyid berujar pernyataan dari Ken telah merugikan anak-anaknya. 

"Pada hari ini bayangkan telah terjadi perlakuan atau persekusi terhadap anak-anak saya di lembaga yang resmi," ujar Abdul dikutip dari kanal YouTube tvOne News pada Rabu 5 Juli 2023. 

"Kemarahan kami bukan kepada Pak Ken karena sebuah perilaku yang diduga merugikan kami maka kami tempuh intitusi negara itu," sambungnya. 

Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center sekaligus mantan pengurus Al Zaytun, Ken Setiawan. Terbaru, Ken Setiawan dilaporkan oleh wali santri Al Zaytun, Rabu (5/7/2023).
Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center sekaligus mantan pengurus Al Zaytun, Ken Setiawan. Terbaru, Ken Setiawan dilaporkan oleh wali santri Al Zaytun, Rabu (5/7/2023). ((Tribuncirebon.com/Handika Rahman))

Lantas, Ken pun menanggapi pernyataan dari Abdul Rosyid. 

Ken mengaku tak masalah dirinya telah dilaporkan oleh Abdul Rosyid. 

Yang terpenting bagi Ken adalah urusan Panji Gumilang dapat terselesaikan. 

"Yang jelas kami fokus kepada laporan kami tujuannya kami dan kawan-kawan mewakili umat Islam juga karena Panji Gumilang menistakan agama Islam di samping untuk menghentikan langkah Panji Gumilang juga kita menghentikan kegaduhan," terang Ken.

Akan tetapi, Abdul tak terima dengan pernyataan Ken. 

Hingga pada akhirnya, Abdul terlihat berbicara dengan nada tinggi membantah pernyataan Ken. 

"Mas sorry, sorry," ucap Abdul dengan nada yang tinggi. 

Alih-alih berhenti, Ken terus melanjutkan berbicara. 

"Kami mendorong pemerintah secara hadir memberikan perlindungan kepada hukum dan kami mengapreisiasi Menkopulhukam," terang Ken.

Baca juga: MUI Vs Panji Gumilang, Pentolan Al Zaytun Diminta Taubat jika Ingin Damai: Musuh Manusia Itu Setan

"Mas Ken, Mas Ken halo," kata Abdul. 

"Kita serahkan saja kepada hukum, enggak usah berdebat saya rasa kalau berdebat kita menjadi debat kusir, kita serahkan kepada hukum," timpal Ken. 

"Saya datang ke tvOne bukan debat kusir, kami bukan pihak yang membuat, menyatakan sesuatu di luar hukum," sahut Abdul. 

Video dapat dilihat mulai menit pertama: 

Bobroknya Ponpes Al Zaytun

Bobrok Ponpes Al Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, kembali dibongkar mantan pengikutnya.

Eks wali santri Ponpes Al Zaytun, Leny Siregar membenarkan sejumlah ajaran nyeleneh yang disebarkan Panji Gumilang.

Leny Siregar bahkan tak segan menantang pihak Panji Gumilang untuk menyanggah ucapannya.

Dilansir TribunWow.com, Leny Siregar juga sempat bergabung di Negara Islam Indonesia (NII) sejak awal 2000.

Selama 21 tahun, Leny Siregar menjadi pengikut setia Panji Gumilang.

Setelah bertaubat dan hengkang, Leny Siregar secara terang-terangan membongkar ajaran nyeleneh Panji Gumilang.

Termasuk soal Panji Gumilang yang tak mewajibkan pengikutnya untuk salat.

Hal itu dibongkar Leny Siregar dalam acara CATATAN DEMOKRASI tvOne, Selasa (4/7/2023).

"Saya membenarkan kalau dibilang nyeleneh, kenapa?," papar Leny.

"Saya bukan sebagai eks wali santri saja, saya sebagai orang dalam, eks NII KW 9."

Sebagai pengikut Panji Gumilang selama 21 tahun, Leny mengaku tahu banyak soal bobrok ajaran di Ponpes Al Zaytun.

Ia membenarkan jika hingga saat ini, Panji Gumilang dianggap sebagai 'imam' oleh jutaan pengikut.

"Saya sebagai saksinya, saya sebagai korbannya," papar Leny.

"Jadi 21 tahun, dan ini tidak boleh disangkal."

"Panji tidak pernah mengaku imam kepada saya, tapi melalui tahapan ulil amri mengetahui bahwa dialah yang mengaku imam NII," imbuhnya.

Baca juga: 21 Tahun Jadi Anak Buah Panji Gumilang, Eks Orang Dalam Bongkar Bobrok Al Zaytun, Salat Tak Wajib?

Tak hanya itu, Leny turut menyinggung bantahan Panji Gumilang terkait keterlibatan NII.

Ia memastikan Panji Gumilang ada petinggi NII yang hingga kini masih eksis.

"Mau bagaimana lagi disanggahnya?," ucap Leny.

"Sekarang kalau Panji mengatakan tahun 62 sudah berakhir, ya mungkin sekarang berdalih begitu karena di media berbicaranya."

"Kalau dikatakan sudah selesai, umatnya masih menganggapnya sebagai imam?," sambungnya.

Di mata para pengikut, kata Leny, Panji Gumilang adalah seorang panutan.

Karena itu, apa pun yang dikatakan Panji Gumilang akan selalu ditaati pengikutnya.

"Terus kenapa semua harus tunduk, patuh sama dia? Hal yang remeh temeh itu diurus?"

"Dari dulu saya mengalami ini orang emmang ngeyel," tukasnya.

(TribunWow.com/Dian Shinta/Tami) 

Baca berita terkait lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Ponpes Al ZaytunPanji GumilangNIIKen Setiawan
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved