Breaking News:

Terkini Internasional

Kepala Nuklir PBB Sebut Ada Situasi Serius di Pabrik Ukraina setelah Bendungan Jebol

Kekhawatiran Kepala PBB akan pembangkit nuklir Ukraina terbesar di Eropa itu karena serangan yang membabi buta Rusia.

Penulis: Tiffany Marantika Dewi
Editor: Jayanti Tri Utam
bbc.com
Penampakan reaktor nuklir di Zaporizhzhia, Ukraina, Agustus 2022. 

TRIBUNWOW.COM - Kepala nuklir PBB Rafael Grossi mengatakan situasi pembangkit listrik tenaga atom Zaporizhzhia tengah menghadapi ancaman serius.

Dikutip TribunWOw.com dari Channel News Asia, Zaporizhzhia merupakan pabrik di Ukraina yang telah diduduki Rusia, Jumat (16/6/2023).

Namun, Zaporizhzhia menjadi stabil setelah Ukraina melaporkan ada kemajuan dalam serangan balasannya.

Baca juga: AS akan Kirimkan 325 Juta Dolar untuk Bantuan Militer Baru ke Ukraina, Jadi Sokongan ke-40

Kekhawatiran Kepala PBB akan pembangkit nuklir terbesar di Eropa itu karena serangan yang membabi buta.

Serangan Rusia ke Ukraina disebut menjadi penyebab hancurnya bendungan.

Padahal bendungan itu adalah penyedia air pendingin untuk pembangkit Zaporizhzhia.

Baca juga: Jokowi Tak Permasalahkan Usulan Prabowo soal Konflk Rusia-Ukraina: Kita Ingin Perang Segera Selesai

Grossi, yang perjalanannya tertunda satu hari karena pertempuran semakin intensif di wilayah tenggara Zaporizhzhia, tiba untuk menilai potensi risiko.

"Di satu sisi, kita dapat melihat bahwa situasinya serius, konsekuensi (penghancuran bendungan) ada, dan itu nyata," kata Grossi, kepala Badan Energi Atom Internasional.

"Pada saat yang sama, ada langkah-langkah yang diambil untuk menstabilkan situasi."

"Sampai beberapa jam yang lalu saya tidak yakin apakah saya bisa datang ke sini dan mengunjungi pabrik tersebut," kata Grossi.

Dia mengatakan dia bisa melihat kolam pendingin pabrik dan ada cukup air.

Dia juga mengatakan dia ingin dunia sadar akan bahaya bahwa mungkin ada kecelakaan besar.

Perjalanan ketiga Grossi ke pabrik tersebut, yang jatuh ke tangan pasukan Moskow di awal serangan mereka, terjadi saat Ukraina, didukung dengan senjata dan pelatihan Barat.

Hal itu mendorong upaya yang telah lama ditunggu-tunggu untuk memaksa pasukan Rusia keluar dari wilayahnya. (TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Konflik Rusia Vs UkrainaVladimir PutinVolodymyr ZelenskyPerserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved