Berita Viral
Terkuak Chat Terakhir Karyawati Minimarket di Gorontalo sebelum Akhiri Hidup, Curhat Ditipu Pinjol
Telah viral di media sosial sosok Lilan Luntu nekat mengakhiri hidupnya karena menjadi korban pinjaman online (pinjol).
Penulis: dian shinta mukti
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Seorang karyawati sebuah minimarket di Gorontalo bernama Lilan Lantu (21) nekat mengakhiri hidupnya karena menjadi korban pinjaman online (pinjol).
Dilansir TribunWow.com dari TribunJateng pada Rabu (14/6/2023), jenazah Lilan Lantu ditemukan sudah tergantung oleh anak dan suaminya pada Senin (12/6/2023).
Kematian Lilan mendapatkan perhatian dari publik dan menjadi viral di media sosial.
Baca juga: Bom Bunuh Diri di Polsek Astana Anyar Bandung, Terjadi saat Lakukan Apel Pagi, 3 Polisi Jadi Korban
Diduga Lilan nekat mengakhiri hidupnya lantaran menjadi korban penipuan pinjaman online (pinjol).
Dugaan tersebut diperkuat dengan beredarnya chat terkahir Lilan dengan rekannya.
Mulanya Lilan berniat meminjam uang sebesar Rp 15 juta kepada pinjol dari Facebook.
Namun untuk mendapatkan pinjaman tersebut Lilan harus membayar uang admin sebesar Rp 3,2 juta.
Karena tak ada uang, Lilan menggunakan uang operasional toko tempatnya bekerja untuk membayar uang admin tersebut.
Akan tetapi nasib baik tak berpihak kepada Lilan, setelah mengirim uang nomornya langsung diblokir oleh pihak pinjol.

Lilan pun bergegas menghubungi temannya untuk meminjam uang.
Kendati demikian karena suatu hal teman Lilan juga tak bisa meminjami uang.
"Marten tolong akan ana uti," tulis Lilan
"Apa" jawab teman Lilan
"Ana abis orang tipu uti eyy.
Ana orang twarkan pinjaman 15 jt byar admin 2,7 bru an so tf ksna anak doa blokir eyy kong itu cmn ad pke doi toko Pinjam uang ana uti 2,7 mba ttupi in nnti ana byar gajian uti (emoji menangis)" tulis Lilan.
Baca juga: Dikalahkan Bali United dengan Drama Penalti dan Gol Bunuh Diri, Pelatih Arema FC: Tak Masalah
"S abis saldo aba," jawab rekan Lilan.
"Kmarin ng tadi ila kita p stori org b pinjam bru kita blg s abis limit," ujar teman Lilan
"Ya Allah eyy," jawab Lilan.
Adapun kejadian karyawati yang mengakhiri hidup itu dibenarkan oleh Kapolsek Kota Barat, Iptu Eldo Rawung.
"Mengirim uang Rp 3,2 juta ke seseorang yang tidak dikenalnya dimana korban dijanjikan mendapat pinjaman Rp 15 juta, namun ternyata korban ditipu," terang Eldo.
Disclaimer: Berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan bunuh diri.
Pembaca yang merasa memerlukan layanan konsultasi masalah kejiwaan, terlebih pernah terbersit keinginan melakukan percobaan bunuh diri, jangan ragu bercerita, konsultasi atau memeriksakan diri ke psikiater di rumah sakit yang memiliki fasilitas layanan kesehatan jiwa.
Jangan menyerah dan memutuskan mengakhiri hidup. Anda tidak sendiri.
Berbagai saluran telah tersedia bagi pembaca untuk menghindari tindakan bunuh diri, satu di antaranya, Anda bisa simak website Into the Light Indonesia di bawah ini:
>>https://www.intothelightid.org/tentang-bunuh-diri/hotline-dan-konseling/
Anda juga bisa menghubungi Hotline Psychology Mobile RSJD dr. Arif Zainudin Surakarta 08122551001.
LSM Jangan Bunuh Diri (021 9696 9293) LSM Jangan Bunuh Diri adalah Lembaga swadaya masyarakat yang didirikan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan jiwa. Tujuan dibentuknya komunitas ini adalah untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap mental illness dan meluruskan mitos serta agar masyarakat paham bahwa bunuh diri sangat terkait dengan gangguan atau penyakit jiwa. Kalian dapat menghubungi komunitas ini melalui nomor telepon (021 0696 9293) atau melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com. (TribunWow.com)
Sebagian artikel telah diolah dari TribunJateng yang berjudul: Chat Terakhir Karyawati Minimarket di Gorontalo Sebelum Akhiri Hidup Seusai Tertipu Pinjol dari FB