Terkini Daerah
Cari Tiket Coldplay di Medsos, Korban Penipuan Langsung Transfer Rp 9 Juta ke Pelaku untuk 2 Tiket
Tergiur mendapat kabar masih tersedia sisa dua tiket coldplay, seorang wanita berinisial ID langsung mentransfer Rp 9 juta ke pelaku penipuan.
Editor: Anung
TRIBUNWOW.COM - Total ada tiga korban penipuan yang telah melapor ke pihak kepolisian terkait kasus jual beli tiket konser band asal Inggris, Coldplay di Stadion GBK, Jakarta.
Ketiga korban ini mengalami kerugian Rp 20 juta seusai memesan tiket konser Coldplay di sebuah akun sosial media yang ternyata dikelola oleh penipu.
Dikutip TribunWow dari wartakotalive, satu dari tiga korban tersebut adalah wanita berinisial ID yang langsung mentransfer kepada pelaku sebesar Rp 9 juta untuk mendapatkan dua tiket konser.
Baca juga: Propam Polda Riau Jawab Viral Curhatan Brimob Setor Rp 650 Juta ke Atasan: Sudah Memeriksa 8 Orang
Penipuan berawal saat korban mencari ketersediaan tiket konser Coldplay melalui Instagram @jastiptiket.coldplay yang mengunggah dan menawarkan penjualan tiket konser.
"Kemudian pada tanggal 13 Mei 2023, korban menghubungi pelaku melalui Direct Message (DM Instagram) dengan nama akun yang di gunakan oleh pelaku yaitu @jastiptiket.coldplay untuk menanyakan ketersediaan tiket yang diposting oleh pelaku menggunakan akun Instagram dengan nama akun Instagram itu," ujar Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Auliansyah Lubis, dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (5/6/2023).
Namun, pada saat itu, pelaku mengatakan bahwa ketersedian slot tiket konser sudah habis terjual dan pelaku meminta korban untuk menghubungi kembali pada 19 Mei 2023.
Setelah 19 Mei 2023, korban menanyakan kembali tiket konser kepada pelaku melalui DM Instagram dan kemudian pelaku mengatakan kepada korban bahwa ada dua tiket yang siap untuk dijual.
"Karena korban tertarik dan ingin membeli tiket konser yang ditawarkan oleh pelaku, korban memesan dua tiket konser. Setelah itu korban diarahkan dan diminta oleh pelaku untuk melakukan transfer uang ke nomor e-wallet Dana pelaku dengan nomor 8528082193692995 sebesar Rp9.350.000," tutur Auliansyah.
Karena percaya, korban akhirnya langsung mentransfer untuk pembelian tiket.
Setelah korban mentransfer uang, pelaku menjanjikan bahwa bukti pembelian tiket akan dikirimkan melalui email korban.
"Setelah korban menunggu sekitar 1 jam, bukti pembelian tiket tidak juga masuk ke email korban, karena korban khawatir akan bukti yang tak kunjung dikirimkan oleh pelaku, korban mengecek kembali ke Instagram pelaku untuk mencaritahu kebenaran tiket yang sudah dipesan oleh korban kepada pelaku," katanya.
"Tetapi akun tersebut sudah tidak muncul lagi di Instagram dan sudah dinonaktifkan oleh pelaku. Lalu kemudian korban mencoba menghubungi kembali melalui DM untuk menanyakan kelanjutan pembelian tiket, tetapi pelaku tidak dapat dihubungi dan percakapan korban dengan pelaku sudah tidak bisa terlihat atau sudah dihapus oleh pelaku," sambungnya.
Korban akhirnya membuat laporan polisi LP/B/2792/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya, tanggal 22 Mei 2023.
Baca juga: Jual Ulang Ratusan Tiket Coldplay Lebih Mahal, Puteri Indonesia Intelegensia Bantah Ingin Monopoli
Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya bergerak dan menangkap empat orang di Sulawesi Selatan.
Atas perbuatannya, keempat orang itu sudah jadi tersangka dan pasal yang disangkakan, yakni Pasal 28 ayat (1) jo Pasal 45A ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang informasi dan Transaksi Elektronik, dipidana dengan pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
Bareskrim sudah Panggil Loket.com
Bareskrim Polri melakukan pemanggilan terhadap pihak vendor, yakni Loket.com terkait penipuan penjualan tiket konser Coldplay, Rabu (31/5/2023).
Pemanggilan ini untuk mendalami mekanisme penjualan tiket konser band Coldplay, dimana diketahui banyak masyarakat menjadi korban penipuan penjualan tiket.
"Hari Rabu pihak Direktorat Siber akan mengundang pihak vendor," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangannya, dikutip pada Rabu.
Pihak vendor, ujar dia, dipanggil sebagai proses lanjutan usai sebelumnya memanggil pihak promotor, yaitu PK Entertainment untuk dimintai keterangan.

Baca juga: Viral Sosok Putri Indonesia Diduga Jadi Calo Tiket Konser Coldplay, Dongkrak Harga 2 Kali Lipat
"Mengundang pihak vendor yang ditunjuk oleh promotor terkait mekanisme penjualan tiket," tutur jenderal bintang satu tersebut.
Diberitakan sebelumnya, penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri telah memeriksa promotor konser Coldplay buntut penipuan penjualan tiket, Rabu (24/5/2023).
Ada sebanyak dua orang dari PK Entertainment diperiksa sebagai saksi dalam kasus penipuan tersebut.
"Promotor yang diperiksa atau yang diambil keterangannya ada dua, atas nama TH dan HS. Ini dari PK entertainment," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan, kepada wartawan, Kamis (25/5/2023).
Pemeriksaan terhadap dua saksi itu, kata dia, berlangsung sejak pukul 20.00 WIB hingga 24.00 WIB.
Ramadhan menuturkan, kedua orang itu dicecar sebanyak 21 pertanyaan.
"Pemeriksaan atau klarifikasi terkait dengan perizinan, kemudian mekanisme penjualan tiket dan pengawasan," tuturnya.
Pihaknya berencana kembali memanggil saksi pada pekan depan karena pemeriksaan masih belum rampung.
"Dan penyidik Direktorat Siber Bareskrim Polri akan memeriksa saksi lainnya dari perusahaan yang sama, ada 2 orang lagi terkait perizinan pada hari Senin nanti," kata dia.
"Kemudian penyidik Direktorat Siber akan memanggil saksi lainnya terkait dengan penjualan, jadi ada pihak ketiga yang melakukan penjualan tiket yaitu dari loket.com. Pemeriksaan nanti akan direncanakan pada minggu depan," sambungnya. (*)
Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Kronologi Korban Kena Tipu Tiket Konser Coldplay, Ditawari di Sosmed, Duit Rp20 Juta Melayang