Liga 1
Harganya Anjlok dan Jarang Dipakai Juku Eja, Pemain Asal Pantai Gading Milik PSM Diminati Persikabo
Persikabo 1973 diketahui berminat mendatangkan pemain naturalisasi asal Pantai Gading yang kini berada di PSM Makassar.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Persikabo 1973 rumornya hendak mendatangkan pemain naturalisasi yang kini dimiliki PSM Makassar.
Kini berusia 31 tahun, pemain asal Pantai Gading yang diminati oleh Persikabo 1973 ini jarang dimainkan saat membela Juku Eja di Liga 1 musim 2022/2023.
Dikutip TribunWow, pemain bernama Donald Bissa ini hanya kebagian jatah 10 pertandingan dengan total 155 menit bermain dan menyumbang 1 gol.
"Rumours!!! Donald Bissa dikaitkan dengan Persikabo," tulis @gozipbola.
Baca juga: Persib Bandung Ketagihan Pemain Persikabo, Ciro Alves Beri Bukti, Ryan Kurnia Terbaru, 1 Nama OTW?
Baca juga: Pernah Geger Tendang Pemain Persib, Eks Bek Borneo Diincar Persikabo dan Arema, Apa Istimewanya?
Harga pemain ini diketahui tengah anjlok dari harga puncak Rp 3,91 miliar pada 6 April 2017 dan kini harganya Rp 1,30 miliar.
Sebelum bermain untuk PSM Makassar, Donald Bissa sempat meniti kariernya di Liga Myanmar.
Donald Bissa sempat gonta-ganti klub di Liga Myanmar hingga tiga kali.
Profil Donald Bissa
Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil lengkap dari Donald Bissa:
Nama di negara asal : Donald Bissa
Tanggal lahir : 13 Desember 1991
Tempat kelahiran : Pantai Gading
Usia : 31
Tinggi : 1,85 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Penyerang/forward
Kaki : kanan
Klub Saat Ini : PSM Makassar
Bergabung : 1 Agustus 2022
Kontrak berakhir : -
Statistik Donald Bissa
Mahar United: 19 pertandingan dan 14 gol
Zwekapin United FC: 15 pertandingan dan 7 gol
PSM Makassar: 10 pertandingan dan 1 gol
Hantharwady United: 9 pertandingan dan 8 gol
PS Barito Putera: 4 pertandingan, 1 gol dan 1 assists

Baca juga: Persib Bandung Doyan Pemain Persikabo 1973? 3 Pemain Diincar, 1 Deal, 1 Kabarnya Gagal, Ini Lisnya
Eks Bek Borneo Diincar Persikabo
Masih berusia 23 tahun, mantan bek Borneo FC yang kini tidak memiliki klub tengah menjadi incara Persikabo 1973 dan Arema FC.
Namun pemain yang mengisi posisi bek kanan itu kini dirumorkan lebih dekat ke Arema FC.
Dikutip TribunWow, uniknya pemain muda mantan Pesut Etam ini memiliki rekam jejak cukup problematik yakni pernah menendang pemain lawannya ketika Borneo FC bertanding melawan Persib Bandung di awal tahun 2022 lalu.
Lantas apa sebenarnya yang istimewa dari pemain bernama Rifad Marasabessy ini?
Rifad Marasabessy bergabung dengan Borneo FC pada 1 Mei 2021 lalu out pada 25 April 2023 kemarin.
Sebelum bergabung dengan Borneo FC, Rifad Marasabessy juga pernah bermain untuk Persikabo 1973 dan Madura United.
Melihat statistik Rifad Marasabessy di Borneo FC, pemain ini megoleksi kartu kuning yang terhitung banyak yakni total 12 kartu kuning.
Berikut statistik Rifad Marasabessy selama berkarier di Liga 1 Indonesia:
1. Borneo FC - 40 pertandingan, 3 assists, 12 kartu kuning, dan 2.145 menit bermain
2. Persikabo 1973 - 38 pertandingan, 1 gol, 1 assists, 5 kartu kuning, 1 kartu merah, dan 2.916 menit bermain
3. Madura United FC - 14 pertandingan, 3 kartu kuning, dan 644 menit bermain
Pada liga 1 musim 2022/2023, Rifad Marasabessy hanya bermain sebanyak 13 pertandingan dan mengoleksi 4 kartu kuning serta 446 menit bermain.
Rifad Marasabessy hanya pernah menjadi starting 11 sebanyak empat kali, sisanya adalah menjadi pemain pengganti sembilan kali, duduk di bangku cadangan 10 kali dan diskors 1 kali.
Dari segi harga, Rifad Marasabessy saat ini memiliki harga pasaran Rp 2,8 miliar.
Akan menarik melihat Rifad Marasabessy jika benar ia bergabung dengan Arema FC, sebuah klub baru, manajemen baru dan iklim kompetisi yang baru ketimbang kembali pulang ke klub mantan di Persikabo 1973.
Baca juga: Arema FC dan Persikabo Potensi Adu Sikut Cari Pemain Baru, Eks Borneo FC Seharga Rp 3,04 M Biangnya

Profil Rifad Marasabessy
Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil lengkap Rifad Marasabessy:
Nama di negara asal : Muhammad Rifad Marasabessy
Tanggal lahir : 7 Juli 1999
Tempat kelahiran : Tulehu, Indonesia
Usia : 23
Tinggi : 1,68 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Bek kanan
Kaki : kanan
Klub Saat Ini : -
Insiden Tendang Pemain
Aksi tak terpuji pernah diperlihatkan fullback Borneo FC, Rifad Marasabessy saat melawan Persib Bandung dalam lanjutan laga pekan 20 Liga 1 2021 di Stadion Kapten I Wayan Dipta Bali, Selasa (18/1/2022).
Dilansir TribunWow.com, Rifad Marabessy tampak menendang fullback Persib Bandung, Ardi Idrus ketika hendak merebut bola.
Momen tersebut terjadi pada paruh babak kedua, tepatnya setelah Borneo FC tertinggal 0-1 dari Persib Bandung.

Baca juga: Renshi Yamaguchi Ditumbalkan Arema FC Demi Yukiya Sugita? Rekam Jejak Mentereng, Statistik Meragukan
Ketika laga berjalan di menit ke-72, Persib Bandung sedang membangun serangan dan berupaya menembus lini pertahanan Borneo FC yang cukup rapat.
Ardi Idrus yang bergerak di sisi sayap sebelah kiri mencoba membuat peluang seusai memanfaatkan bola operan dari David Da Silva.
Akan tetapi, aksi Ardi Idrus tersebut dihentikan oleh Rifad Marasabessy yaang waku itu bergerak cukup agresif.
Wasit meniupkan peluit tanda Rifad Marasabessy melakuka pelanggaran terhadap Ardi Idrus.
Namun sayang, tak lama setelah wasit meniupkan peluit, Rifad Marasabessy tampak kesal dan menendang Ardi Idrus.
Ardi Idrus sontak langsung berdiri dan berhadapan dengan Rifad Marasabessy serta terlibat adu mulut.
Wasit laga dan beberapa pemain Borneo FC serta Persib Bandung melerai Ardi Idrus dan Rifad Marasabessy guna menghindarkan hal-hal yang tak diinginkan.
Ardi Idrus yang dilerai oleh para pemain Borneo FC tampak tak terima dengan perbuatan Rifad tersebut.
Bahkan, Mohammed Rashid tampak protes kepada wasit.
Seharusnya, Rifad Marasabessy menerima kartu usai menendang Ardi Idrus.
Akan tetapi, wasit hanya menujukkan pelanggaran tanpa mengeluarkan kartu apapaun untuk pemain bernomor punggung 74.

Baca juga: Manajer Arema FC Bocorkan Hilal Pemain Anyar Arema FC, 3 Nama Segera OTW Malang? Aremania Cek Lisnya
Sejak saat itu, Rifad Marasabessy mendapat komentar negatif dari warganet.
Tak cuma Rifad, Borneo FC juga mendapat cemoohan.
Selain cemoohan, Borneo FC mendapat beberapa julukan baru dari warganet.
Julukan tersebut tampak dalam unggahan akun Instagram resmi milik Borneo FC, @borneofc.id pada Kamis (20/1/2022).
Beberapad dari mereka menjuluki Borneo FC sebagai Kungfu FC, Tarkam FC dan berbagai julukan negatif lainnya.
"#kungfufc," tulis @galang_ardiona_18.
"#kungfufc," tulis @adi255saputra.
"Ini sepak bola. Nendang bola bukan nendang orang wooowwwwww," tulis @ge.mutiarannn.
"Punya pemain tarkam kok dipelihara," tulis @tertulis_kataa.
"MMA ajh masuk nya ke atas ring ini malah ke lapangan," tulis @rrbbhmld11.
"Siapa yang nendang adri idrus tuh, ada ada aja wkwk," tulis @doniandrian26.
"Rifad marasabesy cocok jadi atlet kungfu #kasihtendang," tulis @jjjjjssdffffddd.
"Tarkam fc," tulis @deramuhamad99.
"Klub bola jurusan UFC," tulis @rizkybaggio.
"INI SEPAK BOLA BUKAN PENCAK SILAT KAWANNNNN," tulis @sandiaprilani.
(TribunWow.com)
Baca juga berita lain terkait Liga 1