Berita Viral
Sopir Fortuner Serahkan Diri seusai Viral Tabrak Pemotor hingga Tewas di Kendari, Sempat Jadi Buron
Sopir Fortuner yang sempat viral melarikan diri setelah tabrak motor akhirnya menyerahkan diri.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Sebelumnya viral beredar video aksi tabrak lari yang dilakukan sopir mobil Fortuner terhadap pengendara motor di Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (23/4/2023), sekitar pukul 17.55 WITA.
Dilansir TribunWow.com, korban tabrak lari adalah US (17) yang meninggal di rumah sakit dan SA (19) yang mengalami luka.
Setelah sempat menjadi buron, sopir mobil bernama Muslimin (29) akhirnya menyerahkan diri ke Polresta Kendari pada Rabu (26/4/2023).
Baca juga: 12 Orang Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Bali, 2 di Antaranya Ibu Hamil, Berikut Kronologinya
Sebagai informasi, rekaman CCTV penabrakan oleh Muslimin tersebut viral di media sosial.
Peristiwa tersebut berlangsung di Jalan Ahmad Yani depan BTN Beringin I Kelurahan Watubangga, Kecamatan Baruga, Kota Kendari.
Tampak pelaku ketika itu membelokkan mobilnya secara mendadak untuk putar balik.
Namun kemudian, motor di belakang yang dikendarai dua korban tak bisa segera mengerem hingga menabrak bodi mobil.
Alih-alih menolong, pelaku justru mengegas kendaraannya dan meninggalkan para korban.
Akibatnya, US meninggal setelah mendapat perawatan di RSUD Bahteramas, Kendari.
Baca juga: Karma Instan, Mobil HRV Terguling saat Kabur seusai Tabrak 2 Pemotor, Ternyata Alami Pecah Ban

Lantaran mobil tersebut tak dilengkapi pelat nomor, pihak kepolisian kesulitan melakukan pelacakan dan sempat mengadakan sayembara.
Namun kemudian, Muslimin akhirnya menyerahkan diri dan mengungkapkan permintaan maafnya.
"Saya pribadi maupun keluarga meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada warga Kota Kendari dan lebih khususnya kepada keluarga almarhumah korban atas kejadian tersebut sedang viral," kata Muslimin, Rabu (26/4/2023) seperti dikutip Kompas.com.
"Saya pribadi menyerahkan diri ke Polresta Kendari, dan siap mengikuti proses hukum yang berlaku."
Muslimin mengaku dirinya panik lantaran ditabrak oleh korban hingga memilih kabur.
Apalagi mengingat ia hanya sementara waktu datang ke Kendari untuk berlibur.
"Pada saat kejadian saya panik dan tidak tahu berbuat apa, karena saya datang bersama keluarga di Kendari hanya datang untuk berlibur,"
Baca juga: 12 Orang Jadi Korban Kecelakaan Beruntun di Bali, 2 di Antaranya Ibu Hamil, Berikut Kronologinya
(TribunWow.com)