Berita Viral
Tenang dan Tanpa Suara, Terkuak Detik-detik Pembunuhan Sadis dan Mutilasi Ibu Muda di Sleman
Terkuak detik-detik kasus pembunuhan dan mutilasi ibu muda yang viral di Sleman, DIY.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Direskrimum Polda DIY menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan dan mutilasi ibu muda bernama Ayu Indraswari, Rabu (12/4/2023).
Dilansir TribunWow.com, rekonstruksi itu dihadiri langsung tersangka utama, HR (23).
Di lokasi kejadian, HR memeragakan 64 adegan, termasuk detik-detik ia membunuh dan memutilasi jasad korban.
Aksi keji itu dilakukan HR di kamar mandi penginapan Pakembinangun, Sleman, DIY.
Baca juga: Lakukan Pembunuhan Sadis, Pelaku Mutilasi di Sleman Ingin Bertemu Orangtua Korban: Saya Menyesal
Pembunuhan sadis itu bahkan dilakukannya dengan tenang, tanpa adanya teriakan.
Wadir Reskrimum Polda DIY, AKBP Tri Panungko mengatakan tersangka mulanya memukul korban menggunakan paralon besi.
"Mungkin (setelah dipukul) masih ada perlawanan (dari korban). Tapi nggak mampu untuk melawan," ungkap Tri Panungko, dikutip dari TribunJogja.com, Rabu (12/4/2023).
"Karena mungkin sudah setengah mati, sehingga dia sudah tidak mampu untuk meminta tolong untuk berteriak kencang karena ya, dari kondisi korban sudah setengah mati."
Terhitung tersangka memukul korban menggunakan paralon besi sebanyak dua kali.
Saat korban sekarat, tersangka melakukan hal sadis lainnya.
Tersangka dengan keji menusuk leher menggunakan pisau bayonet atau pisau komando.

Baca juga: Perubahan Sikap Pelaku Mutilasi di Sleman dalam 2 Tahun, dari Pribadi yang Baik Jadi Pembunuh Sadis
Tusukan itulah yang membuat korban kehilangan nyawa.
"(Penyebab kematian korban) digorok di leher. Waktu dipukul dia masih setengah sadar," ucapnya.
"Cuma tidak bisa membela diri. Ditambah dengan tusukan digorok."
Setelah korban tewas, tersangka berusaha menghilangkan jejak ibu muda itu dengan memutilasi tubuhnya.
Ia tega memotong tubuh korban menjadi tiga bagian besar dan 62 bagian kecil.
Selain itu, tersangka juga memasukkan bagian isi perut korban ke dalam toilet.
Semua tindakan keji itu dilakukan tersangka dengan tenang.
Bahkan tersangka juga sempat membersihkan percikan darah di lantai menggunakan kausnya.
Baca juga: Rencana Berantakan, Pelaku Mutilasi di Sleman Mudah Ditangkap Karena Ini, Pakar: Pelakunya Bodoh
Sebagai informasi, reka adegan dilakkan di 8 lokasi.
Di wisma penginapan Pakembinangun, tersangka memeragakan 47 adegan.
Satu di antarnaya adalah adegan saat tersangka menyewa kamar seharga Rp 60 ribu.
Tersangka juga mempersiapkan senjata tajam yang disembunyikan di balik selimut.
Hubungan Tersangka dan Korban
Pihak kepolisian mengungkap hubungan antara HP (23) dengan korban AI (35) yang telah dibunuh dan dimutilasi di penginapan kawasan Sleman, Yogyakarta.
Dilansir TribunWow.com, dalam konferensi pers di Mapolda DIY, Rabu (22/3/2023), disebutkan bahwa keduanya tak memiliki hubungan asmara.
Namun rupanya korban dan pelaku sudah beberapa kali berkencan hingga berhubungan intim.
Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda DIY, Kombes Pol Neredy Irwansyah Putra, menuturkan bahwa Heru baru sekitar 5 bulan kenal AI dari media sosial Facebook.
"Itu dimulai dari perkenalan lewat facebook di bulan November 2022 lalu," kata Nuredy dikutip TribunJogja.com.
"(Mereka) sudah beberapa kali ketemu dan beberapa kali korban dan tersangka berhubungan intim."
Baca juga: Rencana Berantakan, Pelaku Mutilasi di Sleman Mudah Ditangkap Karena Ini, Pakar: Pelakunya Bodoh
Namun rupanya, Heru dan AI belum sempat melakukan hubungan intim pada saat pembunuhan terjadi.
Pasalnya, saat AI sedang lengah dan hendak membuka bajunya, Heru langsung memukul dan langsung mengeksekusi korbannya.
Padahal menurut saksi, keduanya terlihat seperti pasangan harmonis kala itu.
"Berdasarkan informasi dan keterangan saksi di lokasi, bahwasanya pelaku dan korban itu sekitar pukul 15.00 masuk ke kamar tersebut," ujar Nuredy.
"Tanpa ada cekcok atau perkelahian dan segala macam. Keterangan saksi mengatakan cukup harmonis masuk ke dalam kamar tersebut di sekitar pukul 15.00 WIB di hari Sabtu."
Hingga pada Minggu (20/3/2023), AI ditemukan tewas mengenaskan di dalam kamar mandi penginapan tersebut.
Jasadnya ditemukan dalam kondisi terpotong menjadi 62 bagian.
"Hasil keterangan dari tersangka bahwasanya belum sempat dilakukan hubungan badan. Namun pada saat korban membuka baju dan dalam keadaan lengah, (korban) langsung dipukul kepala bagian belakang kemudian lumpuh dan dilakukan eksekusi," lanjut Nuredy. (TribunWow.com)