Breaking News:

Piala Dunia U 20

Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, 2 Pemain Borneo FC Langsung Beri Komentar Menohok

Dua penggawa Borneo FC langsung memberi komentar menohok seusai Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023.

Instagram @borneofc
Skuad Borneo FC pada ajang gelaran Liga 1 2022. Dua penggawa Borneo FC langsung memberi komentar menohok seusai Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. 

TRIBUNWOW.COM - Batalnya pagelaran Piala Dunia U-20 di Indonesia mendapat sorotan tajam dari dua penggawa Borneo FC.

Dilansir TribunWow.com dari laman resmi FIFA, Piala Dunia U-20 Indonesia dibatalkan karena beberapa faktor.

FIFA sempat menyebutkan batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia karena adanya Tragedi Kanjuruhan beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, sempat muncul juga gelombang penolakan dari berbagai elemen karena adanya Timnas Israel yang bakal bermain di ajang Piala Dunia U-20.

Baca juga: Nasib Shin Tae-yong: Potensi Out seusai Piala Dunia U-20 Batal, 4 Kerugian Menanti Timnas Indonesia

Kini, Indonesia batal menjadi tuan rumah di Piala Dunia U-20 dan langsung mendapat sorotan dari dua pentolan Borneo FC.

Dilansir TribunWow.com, sosok Stefano Lilipaly dan Diego Michiels langsung memberikan pandangannya seusai Indonesia gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Melirik dari unggahan Instagram story Stefano Lilipaly @stefanolilipaly pada Rabu (29/3/2023), terlihat pemain Timnas Indonesia tersebut memberikan komentar menohok seusai batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia.

"Sangat lucu," komentar Stefano Lilipaly terkait pembatalan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20.

Tak hanya Stefano Lilipaly yang memberikan komentar menohok, namun Diego Michiels yang menjadi kapten dari Borneo FC tersebut juga tak ketinggalan mengomentari batalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia.

Kolase komentar menohok dua pemain Borneo FC, Stefano Lilipaly (kiri) dan Diego Michiels (kanan) seusai Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Rabu (29/3/2023).
Kolase komentar menohok dua pemain Borneo FC, Stefano Lilipaly (kiri) dan Diego Michiels (kanan) seusai Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20, Rabu (29/3/2023). (Instagram story @stefanolilipaly, @diegomichiels24)

Baca juga: Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20, Erick Thohir Beberkan Isi Pertemuan dengan FIFA

Diego Michiels bahkan menyentil dua pejabat di Indonesia yang sempat menyerukan penolakan terhadap Timnas Israel yang akan bermain di Piala Dunia U-20 Indonesia.

Dilansir TribunWow.com dari unggahan Instagram @diegomichiels24, terlihat kapten Borneo FC tersebut memberikan sindiran kepada Ganjar Pranowo dan I Wayan Koster yang sebelumnya menolak Timnas Israel untuk bermain di Indonesia.

Bahkan, Diego Michiels meminta kedua gubernur tersebut untuk bertanggung jawab apabila sepak bola Indonesia mendapat sanksi berat dari FIFA, yakni di-banned (dilarang,-red) oleh federasi tertinggi sepak bola tersebut layaknya musim 2015/2016 lalu.

"Terimakasih ya boss” kalian top sumpah ! Jangan lupa tanggung jawab y kalo kita di banned lgi," komentar Diego Michiels seusai Indonesia dipastikan gagal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Kini, Timnas U-20 Indonesia dipastikan gagal bermain di Piala Dunia U-20 dan tentunya mengundang kekecewaan dari berbagai pihak yang terkait.

Bahkan, tak menutup kemungkinan Indonesia bakal mendapat sanksi berat dari FIFA seusai gagal menggelar Piala Dunia U-20.

Menarik untuk dinantikan bagaimana kelanjutan nasib dari Indonesia seusai batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 kelak.

Baca juga: FIFA Resmi Batalkan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 2023, 9 Sanksi Besar Potensi Menanti

Gibran Ogah Terus Bahas Piala Dunia U-20 di Indonesia yang Gagal Terlaksana

FIFA telah memvonis Indonesia tak memiliki kapabilitas untuk menjadi tuan rumah penyelenggara Piala Dunia U-20.

Gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 berawal ketika Gubernur Bali I Wayan Koster menyuarakan penolakan terhadap perwakilan dari Israel yang menyebabkan batalnya drawing Piala Dunia U-20 2023.

Dikutip TribunWow dari Twitter @gibran_tweet, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka ikut berkomentar terhadap gagalnya Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

Seperti yang diketahui, tadinya Kota Solo merupakan satu dari beberapa venue yang akan digunakan sebagai tempat bertanding Piala Dunia U-20.

Dalam cuitannya, Gibran awalnya mengajak netizen untuk tidak bersedih.

"RA USAH SEDIH. PAK @erickthohir WES NYIAPKE PLAN B & C," ujar Gibran, Rabu (29/3/2023) malam.

Selanjutnya, Gibran menyatakan dirinya tak mau lagi terus membahas Piala Dunia U-20 mulai Kamis (30/3/2023).

"Wes ya. Mulai sesok ra mbahas u20 meneh. Fokus @persisofficial wae seng maine lagi konsisten apik," jelas Gibran.

Dilansir TribunWow.com dari laman resmi fifa.com, FIFA telah merilis resmi sikapnya atas apa yang terjadi seusai Timnas U-20 Israel mengalami penolakan bermain di Indonesia.

Dalam rilis resminya, FIFA menyatut statement resmi dari Presiden FIFA, Gianni Infantino menyatakan membatalkan status tuan rumah Indonesia pada ajang Piala Dunia U-20.

Hal itu disampaikan seusai Gianni Infantino bertemu dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

FIFA juga menyatakan akan segera mengumumkan tuan rumah pengganti Indonesia untuk ajang Piala Dunia U-20 2023.

Meski membatalkan status tuan rumah Piala Dunia U-20 Indonesia, FIFA tetap akan membantu PSSI pasca tragedi Kanjuruhan pada Oktober silam yang menggegerkan dunia karena merenggut ratusan nyawa.

Berikut ini statement resmi FIFA terkait pembatalan status tuan rumah Indonesia yang dirilis resmi pada Rabu (29/3/2023):

"Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk menghapus Indonesia sebagai tuan rumah FIFA U-20 World Cup 2023. Tuan rumah baru akan diumumkan sesegera mungkin, dengan tanggal turnamen saat ini tetap tidak berubah. Potensi sanksi terhadap PSSI juga bisa diputuskan pada tahap selanjutnya.

FIFA ingin menggarisbawahi bahwa terlepas dari keputusan tersebut, tetap berkomitmen untuk aktif membantu PSSI, bekerja sama erat dan dengan dukungan pemerintahan Presiden Widodo, dalam proses transformasi sepakbola Indonesia pascatragedi yang terjadi pada Oktober 2022. Anggota tim FIFA akan terus hadir di Indonesia dalam beberapa bulan mendatang dan akan memberikan bantuan yang dibutuhkan kepada PSSI, di bawah kepemimpinan Presiden Thohir.

Pertemuan baru antara Presiden FIFA dan Presiden PSSI untuk pembahasan lebih lanjut akan dijadwalkan dalam waktu dekat," tulis FIFA dalam laman resminya fifa.com.

Menteri BUMN sekaligus calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Erick Thohir seusai menemui Presiden Indonesia, Joko Widodo, Senin (20/2/2023).
Menteri BUMN sekaligus calon Ketua Umum PSSI periode 2023-2027, Erick Thohir seusai menemui Presiden Indonesia, Joko Widodo, Senin (20/2/2023). (Instagram @pssi)

Di sisi lain, sanksi berat bisa saja berpotensi diberikan oleh FIFA menyusul penolakan Timnas U-20 Israel berlaga di ajang Piala Dunia U-20.

Karena bertentangan dengan prinsip keseteraan, fair play dan anti diskriminasi.

Berikut 9 Sanksi yang terancam didapatkan Indonesia seusai status tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 resmi dibatalkan:

1. Indonesia akan dibekukan oleh FIFA.

2. Indonesia dapat dikritik oleh negara lain karena tidak mematuhi mandat FIFA.

3. Indonesia tidak dapat mengikuti kegiatan yang berkaitan dengan kalender FIFA.

4. Indonesia tidak akan memiliki kesempatan lagi untuk dipilih oleh FIFA menjadi tuan rumah acara olahraga.

5. Indonesia akan tersingkir sebagai kandidat tuan rumah Piala Dunia 2034.

6. Federasi olahraga dunia akan mempertimbangkan untuk tidak memilih Indonesia menjadi tuan rumah pesta olahraga, termasuk Olimpiade.

7. Indonesia akan dikritik karena bertindak diskriminatif dengan mencampurkan olahraga dengan politik.

8. Pemain, pelatih, wasit, klub dan masyarakat akan kehilangan mata pencahariannya, dan lebih dari 500.000 orang akan terkena dampak langsung jika sepak bola Indonesia dihentikan.

9. Timnas Indonesia di berbagai jenjang usia dari U-16, U-19, U-20, hingga level senior tidak bisa mengikuti event sepak bola internasional jika PSSI dibekukan oleh FIFA dan mengakibatkan hilangnya potensi ekonomi hampir triliunan rupiah.

(TribunWow.com)

Baca Berita Terkait

Tags:
Piala Dunia U-20Timnas IndonesiaBorneo FCStefano LilipalyDiego Michiels
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved