Berita Viral
Viral Video Siswi SMK di Lombok Alami Bullying: Dipukul, Ditendang hingga Ditertawakan Teman Sekelas
Viral di media sosial video siswa SMK di Lombok yang di-bully teman sekelasnya.
Penulis: Jayanti tri utami
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Viral di media sosial sebuah video perundungan atau bullying yang menimpa seorang siswi SMKN 3 Pujut di Kecamatan Pujut, Lombok Tengah.
Dilansir TribunWow.com, aksi bullying itu dilakukan oleh R terhadap teman sekelasnya M (16).
Aksi bullying viral setelah diunggah akun Facebook @Miya Allita.
Ia pun telah meminta maaf telah mengunggah video bullying itu hingga viral di media sosial.
Baca juga: Viral Siswa SMP di Bandung Jadi Korban Bullying, Orangtua Tempuh Jalur Hukum, Sekolah Minta Maaf
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah siswi mengenakan baju pramuka dan sebagian lainnya mengenakan pakaian olahraga.
Ada seorang siswi yang tak berdaya dikerumuni teman-temannya.
Siswi tersebut didorong, ditendang dan divideokan teman-temannya yang asik tertawa terbahak.
Tak hanya itu, korban juga dicandai dengan joget.
Tampak korban hanya bisa tertunduk sembari menangis.
Sesekali kepala korban juga ditoyor-toyor oleh siswi lainnya.
Setelah video itu viral, orangtua korban langsung melapor ke Polres Lombok Tengah.
Sang orangtua tak terima anaknya diperlakukan tak pantas oleh teman sekelas.
Baca juga: Hotman Paris Akui Pernah Jadi Korban Bully di Tempat Kerja hingga Stres: Saya Down Mau Akhiri Hidup
Pemicu Aksi Bullying
Sementara itu, ada sejumlah versi soal pemicu bullying yang menimpa M.
Kepala sekolah, Akhirman Bakrie mengatakan bullying itu bermula dari grup WhatsApp bernama 'Grup Ghibah'.
Diduga, korban menyebarkan fitnah kepada pelaku.
Namun saat pelaku mengonfirmasi langsung pada korban, justru terjadi adu mulut.
Akhirman menyebut pihak sekolah telah berupaya melakukan mediasi antara kedua belah pihak.
"Saat ini kami sudah melakukan isolasi dan mediasi terhadap anak-anak yang ada di video dimana kami telah melakukan briefing dan mendampingi mereka supaya psikologisnya kembali semangat," tuturnya.
Namun pernyataan berbeda diungkap Kepala Desa Rembitan, Lalu Minaksa.
Ia mengatakan video yang beredar di media sosial tak berisi aksi bullying.
Lalu menjelaskan para siswi tersebut hanya melakukan simulasi mata pelajaran.
Namun karena diunggah di media sosial, banyak pihak menganggap para siswi itu melakukan bullying.
"Jadi jangan kita telan mentah-mentah apa yang terjadi. Kan anak -anak itu pada ketawa," kata Lalu.
Baca juga: Ironi Guru Honorer di Gorontalo, sampai Viral Tawarkan Ginjal di Facebook karena Tak Digaji 2 Bulan
Orangtua Korban Lapor Polisi
Pihak kepolisian membenarkan telah menerima laporan dari orangtua M.
Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, Iptu Redho mengatakan ada sejumlah terduga pelaku yang dilaporkan.
Terduga pelaku ini adalah siswi yang terekam melakukan bullying kepada korban.
Kendati demikian, Redho belum bisa banyak bicara karena pihaknya belum melakukan pemeriksaan. (TribunWow.com)