Breaking News:

Liga 1

Desakan Snex-Panser Biru kepada Gilbert Agius: Minta Segera Lakukan 1 Hal Krusial di PSIS Semarang

Gilbert Agius mendapatkan desakan dari Snex dan Panser Biru untuk segera melakukan 1 hal krusial di PSIS Semarang.

Instagram @psisfcofficial
Skuad PSIS Semarang saat lakoni sesi latihan bersama (kiri) dan pelatih PSIS Semarang Gilbert Agius (kanan). Snex-Panser Biru desak Gilbert Agius untuk melakukan satu hal krusial di PSIS Semarang. 

TRIBUNWOW.COM - Snex dan Panser Biru langsung beberkan desakannya berupa 1 perubahan krusial kepada Gilbert Agius setelah bisa memegang kendali penuh PSIS Semarang.

Dilansir TribunWow.com, desakan itu semakin disuarakan setelah PSIS Semarang gagal meraih kemenangan kontra Persita Tangerang di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Yogyakarta, Sabtu (25/2/2023) dalam laga yang berakhir 1-1.

Bahkan, pada laga tersebut, PSIS Semarang yang berstatus sebagai tuan rumah hampir saja ditekuk Persita Tangerang seusai tertinggal sejak pertengahan babak kedua.

PSIS Semarang tertinggal terlebih dahulu melalui lesatan gol yang dicatatkan oleh gelandang Persita Tangerang, Ezequiel Vidal (54').

Baca juga: PSIS Semarang dan PSS Terancam, Transfer Mengerikan Bhayangkara FC Gilas Borneo FC, Cek Statistiknya

Sebelum pada akhirnya, Fredyan Wahyu menyelamatkan muka PSIS Semarang dari kekalahan tepat di menit ke-82.

Seusai laga, para suporter PSIS Semarang, Snex dan Panser Biru langsung meminta Gilbert Agius untuk segera melakukan perubahan di sektor tengah.

Seperti diketahui, semenjak dipegang oleh Muhammad Ridwan, sektor tengah PSIS Semarang lebih kerap diisi oleh Rido Syuhada.

Rido Syuhada perlahan tapi pasti berhasil meyakinkan Muhammad Ridwan untuk bisa mengisi pos lini krusial Laskar Mahesa Jenar.

Bersama Muhammad Ridwan, Rido Syuhada sempat dicoba dalam tiga laga awalnya di PSIS Semarang.

Pemain berusia 18 tahun itu dimainkan kala PSIS Semarang menang kontra RANS Nusantara FC dan Arema FC dengan masing-masing 18 dan 25 menit bermain.

Dan di laga berikutnya kala kalah dari Persib Bandung, pemain asli jebolan PSIS junior tersebut bukukan 18 menit bermain.

Hingga pada puncaknya, Rido Syuhada menggantikan peran Ryo Fujii dan berduet dengan Luthfi Kamal di lini tengah kontra Persik Kediri.

Saat itu, duet keduanya mampu tampil gemilang dan membuat PSIS Semarang pulang dari Kediri dengan raihan tiga poin.

Gelandang bertahan muda PSIS Semarang, Ridho Syuhada.
Gelandang bertahan muda PSIS Semarang, Ridho Syuhada. (Instagram @ridhosyuhadaputra)

Baca juga: Suporter PSIS Semarang Minta Gilbert Agius Bereksperimen: Lini Depan Mandul, Sosok Ini Bisa Dicoba

Tak disangka, duet tersebut justru tak dipatenkan oleh Muhammad Ridwan seusai Ryo Fujii kembali.

Kala itu, mantan pemain Persib Bandung itu memilih Rido Syuhada ketimbang Luthfi Kamal untuk berduet dengan Ryo Fujii.

Duet itu terus dimainkan bersamaan dalam tiga laga berikutnya.

Sayang, eksperimen dan keberanian Muhammad Ridwan memainkan pemain muda di lini tengah malah justru tuai sorotan Snex-Panser.

Hal itu tak terlepas dari hasil minor di tiga laga terkini PSIS Semarang.

PSIS Semarang kehilangan poin penuh kala menjamu Persis Solo dan Persita Tangerang.

Bahkan, klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu juga harus kehilangan poin kontra tim yang sejatinya tengah dalam performa buruk, Persikabo 1973.

Atas dasar itu lah, para Snex-Panser Biru mendesak pelatih anyar PSIS Semarang, Gilbert Agius untuk mau melakukan perubahan di lini tengah.

Mereka beranggapan jika pengalaman Luthfi Kamal saat ini tengah dibutuhkan PSIS Semarang ketimbang berekesperimen dengan mengorbitkan pemain junior.

Mengingat secara usia, Luthfi Kamal juga masih berusia 24 tahun yang notabene terhitung masih memiliki fisik mempuni untuk menggalang kekuatan di lini tengah PSIS Semarang.

Desakan itu dapat dilihat dari unggahan terkini PSIS Semarang tentang momen latihan bersama tim, Minggu (26/2/2023).

"Ndue lutfi kamal malah milih ridho seng mloka mlaku tok," tulis @ilham_grewol.

"Lutfi ene kok starting line up kuwi wae tengahe...apin ach," tulis @gie_man85.

"Yoh tengah e di dandani meneh Ben isoh koyo kancane," tulis @betet.oficial.

"LUTFI KAMAL pemain bagus di beli PSIS hanya untuk Slot Pemain Cadangan Ridho X Damas X Rio Fuji," tulis @adi_rasy.

"Lutfi besok starter coach," tulis @sokhibmaulanarizqi64.

"Mainke luthfi kamal titik..ganti ridho," tulis @gandhipriyadi.

"@psisfcofficial update Luthfi Kamal dimana kok ngga ada kabar ya? Perkembangan Eka Febri? Spil dong min," tulis @alifaqihmashar.

Baca juga: Gilbert Agius Rasa M Ridwan? PSIS Semarang Tak Mainkan Skema Modern Vs Persita, Ini Potensi Sebabnya

Menarik dinantikan keputusan apa yang nantinya bakal dipilih Gilbert Agius seusai mendapatkan desakan dari Snex-Panser.

Akankah tetap mempertahankan Rido Syuhada di starting line up, atau justru menggantinya dengan Luthfi Kamal.

PSIS Semarang dan PSS Sleman Terancam Bhayangkara FC

PSIS Semarang dan PSS Sleman dalam ancaman dua pemain transfer mengerikan Bhayangkara FC pada putaran kedua Liga 1 2022, Borneo FC jadi korban terakhir.

Dilansir TribunWow.com, Bhayangkara FC tak disangka mampu menggilas tuan rumah Borneo FC dengan skor 3-1 dalam laga pekan ke-27 Liga 1 2022 di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (25/2/2023).

Matias Mier menjadi kunci kemenangan Bhayangkara FC atas Borneo FC setelah mampu mencetak brace.

Baca juga: PSIS Semarang Rugi Tebus Kontrak Wawan dari Borneo FC? Sosoknya Jarang Diandalkan, Cek Statistiknya

Baca juga: Suporter PSIS Semarang Minta Gilbert Agius Bereksperimen: Lini Depan Mandul, Sosok Ini Bisa Dicoba

Dengan tambahan dua gol yang dilesatkan Matias Mier membuat total duet penyerang anyar Bhayangkara FC berhasil bukukan 12 gol di putaran kedua.

Delapan gol dan 1 assist dari 8 pertandingan berhasil dicatatkan oleh Matias Mier.

Sementara catatan 4 gol dari 6 laga sukses dibukukan oleh Alex Martins.

Jika di rata-rata, Matias Mier mampu bukukan 1 gol per pertandingan.

Catatan yang tentu saja menawan bagi mantan pemain Penarol yang belum lama berkiprah di Liga 1.

Sementara rekannya yakni Alex Martins masih tak beranjak dengan catatkan rata-rata gol per laga mencapai 0,8 per laga.

Atau memiliki rasio gol per laga yang mirip dengan Matias Mier per pertandingan mampu bukukan kisaran satu gol untuk Bhayangkara FC.

Berkat mengganasnya dua rekrutan anyar Bhayangkara FC, klubb berjuluk The Guardians itu mampu semakin merangsek naik ke papan tengah klasemen.

Bhayangkara FC sukses mengoleksi 35 poin dari 26 pertandingan di Liga 1 2022.

Baca juga: Debut di PSIS Semarang Malah Imbang 1-1 dari Persita Tangerang, Gilbert Agius Tak Mau Muluk-muluk

Seusai Persija Jakarta dan Borneo FC menjadi korban, alarm bahayanya duet penyerang anyar Bhayangkara FC kini harus diantisipasi oleh PSIS Semarang dan PSS Sleman.

Pasalnya, PSIS Semarang dan PSS Sleman bakal bersua Bhayangkara FC yang tengah menggila setelah kedatangan Alex dan Matias Mier.

PSIS Semarang menjadi tim yang harus berikan perhatian dan kewaspadaan khusus karena akan bertandang ke markas Bhayangkara FC Rabu (1/3/2023) di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi.

Sementara PSS Sleman juga harus menaruh perhatian lebih kepada duet anyar Bhayangkara FC mengingat keduanya berhasil mendongkrak tim yang baru saja ditinggal Widodo Cahyono Putro tersebut.

Borneo FC sudah jadi bukti keganasan Bhayangkara FC meski diuntungkan dengan berlaga di kandang.

PSS Sleman bakal menjamu Bhayangkara FC di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Senin (6/3/2023).

Menarik dinantikan kiprah mematikan dua rekrutan anyar Bhayangkara FC selanjutnya di gelaran Liga 1 2022, Matias Mier dan Alex.

Akankah PSIS Semarang dan PSS Sleman bakal jadi korban berikutnya?

(TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Terkait

Tags:
Liga 1 2022PSIS SemarangGilbert AgiusPanser BiruSnex Mania
Rekomendasi untuk Anda
ANDA MUNGKIN MENYUKAI

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved