Liga 1
Transfer Mubazir PSIS Semarang? Gaet Ryo Fujii yang Kini Jadi Sorotan, Bintang Timnas Jadi Tumbal
PSIS Semarang mubazir beli Ryo Fujii di lini tengah? Bintang Timnas Indonesia malah jadi tumbalnya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Proses perekrutan Ryo Fujii untuk posisi gelandang bertahan PSIS Semarang kini mulai dipertanyakan Snex dan Panser Biru.
Dilansir TribunWow.com, nama Ryo Fujii kini menjadi sorotan Snex-Panser Biru setelah dinilai underperform kala turun di laga tandang PSIS Semarang kontra Persikabo 1973.
Dalam laga yang digelar di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, PSIS Semarang tak mampu berbuat banyak untuk bisa menundukkan tuan rumah Persikabo 1973.
Padahal, Persikabo 1973 saat ini tengah dalam trend buruk tak pernah menang dalam 14 pertandingan terkininya.
Baca juga: Suporter PSIS Semarang Banjiri IG Jonathan Cantillana seusai Curhat PSS Dilibas Persis, Singgung Ini
Seusai laga, Snex-Panser Biru yang kecewa akan hasil seri 0-0 PSIS Semarang kontra Persikabo 1973 langsung berikan satu sorotan tajam kepada gelandang asing mereka asal Jepang, Ryo Fujii.
Mayoritas di antaranya menanyakan terkait apa dasar PSIS Semarang mendatangkan eks pemain Kaya FC Ilo-ilo tersebut.
Bahkan, banyak yang beranggapan jika kualitas dari Ryo Fujii tak lebih dari pemain lokal yang dimiliki oleh PSIS Semarang.
Komentar-komentar tersebut dapat dilihat dari unggahan terkini Instagram resmi PSIS Semarang tentang hasil akhir laga kontra Persikabo 1973.
"Kui fuji sesuk kancingi ning apartemen wae Marake mumet koncone., breker ora bagi ball ora," tulis @alfebtadewangga.
"@alfebtadewangga @ryofujii96 out. Kwe rak mashok blas.. Jepang kok ngah ngoh," tulis @adnankhashoggi.
"Tulung ryuFuji rak sah dimainke, masih banyak lokalan dimainkan saja ngukur jam terbang kemampuan, dan layak/tidak tahun depan lini tengah perombakan.. semenjak ditinggal Jonathan," tulis @pangestuu27.
"Info Ryu Fuji kui pemain asing opo lokal lur," tulis @rizalbaguskaruniawan.
"Fungsi ne Fuji opo ya," tulis @saifudin_din.
"Gak habis pikir, orang seperti Ryo Fuji kenapa bisa dibeli? Tolong beri aku penjelasan logis!!! Mending mainkan pemain PSIS u-16 untuk ganti Ryo Fuji. @yoyok_sukawi @wliluk @wisnumbutux @mridwan2323," tulis @a_kudisini.
"You go to Semarang to play ball, not just run on the field, bro @ryofujii96 (kamu ke Semarang untuk bermain bola, bukan hanya lari di lapangan bro)," tulis @keane8899.

Baca juga: Skema Modern Gilbert Agius Bisa Jadi Bumerang PSIS Semarang, Persikabo-Persita Bisa Curi Kesempatan
Dengan dimainkannya Ryo Fujii, membuat satu di antara pemain lokal berlabel Timnas Indonesia yang belum lama didatangkan PSIS Semarang, Lutfhi Kamal harus puas duduk di bench dalam tiga laga terakhir.
Padahal sejatinya, Lutfhi Kamal bisa dikatakan sebagai pemain muda yang memiliki banyak jam terbang baik saat di Barito Putera maupun Timnas Indonesia.
Menarik dinantikan akankah pelatih anyar PSIS Semarang, Gilbert Agius bakal menumbalkan Lutfhi Kamal di tengah sorotan tajam kepada Ryo Fujii.
Atau justru bakal ada skema dan peran baru yang diemban oleh Lutfhi Kamal untuk bisa mengisi pos lini tengah PSIS Semarang bersama Ryo Fujii di sisa laga Liga 1 2022.
Profil Lengkap Ryo Fujii
Dilansir TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil lengkap Ryo Fujii:
Nama : Ryo Fujii
Tanggal lahir : 7 Agustus 1996
Tempat kelahiran : Hongkong
Usia : 26 tahun
Tinggi : 1,77 m
Kewarganegaraan : Jepang
Posisi : Gelandang. Bertahan/Defensive Midfielder
Klub Saat Ini : PSIS Semarang
Bergabung : 13 Januari 2023
Kontrak berakhir : -
Nasib Menyesakkan Dragan Djukanovic
Apa kabar Dragan Djukanovic? Mantan pelatih asal Serbia yang pernah didambakan saat di PSIS Semarang, kini nasibnya lebih menyesakkan dibandingkan dengan Vincenzo Alberto Annese.
Dilansir TribunWow.com, tentu, masih segar dalam ingatan para suporter PSIS Semarang tentang nama Dragan Djukanovic.
Pasalnya, pelatih berusia 53 tahun itu tercatat pernah dua kali menjadi juru taktik PSIS Semarang di gelaran Liga 1.
Momen pertamanya melatih PSIS Semarang terjadi di gelaran Liga 1 musim 2020/2021.
Sayang, imbas adanya pandemi Covid-19 membuat Dragan Djukanovic dan PSIS Semarang akhirnya berpisah per 9 Agustus 2021.
Baca juga: Skema Modern Gilbert Agius Bisa Jadi Bumerang PSIS Semarang, Persikabo-Persita Bisa Curi Kesempatan
Hal itu tak terlepas dari keputusan PT LIB dan PSSI yang menghentikan gelaran di Liga 1 2020 yang sejatinya baru memasuki pekan ke-4.
Kala itu, Dragan Djukanovic mampu memberikan dua kemenangan beruntun saat sukses menekuk Arema FC dan Persela Lamongan dengan skor 2-0 dan 3-2.
Hingga pada akhirnya, pada laga ketiga, Dragan Djukanovic akhirnya dikalahkan oleh Persipura Jayapura dengan skor 0-2.
Setelah laga di Liga 1 2020 terhenti, pelatih kelahiran Niksic, Kroasia itu memutuskan untuk merapat ke klub Liga Yunani, AE Karaiskakis Artas.
Kiprah Dragan Djukanovic saat itu sebenarnya terhitung merosot dibandingkan saat melatih PSIS Semarang sebelumnya.
Mengingat ia hanya mampu berikan dua kali kemenangan, 3 hasil imbang dan 4 kekalahan.
Meski alami kemerosotan kiprah, Dragan Djukanovic tetap menjadi dambaan bagi Snex-Panser untuk kembali ke PSIS Semarang.

Baca juga: Damas Damar Lagi-lagi Tuai Sindiran seusai PSIS Vs Persis, Snex-Panser Biru sampai Dibuat Keheranan
Hingga pada akhirnya, Dragan kembali melatih Hari Nur Yulianto dkk di gelaran Liga 1 2022.
Sayang, di kesempatan keduanya, nasib tragis malah dialami oleh Dragan Djukanovic.
Mantan pelatih Pusamania Borneo FC itu hanya mampu catatkan 11 pertandingan bersama PSIS Semarang.
Dengan hanya catatkan 3 kali menang, 5 imbang dan 3 kali menelan kekalahan.
Hingga pada akhirnya, Dragan Djukanovic memilih meninggalkan PSIS Semarang.
Menurut kabar yang santer terdengar, Dragan Djukanovic merasa keberatan dengan beban target berat yang diberikan kepadanya oleh manajemen PSIS Semarang.
Kabar itu sempat terendus melalui unggahan Instagram story pribadinya pada Sabtu (9/4/2022).
Dragan terlihat tengah gundah dengan menyebutkan adanya "tuntutan" yang justru pengaruhi kinerjanya.
"Apa yang kita lihat sekarang adalah pelatih yang dipimpin oleh energi. Pemain hari ini tidak selalu menuntut standar di antara mereka sendiri seperti masa lalu. Kita melihat lebih sedikit pemimpin hari ini. Karena energi pelatih ini sangat penting!" tulis Dragan.
Dan hingga pada akhirnya per 1 April 2022, Dragan Djukanovic memilih angkat koper dari PSIS Semarang.
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu pun memutuskan untuk mendatangkan Sergio Alexandre eks pelatih Persiraja Banda Aceh asal Brasil.
Lantas, bagaimana kabar terkini Dragan Djukanvic?
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, nasib Dragan Djukanovic seusai tinggalkan PSIS Semarang lebih tragis ketimbang mantan pelatih Mahesa Jenar lainnya asal Italia, Vincenzo Alberto Annese.
Seperti diketahui, Vincenzo Alberto Annese memang saat ini tengah alami keterpurukan bersama klub Liga Utama India, NorthEast United FC.

Baca juga: Sinyal Skema Modern Mematikan Gilbert Agius di PSIS Semarang: Persikabo 1973 dan Persita Siaga 1
Pelatih yang sempat diisukan bakal kembali ke PSIS Semarang menggantikan Sergio Alexandre itu mencatatkan statistik buruk dengan hanya bukukan 1 kali menang, dua imbang dan 8 kekalahan.
Namun, jika nasib Vincenzo Alberto Annese lebih beruntung jika dibandingkan Dragan Djukanovic.
Mengingat hingga saat ini, pelatih yang akrab dengan skema 4-3-3 itu belum menemukan tim anyar setelah memutuskan berpisah dengan PSIS Semarang. (TribunWow.com/Adi Manggala S)