Liga 1
Suporter PSIS Semarang Banjiri IG Jonathan Cantillana seusai Curhat PSS Dilibas Persis, Singgung Ini
Jonathan Cantillana curhat seusai PSS Sleman dilibas Persis Solo 1-4, suporter PSIS Semarang langsung banjiri unggahannya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Gelandang PSS Sleman, Jonathan Cantillana unggah momennya kala turun di laga kontra Persis Solo, suporter PSIS Semarang langsung banjiri IGnya.
Dilansir TribunWow.com, laga Persis Solo kontra PSS Sleman tersaji di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Selasa (21/2/2023).
Empat gol tuan rumah Persis Solo dibukukan oleh Alexis Messidoro (54' P), Irfan Bachdim (56'), Fernando Rodrgiuez (73') dan Ryo Matsumura (90+3').
Sementara satu gol PSS Sleman hanya mampu dibukukan Jonathan Cantillana (39').
Baca juga: Transfer Magis Bhayangkara FC Buat Persija-Madura United Terlibas: Borneo FC, PSIS dan PSS Waspada
Seusai pertandingan, gelandang asing PSS Sleman yang belum lama digaet dari PSIS Semarang, Jonathan Cantillana curhat di media sosialnya.
Dalam unggahannya, Jonathan Cantillana memposting beberapa aksinya saat menjadi jenderal lapangan tengah PSS Sleman.
Pada unggahan itu juga turut disematkan caption berisi curhatan Jonathan Cantillana setelah dilibas Persis Solo 4-1, Selasa (21/2/2023).
"Hari ini melawan persis solo. Itu bukan hasil yang kami inginkan. tapi kita harus tetap bekerja. jalannya panjang," tulis @jonathancantillana_10.

Baca juga: Transfer Magis Bhayangkara FC Buat Persija-Madura United Terlibas: Borneo FC, PSIS dan PSS Waspada
Tak disangka, unggahan Jonathan Cantillana itu juga turut menarik atensi para suporter PSIS Semarang untuk turut berkomentar.
Bukan melakukan sindiran atas keputusan Jojo sapaan akrab Jonathan Cantillana, para suporter PSIS Semarang justru mencoba menggoda sang mantan gelandang kesayangan kembali ke Jatidiri.
"@jonathancantillana_10 jangan lupa jalan pulanggg semarang," tulis @nurikthr.
"Luih penak neng Semarang to," tulis @rizkyputra_2.
"comeback PSIS Jo," tulis @dallih_ibp.
"Enak ning semarang jo," tulis @duwex21.
"Penak ng Semarang to Jo," tulis @abbasnrs.
"Omahmu Semarang, Dudu Sleman... Balio le," tulis @rohmanndek_ndekan.
"Rekoso berjuang sndirian ya Jo Penak di Semarang," tulis @aji_hardyka.
Menarik dinantikan kiprah-kiprah selanjutnya Jonathan Cantillana bersama PSS Sleman.
Mengingat ia juga baru bergabung per 22 Januari 2023 bersama PSS Sleman di gelaran Liga 1 2022.
Baca juga: Damas Damar Lagi-lagi Tuai Sindiran seusai PSIS Vs Persis, Snex-Panser Biru sampai Dibuat Keheranan
Apa Kabar Dragan Djukanovic?
Apa kabar Dragan Djukanovic? Mantan pelatih asal Serbia yang pernah didambakan saat di PSIS Semarang, kini nasibnya lebih menyesakkan dibandingkan dengan Vincenzo Alberto Annese.
Dilansir TribunWow.com, tentu, masih segar dalam ingatan para suporter PSIS Semarang tentang nama Dragan Djukanovic.
Pasalnya, pelatih berusia 53 tahun itu tercatat pernah dua kali menjadi juru taktik PSIS Semarang di gelaran Liga 1.
Momen pertamanya melatih PSIS Semarang terjadi di gelaran Liga 1 musim 2020/2021.
Sayang, imbas adanya pandemi Covid-19 membuat Dragan Djukanovic dan PSIS Semarang akhirnya berpisah per 9 Agustus 2021.
Baca juga: Skema Modern Gilbert Agius Bisa Jadi Bumerang PSIS Semarang, Persikabo-Persita Bisa Curi Kesempatan
Hal itu tak terlepas dari keputusan PT LIB dan PSSI yang menghentikan gelaran di Liga 1 2020 yang sejatinya baru memasuki pekan ke-4.
Kala itu, Dragan Djukanovic mampu memberikan dua kemenangan beruntun saat sukses menekuk Arema FC dan Persela Lamongan dengan skor 2-0 dan 3-2.
Hingga pada akhirnya, pada laga ketiga, Dragan Djukanovic akhirnya dikalahkan oleh Persipura Jayapura dengan skor 0-2.
Setelah laga di Liga 1 2020 terhenti, pelatih kelahiran Niksic, Kroasia itu memutuskan untuk merapat ke klub Liga Yunani, AE Karaiskakis Artas.
Kiprah Dragan Djukanovic saat itu sebenarnya terhitung merosot dibandingkan saat melatih PSIS Semarang sebelumnya.
Mengingat ia hanya mampu berikan dua kali kemenangan, 3 hasil imbang dan 4 kekalahan.
Meski alami kemerosotan kiprah, Dragan Djukanovic tetap menjadi dambaan bagi Snex-Panser untuk kembali ke PSIS Semarang.

Baca juga: Damas Damar Lagi-lagi Tuai Sindiran seusai PSIS Vs Persis, Snex-Panser Biru sampai Dibuat Keheranan
Hingga pada akhirnya, Dragan kembali melatih Hari Nur Yulianto dkk di gelaran Liga 1 2022.
Sayang, di kesempatan keduanya, nasib tragis malah dialami oleh Dragan Djukanovic.
Mantan pelatih Pusamania Borneo FC itu hanya mampu catatkan 11 pertandingan bersama PSIS Semarang.
Dengan hanya catatkan 3 kali menang, 5 imbang dan 3 kali menelan kekalahan.
Hingga pada akhirnya, Dragan Djukanovic memilih meninggalkan PSIS Semarang.
Menurut kabar yang santer terdengar, Dragan Djukanovic merasa keberatan dengan beban target berat yang diberikan kepadanya oleh manajemen PSIS Semarang.
Kabar itu sempat terendus melalui unggahan Instagram story pribadinya pada Sabtu (9/4/2022).
Dragan terlihat tengah gundah dengan menyebutkan adanya "tuntutan" yang justru pengaruhi kinerjanya.
"Apa yang kita lihat sekarang adalah pelatih yang dipimpin oleh energi. Pemain hari ini tidak selalu menuntut standar di antara mereka sendiri seperti masa lalu. Kita melihat lebih sedikit pemimpin hari ini. Karena energi pelatih ini sangat penting!" tulis Dragan.
Dan hingga pada akhirnya per 1 April 2022, Dragan Djukanovic memilih angkat koper dari PSIS Semarang.
Klub berjuluk Laskar Mahesa Jenar itu pun memutuskan untuk mendatangkan Sergio Alexandre eks pelatih Persiraja Banda Aceh asal Brasil.
Lantas, bagaimana kabar terkini Dragan Djukanvic?
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, nasib Dragan Djukanovic seusai tinggalkan PSIS Semarang lebih tragis ketimbang mantan pelatih Mahesa Jenar lainnya asal Italia, Vincenzo Alberto Annese.
Seperti diketahui, Vincenzo Alberto Annese memang saat ini tengah alami keterpurukan bersama klub Liga Utama India, NorthEast United FC.

Baca juga: Sinyal Skema Modern Mematikan Gilbert Agius di PSIS Semarang: Persikabo 1973 dan Persita Siaga 1
Pelatih yang sempat diisukan bakal kembali ke PSIS Semarang menggantikan Sergio Alexandre itu mencatatkan statistik buruk dengan hanya bukukan 1 kali menang, dua imbang dan 8 kekalahan.
Namun, jika nasib Vincenzo Alberto Annese lebih beruntung jika dibandingkan Dragan Djukanovic.
Mengingat hingga saat ini, pelatih yang akrab dengan skema 4-3-3 itu belum menemukan tim anyar setelah memutuskan berpisah dengan PSIS Semarang.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)