Breaking News:

Persib Bandung

Mantan Pemain Persib Bandung asal Singapura Resmi Pensiun, Ternyata Pernah Punya Kenangan Buruk

Mantan penyerang Persib Bandung asal Singapura resmi umumkan gantung sepatu di usia 39 tahun.

Instagram @thenumberseventeen
Mantan pemain Persib Bandung Shahril Ishak saat membela Timnas Singapura di ajang Piala AFF. 

TRIBUNWOW.COM - Mantan pemain Persib Bandung asal Singapura, Shahril Ishak, resmi umumkan pensiun dari dunia sepak bola.

Dilansir TribunWow.com, pengumuman resmi mantan penyerang Persib Bandung Shahril Ishak gantung sepatu dari dunia sepak bola diketahui pada Instagram pribadinya, @thenumberseventeenSenin (20/2/2023).

Dalam unggahannya, Shahril Ishak memposting beberapa momen sepanjang kariernya di dunia sepak bola baik ketika membela Timnas Singapura atau memperkuat tim-tim besar lainnya.

Pada caption tertera, Shahril Ishak menuliskan kisahnya ketika meniti karier sepak bola hingga akhirnya memutuskan untuk pensiun.

Baca juga: Persib Bandung dan Arema FC Dikenal Sengit? 1 Sosok Sukses Jadi Penakluknya, 1 Tak Terduga Merapat

Berikut ini isi caption pernyataan pensiun dari Shahril Ishak:

"Itu tidak mudah, saya tidak ingin waktunya tiba, tetapi saya tahu itu akan terjadi. Ini adalah keputusan yang sangat sulit tetapi saya merasa sudah waktunya. Semuanya memiliki awal dan akhir. Setelah 19 tahun saya membuat keputusan untuk mengakhiri karir saya sebagai pemain sepak bola profesional.

Saya merasa sangat terhormat bisa memainkan game yang saya sukai dan sangat saya sukai. Sepak bola selalu menjadi bagian besar dalam hidup saya karena tidak ada olahraga lain untuk saya. Saya masih ingat dengan jelas semuanya sejak masa muda saya, semua yang ada di pikiran saya adalah tentang menjadi pesepakbola. Saya tidak punya hal lain dalam pikiran saya.

Saya bangga dengan pencapaian saya selama bermain untuk tim nasional dan klub yang saya wakili. Saya sama sekali tidak menyesal. Dari kontrak profesional pertama hingga terakhir saya. Bermain untuk dan menjadi kapten negara saya adalah sesuatu yang selalu saya impikan dan itu adalah suatu kehormatan besar.

Saya ingin berterima kasih kepada FAS dan Klub saya sebelumnya, Young Lions FC, Home United FC, Persib Bandung, Medan Chiefs FC, LionsXII, Johor Darul Ta'zim II FC, Warriors FC, Lion City Sailors FC dan Hougang United FC untuk yang luar biasa pengalaman. Para pelatih, anggota ruang belakang, penggemar, rekan satu tim, baik dulu maupun sekarang atas dukungan mereka selama bertahun-tahun. Kerja keras mereka di belakang layar telah berperan dalam membantu saya mencapai banyak kesuksesan selama dekade terakhir.

Terakhir kepada istri saya Hidayah dan anggota keluarga yang telah menjadi pilar kekuatan saya selama ini. Saya mengalami banyak pasang surut selama karir saya, Namun, Anda selalu memahami dan mendukung. Dukungan dan dorongan kuat Anda telah membuat saya terus maju dan juga semakin memotivasi saya untuk bekerja keras, baik di dalam maupun di luar lapangan, jadi terima kasih sayang.

Sampai saat itu, Terima kasih semua telah membantu saya mewujudkan impian saya. Itu adalah perjalanan yang indah.

Saya menantikan langkah saya selanjutnya. Saya tidak sabar untuk mengetahui apa yang ada dalam hidup untuk saya. Tapi sekarang, saatnya untuk membuat dampak pada permainan di luar lapangan," tulis Shahril Ishak.

Baca juga: Ciro Alves Selalu Buntu Hadapi Arema FC? Pelatih Persib Bandung Luis Milla Bisa Mainkan Sosok Ini

Lantas, bagaimana cerita Shahril Ishak hingga akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan Persib Bandung?

Nama Shahril Ishak pernah masuk sebagai proyek pemain asia Persib Bandung di era Indonesia Super League (ISL 2010).

Kala itu, pemain berlabel Timnas Singapura tersebut berhasil digaet Persib Bandung dari klub Singapura, Home United.

Tokoh di balik kedatangan Shahril Ishak ke Persib Bandung tak lain adalah mantan pelatih Maung Bandung, Daniel Darko Janackovic.

Saat itu, alasan Daniel Darko Janackovic menggaet Shahril Ishak karena ia tertarik akan kemampuannya dalam memainkan peran sebagai jenderal lapangan tengah.

Shahril Ishak yang tengah dalam performa menawan bersama Home United dengan catatkan 42 gol dari 98 laga akhirnya menjadi pilihan.

Bahkan saat itu, Darko yang kesengsem dengan performa menawan Shahril Ishak langsung menghubungi pemain bernomor punggung 17 tersebut.

"Waktu itu saya masih di Liga Singapura, masih bermain bersama Home United. Kompetisinya masih berjalan, ada sisa tiga pertandingan lagi. Namun, Darko waktu itu menghubungi saya dan menawarkan saya bermain di Persib," kata Shahril, saat dihubungi wartawan, Selasa (18/8/2020) petang dikutip TribunWow.com dari Kompas.com.

Komunikasi antara Shahril dan Darko sudah berjalan selama satu bulan.

Akan tetapi, durasi kontrak yang masih mengikat Shahril Ishak bersama Home United membuatnya sempat bimbang.

Hingga pada akhirnya, dalam situasi dilematis, Shahril Ishak memutuskan untuk menerima pinangan Persib Bandung seusai berdiskusi dengan manajemen Home United.

Pada awalnya, manajemen Home United mencoba untuk menahan Shahril Ishak untuk tak hengkang.

Namun pada akhirnya, tekat bulat dari Shahril Ishak membuatnya merapat ke Persib Bandung.

"Jadi, saya dalam posisi yang serba salah. Awalnya mereka (Home United) minta saya tahan sebentar sampai kompetisi selesai di sini," kata Shahril. "Terus saya bilang 'tidak mungkin sebab Persib harus mulai liga, saya harus pergi pramusim sama mereka'. Jadi sudah bicara sama semua, Home United akhirnya mengizinkan," kata dia.

Bersama Persib Bandung, pemilik 138 caps bersama Timnas Singapura itu menandatangani kontrak berdurasi 1 tahun.

Penampilan apiknya saat membela Home United dan Timnas SIngapura membuat Shahril Ishak langsung diterima dengan apik oleh para suporter Persib Bandung.

Hingga pada akhirnya, awal penyesalan Shahril Ishak merumput ke Persib Bandung terjadi.

Saat itu, sosok yang menginginkannya untuk bergabung ke Persib Bandung, Daniel Darko Janackovic, tergusur dari kursi pelatih kepala Pangeran Biru.

Perubahan kursi pelatih itu lah yang membuat performa Shahril Ishak akhirnya tak sepenuhnya keluar.

Mengingat, sosok pelatih penggantinya yakni Jovo Cuckovic, memiliki kendala bahasa yang pada akhirnya membuat komunikasinya tak maksimal.

"Jovo parah, anak-anak semua pusing, sebab dia tidak bisa bicara bahasa. Anak-anak sudah pusing, dengan apa yang diinginkan Jovo di latihan," ujar Shahril. "Kalau saya ingat, kami latihan passing terus. Dia ada kendala bahasa, jadi anak-anak pun tidak paham, saya sendiri tidak paham apa yang dia mau," kata dia.

"Kalau saya ingat, kami latihan passing terus. Dia ada kendala bahasa, jadi anak-anak pun tidak paham, saya sendiri tidak paham apa yang dia mau," kata dia.

Sempat ada asa performa Shahril Ishak meningkat saat ada pergantian pelatih ke Daniel Rukito, namun kenyataannya, performa sang pemain tetap tak keluar maksimal.

Shahril Ishak malah justru jarang mendapatkan tempat utama di Persib Bandung ketika dilatih Daniel Rukito.

Baca juga: Road to Champions Liga 1 2022: PSM Makassar di Atas Angin, Nasib Persib Bandung dan Persija Jakarta?

Daniel Rukito memilih untuk memaminkan pemain orbitan Persib Bandung yakni Eka Ramdani.

Singkat cerita, performa tak apik yang tak kunjung keluar akhirnya membuat Shahril Ishak memilih mundur dari Persib Bandung.

Alasannya, ia akan sulit berkembang jika tetap memutuskan untuk bersama Persib Bandung.

"Saya waktu itu setengah musim saja di Persib, tetapi saya tidak dibuang tim. Saya memilih mundur. Waktu itu saya diskusi sama Pak Haji Umuh, di rumahnya. Saya bicara baik-baik dengan beliau. Terus sudah bicara dengan Pak Haji Umuh lalu Pak Haji Umuh bebaskan saya dan saya pun pergi," kata Shahril.

Meski memiliki kenangan buruk bersama Persib Bandung, Shahril Ishak mengaku tak akan pernah lupa dengan kiprahnya di Kota Kembang.

"Ya, saya tidak pernah lupa Persib. Biar bagaimana Persib tetap tim terbaik untuk saya. Saya juga masih mengikuti perkembangan mereka. Saya juga punya beberapa teman di Bandung, dan sampai sekarang masih sering berkomunikasi dengan mereka," tutur Shahril. (TribunWow.com/Adi Manggala S)

Baca Berita Terkait

Sebagian artikel ini telah diolah TribunWow.com dari Kompas.com dengan judul Shahril Ishak, Bintang Singapura yang Datang ke Persib pada Saat Tak Tepat

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Persib BandungSingapuraShahril IshakLiga 1
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved