Liga 1
Detik-detik Kericuhan KLB PSSI saat Pemilihan Wakil Ketua Umum, Sebut Manipulasi dan Pengkhianatan
Detik-detik kericuhan di KLB PSSI saat pemilihan Wakil Ketua Umum PSSI diungkap oleh Direktur Keuangan Persiba Balikpapan, Togar Simanjuntak.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Kongres Luas Biasa (KLB) PSSI untuk pemilihan Calon Wakil Ketua Umum diwarnai dengan kericuhan.
Dilansir TribunWow.com dari Tribunnews.com, kericuhan dipantik oleh aksi protes sejumlah pemilik suara (voters) yang menilai ada indikasi kecurangan dalam proses pemungutan suara.
Kabar itu diungkap oleh Direktur Keuangan Persiba Balikpapan, Togar Simanjuntak yang turut hadir sebagai voters namun pada akhirnya memutuskan untuk keluar dari Ballroom untuk menemui awak media.
Togar Simanjuntak menjelaskan detik-detik terjadinya kericuhan pada KLB PSSI saat pemilihan Wakil Ketua Umum.
Baca juga: BREAKING NEWS - Erick Thohir Resmi Terpilih Jadi Ketum PSSI, Menang Telak atas La Nyalla
Ia membeberkan jika hasil penghitungan suara wakil ketua umum belum sah karena terindikasi ada manipulasi suara yang terjadi.
Bahkan, setelah pengumuman, para voter sempat mengalami kericuhan hingga turut menanyakannya kepada Komite Pemilihan.
Beberapa nama yang jadi pilihan para voters seperti Ratu Tisha dan Syauqi Soeratno disebutkan kehilangan banyak suara saat proses penghitungan.
Lebih lanjut, Togar juga mengaku kecewa dengan para Exco yang sebelumnya khianati Ibul, kini juga terindikasi mengkhianati para peserta kongres.
"Banyak yang tulis nama Tisha hilang. Ada yang tulis Syauqi hilang, ada yang tulis nama Riyadh juga hilang. Usul dari teman-teman voter ganti KP tapi mantan Ketum Pak Iwan bilang hitung ulang jadi ini diselematkan oleh Pak Iwan. Kita dengarkan kewibawaan dia," kata Togar.

Baca juga: Persib Bandung dan PSS Sleman Kompak Kena Denda Hasil Sidang Komdis PSSI, Bek Ganas PSM Paling Apes
Direktur keuangan Persiba Balikpapan itu juga turut menjelaskan suasana dalam ballroom sangat ricuh karena disebabkan adanya indikasi suara hilang saat proses penghitungan suara.
Dengan adanya indikasi kecurangan hingga membuat KLB ricuh membuat proses pemilihan Wakil Ketua Umum PSSI 2023-2027 kembali diulang.
Hasil sebelumnya, Menpora Zainudin Amali terpilih sebagai waketum PSSI dengan 66 suara dan Yunu Nusi 63 suara.
Sementara Ratu Tisha tak terpilih karena hanya memiliki 41 suara.
Hingga pada akhirnya, menurut Togar, kebijakan Iwan Bule lah yang membuat kongres akhirnya terselamatkan.
Ketua Umum PSSI saat ini tersebut mengusulkan adanya pemilihan serta penghitungan suara ulang untuk menentukan Wakil Ketua Umum PSSI.
"Kondisi di dalam ramai sampai 2 jam. Cuma argumentasi saja tidak ada adu fisik. Cuma protes saja tapi protes keras. Kok bisa nama yang disebut tidak dihitung. Teman-teman minta kertas itu dibuka, tapi teman-teman bijak, ya sudah atas usul Pak Iwan supaya demi selamatnya kongres ini jadi kita pilih ulang," katanya. (TribunWow.com/Adi Manggala S)
Sebagian artikel ini telah diolah TribunWow.com dari Tribunnews.com dengan judul Kronologi Ricuh di KLB PSSI Saat Pemilihan Wakil Ketua Umum: Diulang, Suara Voters Dimanipulasi