Gempa di Turki
1415 Orang Tewas Korban Gempa di Turki dan Suriah, Korban Jiwa Diprediksi Terus Bertambah
Total korban tewas akibat gempa bumi yang terjadi di perbatasan Turki dan Suriah diprediksi akan terus bertambah meski sekarang sudah 1.000 lebih.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Kota-kota di Turki dan Suriah kini luluh lantah akibat gempa bumi berkekuatan 7,8 magnitudo yang terjadi pada Selasa (6/2/2023).
Terjadi di perbatasan antara Turki dan Suriah, jumlah korban jiwa saat ini telah mencapai angka 1.415 jiwa.
Dikutip TribunWow dari aljazeera, korban jiwa tersebut terdiri dari warga Turki, dan warga di wilayah pemerintah Suriah serta oposisi pemerintah Suriah yakni 912 warga Turki, 326 warga di wilayah pemerintahan Suriah dan 147 di wilayah oposisi.
Baca juga: Seperti Bayi yang Digendong, Warga Turki Ungkap Detik-detik Diguncang Gempa 7,8 Magnitudo
Di Turki sendiri total terdapat 5.383 warga yang menjadi korban luka-luka.
Pemerintah Turki sendiri menyatakan tidak bisa memprediksi berapa banyak jumlah korban jiwa akan bertambah.
Sebanyak 900 bangunan di Turki, tepatnya di wilayah Gaziantep dan Kahramanmaras hancur akibat gempa bumi.
Wakil Presiden Turki Fuat Otkay menyampaikan total ada 1.718 bangunan di Turki yang runtuh.
Ahli Geofisika Universitas King Abdullah, Martin Mai memperingatkan bahwa jumlah korban jiwa akan terus bertambah untuk beberapa hari ke depan.
Mai juga menjelaskan bahwa bencana gempa bumi ini juga akan memengaruhi kondisi perekonomian di Turki.
Sebuah video beredar di media sosial menampilkan Kota Kahramanmaras, Turki porak poranda efek gempa.
Dikutip TribunWow dari aljazeera, saking dahsyatnya kekuatan gempa, warga Turki mengaku merasakan getaran yang sangat kuat ketika gempa terjadi.
"Saya tidak pernah merasakan yang seperti ini selama 40 tahun saya hidup," ujar Erdem seorang warga Turki yang tinggal di Kota Gaziantep yang berada dekat dari pusat gempa.
Erdem menceritakan, pada saat gempa terjadi, ia merasa seperti bayi yang sedang digendong dan diguncang secara keras selama tiga kali berturut-turut.
"Semua orang berlindung di mobil mereka atau mencoba pergi ke area terbuka jauh dari bangunan," kata Erdem.
Pada video yang beredar di internet, tampak gemuruh keras terdengar ketika terjadinya gempa bumi.
Dalam sebuah video tampak apartemen setinggi 5 lantai ambruk seketika akibat gempa bumi yang terjadi.
Gempa bumi ini diketahui dirasakan hingga di Lebanon.

Tampak juga video seorang warga meminta tolong lewat sebuah media sosial lantaran dirinya terjebak tertimbun reruntuhan bangunan.
Selain menyebabkan runtuhnya bangunan, gempa juga menyebabkan ledakan dan kebakaran karena merusak pipa yang membawa gas bumi di Turki.
Video evakuasi warga juga banak ditemukan di media sosial.
Sebagai informasi, gempa di Turki berkekuatan 7,8 magnitudo ini berarti masuk dalam kategori X MMI.
Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari bmkg.go.id :

Baca juga: Bos CIA dan Intelijen Rusia Bertemu di Turki Bahas Penggunaan Senjata Nuklir di Ukraina
I MMI
Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang
II MMI
Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
III MMI
Getaran dirasakan nyata dalam rumah.
Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.
IV MMI
Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.
V MMI
Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.
VI MMI
Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.
VII MMI
Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.
VIII MMI
Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.
IX MMI
Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.
X MMI
Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.
XI MMI
Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.
XII MMI
Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.
Gempa bumi dapat terjadi di mana dan kapan saja, maka dari itu kita harus selalu waspada dan antisipasi. (TribunWow.com)