Viral Medsos
Viral Penculik Anak di Tasikmalaya Ditangkap Dipukuli Warga, Polisi Tegaskan Hoaks: Bukan Penculik
Viral di media sosial (medsos) sebuah video menampilkan detik-detik penangkapan penculik anak yang diketahui berada di Tasikmalaya, Jawa Barat.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Sempat viral di media sosial sebuah video menampilkan pria yang dinarasikan sebagai penculik anak ditangkap oleh warga dan dipukuli beramai-ramai.
Dalam video yang viral tersebut, dijelaskan bahwa penculik ditangkap di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat oleh warga setempat.
Dikutip TribunWow dari Instagram @divisihumaspolri, menanggapi kabar ini, pihak kepolisian memastikan video yang beredar adalah hoaks.
Baca juga: Viral Suami Pencemburu Gembok Anak dan Istrinya agar Tak Keluar Rumah, Pelaku Malah Hadiri Pesta
Div Humas Polri menjelaskan bahwa pria yang ada di video tersebut merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ).
Berikut caption lengkap yang ditulis oleh Div Humas Polri:
"Telah beredar video amatir adanya penangkapan seorang warga yang dikatakan sebagai penculik anak di Kec. Sukaresik, Kab. Tasikmalaya, Jawa Barat. Video tersebut merupakan informasi TIDAK BENAR atau HOAX.
Divisi Humas Polri memastikan bahwa pria tersebut bukanlah penculik anak, melainkan seorang warga yang diduga alami gangguan jiwa. Pria tersebut telah diamankan Kepolisian dan tenaga kesehatan untuk kemudian dilakukan penjemputan oleh pihak keluarga."
Dikutip dari TribunJabar, sebelumnya juga sempat viral sebuah video serupa terjadi di Kecamatan Culamega, Tasikmalaya.
Dalam video viral tersebut, seorang ODGJ berinisial R (33) dituding telah melakukan penculikan terhadap anak kecil.
"Berdasarkan laporan dari warga pada Kamis (19/1/2023) kemarin, ada pihak dari warga yang telah mengamankan seseorang dan diduga melakukan penculikan (seorang) anak. Selanjutnya, kami bawa ke Polsek Bantarkalong dan dilakukan pemeriksaan serta pengobatan ke Puskesmas Bantarkalong," ujar AKP Mugiono selaku Kapolsek Bantarkalong, Jumat (20/1/2023).
“Akan tetapi, saat dilakukan pemeriksaan oleh personil Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Bantarkalong, orang tersebut tidak nyambung, bahkan tidak tahu nama sendiri,” sambung Mugiono.
Baca juga: Viral Pernikahan Massal Pakai Konsep Tahanan di Ponpes Ciamis, Total Biaya Capai Ratusan Juta Rupiah
"Setelah dilakukan pengecekan dan meminta beberapa informasi ke alamat tersebut, ternyata orang yang diduga itu ODGJ, bahkan memang tidak punya keluarga. Kesehariannya jalan-jalan di kebun dan di hutan," lengkap Mugiono.
Pada akhirnya, R dijemput oleh perangkat desa tempatnya tinggal.
"Pihak Kecamatan (Cisompet) membenarkan bahwa itu warganya dan benar ODGJ. Mereka juga bersedia untuk menjemputnya ke kantor Polsek Bantarkalong," pungkas Mugiono. (TribunWow.com/Anung)