Pilpres 2024
Manfaatkan Ridwan Kamil, Airlangga Hartarto Tingkatkan Target Perolehan Kursi untuk Partai Golkar
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menambah target perolehan kursi setelah Ridwan Kamil bergabung.
Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Kehadiran Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Partai Golkar membawa angin segar bagi parpol berlambang pohon Beringin tersebut.
Dilansir TribunWow.com, Ridwan Kamil diharapkan dapat meningkatkan perolehan kursi partainya.
Karenanya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menambah target di wilayah Jawa 1 (Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat).
Baca juga: Maju Pilpres 2024? Ridwan Kamil Pastikan Gabung Partai Golkar: Besok atau Lusa Ada Breaking News
"Dengan kehadiran Kang Emil khusus (perolehan suara) dihitung ulang, tapi dihitung ulangnya jangan banyak-banyak yang penting nambah," kata Airlangga di kawasan Pecenongan, Jakarta, dikutip Kompas.com, Rabu (23/1/2023).
Airlangga mengubah target perolehan kursi di DPRD Jawa Barat dari 16 menjadi 25 kursi, dan di DPRD kabupaten/kota dari 194 menjadi 293 kursi.
Sementara untuk posisi DPR di Provinsi Jawa Barat, partai Golkar menambah dari 14 kursi menjadi 23 kursi.

Baca juga: Ridwan Kamil Resmi Gabung Partai Golkar, Airlangga Hartarto Siap Hadapi Pemilu 2024: Optimis
"Itu 14 menjadi 23 belum ada Kang Emil. Jadi pertanyaannya Kang Emil ingin nambah berapa nih. Target sementara 23 belum ada Kang Emil. Dengan Kang Emil tentu ada tambahan," terang Airlangga.
Sementara, di Banten dari 3 kursi DPR RI menjadi 4 kursi, 11 kursi DPRD provinsi menjadi 20 kursi dan 60 kursi DPRD kabupaten/kota menjadi 90 kursi.
Hal ini menurut Airlangga, sesuai dengan tugas yang diberikannya pada Ridwan Kamil.
"Penugasannya penggalangan pemilih sehingga tentu diharapkan akan menambah porsi kemenangan partai Golkar di Jabar, di DKI, di Banten dan di wilayah lain yang sudah ditugaskan ke Pak Emil," tandasnya.
Sebagaimana diketahui, Ridwan Kamil langsung mendapat jabatan menterang meski baru bergabung dengan Partai Golkar.
Dikutip Kompas.com, Ridwan Kamil kini ditempatkan di posisi Wakil Ketua Umum (bidang) Penggalangan Pemilih dan Co-Chair Badan Pemenenangan Pemilu.
Airlangga sebelumnya juga sempat membeberkan ada tugas tertentu yang nantinya dibebankan pada Ridwan Kamil.
Sesuai nama jabatannya, Ridwan Kamil akan diserahi tanggung jawab untuk menggalang pemilih dan memenangkan Pemilu.
"Tentu nanti Pak Emil diberikan tugas, salah satunya adalah untuk menggalang pemilih dan untuk memenangkan pemilu," ujar Airlangga.
Di sisi lain, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Ace Hasan menilai Ridwan Kamil sebagai sosok yang dekat dengan kaum muda sehingga dinilai mudah mensosialisasikan partainya ke berbagai kalangan.
"Karena kadang-kadang, mohon maaf ya, kami harus akui masyarakat belum apa-apa sudah alergi dengan politik," ucap Ace dikutip Kompas.com, Senin (23/1/2023).
Sehingga, Ridwan Kamil yang dinilai aktif di media sosial, dianggap memiliki kapasitas untuk merangkul publik.
"Kalau figur-figur seperti Kang Emil ini sebetulnya relatif tidak ada jarak, karena tidak ada barrier, tidak ada gap, antara rakyat dengan figur-figur daerah seperti Kang Emil ini," ujar Ace.
Ace berharap kesan terhadap Partai Golkar dan Airlangga akan lebih positif setelah dibantu Ridwan Kamil dalam hal komunikasi publik.
"Tapi, kalau sudah dikomunikasikan dengan baik oleh teman-teman seperti Kang Emil, atau teman-teman relawan tentu ini akan dapat mendorong bagi upaya kita untuk melakukan edukasi politik pada masyarakat," ujar Ace.
"Bahwa Partai Golkar merupakan partai yang memiliki kinerja yang serius bagi kepentingan rakyat, termasuk di dalamnya figur Pak Airlangga."
Baca juga: Golkar Makin Serius Jadi Penantang di Pemilu 2024 setelah Bergabungnya Ridwan Kamil dan Soekarwo
3 Alasan Ridwan Kamil Masuk Partai Golkar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil telah resmi bergabung dengan Partai Golkar, Rabu (18/1/2023).
Dilansir TribunWow.com, Ridwan Kamil sempat menunjukkan kartu anggota (KTA) di hadapan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan segenap petinggi partai.
Ia juga membeberkan tiga alasan yang membuatnya lantas menjatuhkan pilihan ke partai Golkar.
Baca juga: Ridwan Kamil Tak Segera Putuskan Gabung Parpol, Golkar Cenderung Berubah Sikap: Ojo Kesusu
Deklarasi ini disampaikan Ridwan Kamil saat jumpa pers di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Rabu (18/1/2023).
Seperti gaya khasnya, Ridwan Kamil mengawali pernyataannya dengan pembacaan pantun.
"Aura Kasih naik dokar ke Surabaya, perginya belanja baju kebaya. Terima kasih Golkar atas penerimaannya, mari bersama sejahterakan Indonesia," tutur Ridwan Kamil dikutip kanal YouTube KOMPASTV.
"Semua indah pada waktunya, jadi ini adalah keindahan waktu yang pas, karena lahir batin saya menyatakan siap untuk terus berhikmat kepada masyarakat, membangun Indonesia melalui dimensi baru, yaitu bergabung di partai politik."

Baca juga: Berita Ridwan Kamil, Diyakini Bergabung dengan Golkar dalam Waktu Dekat, Sarmuji: Tinggal Buka Pintu
Sempat dipepet PAN hingga NasDem, Ridwan Kamil membeberkan alasannya memilih berlabuh ke Partai Golkar.
Alasan pertama adalah kesamaan ideologi di mana menurut Ridwan Kamil, Golkar adalah Partai yang terbuka dan Pancasilais.
Selain itu juga karena sejarah panjang Partai Golkar yang telah dikenal sejak masa Orde Baru.
"Kenapa Partai Golkar? Yang pertama Partai Golkar itu sangat kuat sebagai simbol partai tengah, partai yang pancasilais, partai yang terbuka, sehingga ini yang menjadi minat saya," ungkap Ridwan Kamil.
"Yang kedua sejarah panjang Golkar menunjukkan institusi ini sangat terhormat, sehingga besar kecilnya, maju mundurnya memang oleh individunya."
Terakhir, Ridwan Kamil juga menjadikan relasinya dengan Airlangga sebagai bahan pertimbangan.
Ia mengaku sering berdiskusi dengan Menko Bidang Perekonomian tersebut baik mengenai hal pribadi ataupun masalah pemerintahan.
Ridwan Kamil juga merasa tersentuh dengan sikap Airlangga yang memberi perhatian khusus saat dirinya terkena musibah.
"Yang ketiga hubungan komunikasi dengan Pak Airlangga sangat baik, banyak hal yang diluar media pahami, kami sering berdiskusi urusan ekonomi sebagai kapasitas beliau di kabinet, juga hal-hal personal," ucap Ridwan Kamil.
"Waktu saya ada musibah, beliau datang lebih dari sekali, menyampaikan simpati, bagi saya itu kemanusiawian, kehumanisan Pak Airlangga yang sangat saya apresiasi."
Ridwan Kamil juga merasa cocok dan menilai bahwa Partai Golkar mencerminkan kepribadiannya sendiri.
"Partai Golkar saya baca sejarahnya, konsisten sampai hari ini selalu fokus membangun, kekaryaan, progresif, itu mah saya banget," tandasnya.(TribunWow.com/Via)