Hari Kiamat dan Hari Pembalasan Itu Nyata! Buktinya Terkandung dalam Surat An-Naba'
Surat An-Naba' Beserta Artinya Sebagai Pengingat Hari Kiamat dan Hari Pembalasan
Penulis: Magang TribunWow
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Rukun iman yang kelima yaitu iman dan percaya kepada Hari Kiamat.
Hari Kiamat atau Hari Akhir adalah hari berakhirnya kehidupan yang ditandai dengan kehancuran seluruh dunia dan isinya.
Hari Kiamat terbagi menjadi dua, yaitu Sugra dan Kubra.
Kiamat Sugra adalah kiamat kecil yang menghancurkan sebagian dari manusia dan alam semesta.
Contoh Kiamat Sugra adalah bencana alam yang terjadi seperti tanah longsor, gempa bumi, banjir, kematian seseorang, dan yang lainnya.
Sedangkan Kiamat Kubra adalah kiamat yang sebenarnya dimana semua manusia dan seluruh kehidupan hancur, tidak ada yang tersisa.
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Tahajud beserta Doa setelah Laksanakan Sholat, Ada Terjemahan Indonesianya
Adanya Hari Kiamat bukan berarti segala hal akan selesai, tetapi manusia masih dipertemukan dengan hari kebangkitan, perhitungan dan penimbangan amal, serta pembalasan.
Surat An - Naba’ menjadi surat pengingat mengenai Hari Kiamat dan segala kuasa Allah SWT.
Pada ayat 21 dan 22 yang berisi balasan neraka terhadap orang-orang yang melampaui batas,
اِنَّ جَهَنَّمَ كَانَتْ مِرْصَادًاۙ
“inna jahannama kanat mirsada”
Yang Berarti: Sesungguhnya (neraka) Jahanam itu (merupakan) tempat mengintai (bagi penjaga neraka)
لِّلطّٰغِيْنَ مَاٰبًاۙ
“lit-tangina ma`aba”
Yang Berarti: (dan) menjadi tempat kembali bagi orang-orang yang melampaui batas
Dan pada ayat 31 mengenai pemberian surga bagi orang-orang yang beriman,
اِنَّ لِلْمُتَّقِيْنَ مَفَازًاۙ
“inna lil-muttaqina mafaza”
Yang Berarti: Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (ada) kemenangan (surga)
Baca juga: Bacaan Niat Sholat Dhuha, Amalan Penambah Pahala di Bulan Ramadhan 2022, Dilengkapi Tata Caranya
Kemudian pada ayat 39 dan 40 yang menegaskan bahwa hari tersebut adalah sebuah ketetapan Allah SWT yang pasti terjadi.
ذٰلِكَ الْيَوْمُ الْحَقُّۚ فَمَنْ شَاۤءَ اتَّخَذَ اِلٰى رَبِّهٖ مَاٰبًا
"zalikal-yaumul-haqq, fa man sya`attakhaza ila rabbihi ma`aba"
Yang Berarti: Itulah hari yang hak (pasti terjadi). Siapa yang menghendaki (keselamatan) niscaya menempuh jalan kembali kepada Tuhannya (dengan beramal saleh).
اِنَّآ اَنْذَرْنٰكُمْ عَذَابًا قَرِيْبًا ەۙ يَّوْمَ يَنْظُرُ الْمَرْءُ مَا قَدَّمَتْ يَدَاهُ وَيَقُوْلُ الْكٰفِرُ يٰلَيْتَنِيْ كُنْتُ تُرَابًا
"inna anzarnakum 'azabang qaribay yauma yanzurul-mar`u ma qaddamat yadahu wa yaqulul-kafiru ya laitani kuntu turaba"
Yang berarti: Sesungguhnya Kami telah memperingatkan kamu akan azab yang dekat pada hari (ketika) manusia melihat apa yang telah diperbuat oleh kedua tangannya dan orang kafir berkata, “Oh, seandainya saja aku menjadi tanah.” (TribunWow/Lutfia)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/membaca-al-quran.jpg)