Liga 1
Persebaya Surabaya Susah Payah Curi Poin dari Persija, Bonek Heran dan Ungkit Keputusan Manajemen
Bonek dibuat heran dengan permainan Persebaya Surabaya yang susah payah curi poin dari Persija Jakarta hingga ungkit keputusan manajemen.
Penulis: Aulia Majid
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Bonek dibuat heran dengan permainan Persebaya Surabaya yang susah payah mencuri poin saat melawan Persija Jakarta di lanjutan Liga 1 2022.
Dilansir TribunWow.com, laga Persija Jakarta melawan Persebaya Surabaya digelar di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada Jumat (16/12/2022) lalu.
Pada pertandingan tersebut, Persija Jakarta sempat unggul terlebih dahulu dari Persebaya Surabaya berkat gol dari Alfriyanto Nico di menit ke-48.
Persebaya Surabaya baru bisa menyamakan saat pertandingan hampir berakhir, di mana Silvio Junior berhasil merobek jala Andritany di menit ke-90+4.
Baca juga: Kurang 1 Menit, Thomas Doll Kecewa Persija Jakarta Gagal Libas Persebaya, Ungkap 1 Kesalahan Besar
Berkat hasil imbang kontra Persija Jakarta tersebut, Persebaya Surabaya belum bisa keluar dari papan bawah klasemen sementara Liga 1 2022.
Dilansir TribunWow.com, Persebaya Surabaya kini mengoleksi 18 poin dari 15 pertandingan di Liga 1 2022 dan terjebak di posisi ke-11 klasemen sementara.
Tentunya, hasil minor Persebaya Surabaya di Liga 1 2022 berbeda jauh dengan torehan Bajul Ijo di musim lalu.
Pasalnya, di Liga 1 2021 lalu, Persebaya Surabaya berhasil finis di peringkat lima besar klasemen.
Di lanjutan Liga 1 2022 ini, Persebaya Surabaya hanya meraih dua kali imbang dan satu kekalahan di tiga laga terakhirnya.

Baca juga: Gagal Menang Lawan Persebaya di Liga 1 2022, Persija Jakarta Catat 2 Rekor Buruk
Tren negatif Persebaya Surabaya di Liga 1 2022 membuat Bonek keheranan dengan tim kesayangan mereka.
Dilansir TribunWow.com dari unggahan Instagram @officialpersebaya pada Sabtu (17/12/2022), terlihat Bonek heran dengan performa Persebaya Surabaya dan mengungkit keputusan manajemen Bajul Ijo di musim ini.
Pasalnya, manajemen Persebaya Surabaya merombak pemain-pemain pentingnya di musim lalu dan mendatangkan banyak pemain muda untuk mengusung Liga 1 2022.
Namun, keputusan tersebut dinilai Bonek malah membuat Persebaya Surabaya tampil angin-anginan di Liga 1 2022 sejauh ini.
Bonek berharap Persebaya Surabaya bakal melakukan perombakan terkait pemain-pemain lokal dan pelapisnya dan berharap manajemen Bajul Ijo mempertahankan komposisi asingnya di Liga 1 2022.

Baca juga: Kecewa Persija Jakarta Gagal Libas Persebaya Surabaya, Jakmania Kritik Tajam Sosok Ini dan Manajemen
"Rombak total pelapismu ga onok sing istimewah blas jol," komentar akun @jpri22.
"Skuad paling buruk persebaya di era azrul musim ini," unggah akun @roydarussalam.
"Serangan Persebaya kurang gereget sekarang.gak kayak waktu ada davit campos arin Wiliam. Gak da yg ngosek lolos ke pertahanan lawan Jol. Piye Jol.poin jauh," tutur akun @r_efendiforce32.
"Main mu lohhh," unggah akun @ventisette_merch.
"Tonggo matian club.e menang terus. dadi rodok mangkel jol mainmu koyok ngene ae. lek gak seri kalah. di takoki proses2 ae. tapi gak ketok progres. ayo jol!! koen duduk club wingi sore. arsenal ae onok progres koen tambah ngene2 ae," komentar akun @geraldoguruh2.
"Eman pemain asing e enak, lokal grade B/C," ucap akun @staygreen1927.
"Dari 17gol yg dicetak, 14gol diantara dicetak pemain asing. 3 dari lokal, marselino+rizkiridho+owngol. Putaran kedua nek ancen pemain asinge dipertahano diusahakan rekrut lokal seng grade A/B," tutur akun @masjjal.
Baca juga: David da Silva Minta Maaf ke Persebaya seusai Jadi Pahlawan Kemenangan Persib Bandung di Liga 1 2022
Thomas Doll Ungkap 1 Kesalahan Besar Persija saat Lawan Persebaya
Kurang 1 menit saja Persija Jakarta mampu memutus rentetan hasil buruk dalam dua laga terakhirnya di Liga 1 2022.
Dilansir TribunWow.com, gawang Andritany Ardhiyasa dijebol oleh striker Persebaya Surabaya tepat laga kurang 1 menit saja.
Aktor keberhasilan Persebaya Surabaya terhindar dari kekalahan adalah striker asal Brasil, Silvio Junior.
Silvio Junior menghukum para pemain belakang Persija Jakarta yang lengah seusai mengetahui laga tinggal menyisakan 1 menit saja.
Imbasnya, gol Alfriyanto Nico di menit ke-48 tak mampu memberikan tiga poin untuk Persija Jakarta yang notabene sudah berada di depan mata.
Dikutip TribunWow.com dari Persija.id, seusai pertandingan, Thomas Doll mengungkapkan satu kesalahan besar yang dilakukan oleh Persija Jakarta.
Padahal sejatinya, Thomas Doll mengaku puas akan performa anak asuhnya di laga kontra Persebaya Surabaya sebelum kelengahan menit akhir terjadi.
“Saya senang dengan performa tim kali ini. Namun seharusnya kami sedikit lebih cerdas di menit-menit terakhir. Mungkin seharusnya mereka lebih memilih menahan bola daripada menggiring bola sampai peluit akhir dibunyikan,” ucap Thomas.
Ia menyayangkan Persija Jakarta yang kebobolan padahal laga menunjukkan tinggal 1 menit saja akan berakhir.
Terlebih, Thomas Doll menilai anak asuhnya tampil lebih mengesankan dibandingkan Persebaya Surabaya.
“Saya pikir sangat disayangkan menyia-nyiakan tiga poin secara percuma. Menurut saya tim kami layak mendapat tiga poin. Kami pun bermain lebih baik daripada mereka,” ujar Thomas.
Dan di akhir statementnya, Thomas Doll menjelaskan satu kesalahan besar yang dilakukan anak asuhnya di laga kontra Persebaya Surabaya.
Satu kesalahan besar yang dilakukan oleh Persija Jakarta adalah gagal mencatatkan gol lebih dari satu padahal sudah unggul sejak menit ke-48.
“Ini kesalahan kami tidak mencetak gol lebih dari satu dan tidak dapat menahan bola di menit terakhir. Kemasukan gol penyeimbang di detik terakhir bagi kami terasa seperti kekalahan,” kata Thomas lagi. (TribunWow.com)
Baca juga berita lain terkait Liga 1