Breaking News:

Piala Dunia 2022

Brasil Dihujat karena Joget Selebrasi di Piala Dunia 2022, Lucas Paqueta Bantah Bertujuan Hina Musuh

Pro kontra muncul terkait aksi para pemain Timnas Brasil berjoget ria saat selebrasi mencetak gol.

Instagram/@cbf_futebol
Lucas Paqueta joget melakukan selebrasi ketika mencetak gol lawan Korea Selatan di Piala Dunia 2022 Qatar. 

TRIBUNWOW.COM - Ada pihak yang senang dan tidak senang terhadap aksi para pemain Timnas Brasil melakukan joget atau tarian sebagai selebrasi seusai mencetak gol di Piala Dunia 2022 Qatar.

Pada saat mengalahkan Korea Selatan (Korsel) dengan skor akhir 4-1, beberapa pemain Timnas Brasil tampak asyik berkumpul sambil memeragakan jogetan mereka.

Dikutip TribunWow dari espn, gelandang tengah Brasil, Lucas Paqueta membantah hal tersebut ia lakukan untuk merendahkan lawan mereka.

Baca juga: Kondisi Pele seusai Divonis Kanker Usus hingga Alami Infeksi Pernapasan, Tetap Dukung Brasil di RS

"Tarian itu adalah simbol, cara simbolis menunjukkan kebahagiaan kami mencetak gol," kata Paqueta.

"Kami tidak melakukan itu untuk merendahkan, kita tidak melakukannya di depan lawan," ujarnya.

Paqueta menyampaikan, joget selebrasi adalah momen di mana Brasil merayakan gol yang mereka cetak.

Paqueta menegaskan dirinya dan rekan-rekannya di Brasil akan terus melakukan aksi joget selebrasi.

Seorang pakar sepak bola sekaligus eks manajer Nottingham Forest F.C, Roy Keane merasa seperti menonton acara dansa di televisi saat melihat pertandingan Brasil lawan Korsel pada Selasa (6/12/2022).

Seperti yang diketahui pada pertandingan melawan Korsel, Brasil mencetak gol sebanyak empat kali dan memperlihatkan jogetan yang berbeda-beda.

Bahkan Manajer Brasil yakni Tite sempat ikut serta merayakan gol ketiga Brasil dengan melakukan joget burung dara alias pigeon dance khas Richarlison.

"Saya tidak pernah melihat begitu banyak tarian," kata Roy Keane.

"Ini seperti menonton Strictly (Strictly Come Dancing/acara dansa di televisi Inggris). Saya tidak dapat percaya apa yang saya lihat," ujarnya.

"Saya tidak menyukai ini. Orang-orang bilang itu adalah budaya mereka. Tetapi saya rasa itu sangat tidak menghormati lawan," sindir Roy Keane.

"Empat gol dan mereka melakukannya setiap kali (gol)," ujarnya.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved