Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Minta Bantuan India untuk Atasi Sanksi Barat yang Kian Mencekik Buntut Perang Ukraina

Rusia diketahui telah memberi daftar permintaan kebutuhan pada India buntut sanksi global yang membatasi akses ekspor-impor negaranya.

AFP/MONEY SHARMA
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) disambut Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) di New Delhi, India, pada 2021. Terbaru, Rusia meminta bantuan India untuk memenuhi kebutuhannya selama sanksi akibat perang Ukraina masih menjeratnya, Selasa (29/11/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Rusia dikabarkan telah meminta India untuk menjual setidaknya 500 produk berbeda yang sangat dibutuhkannya.

Dilansir TribunWow.com, hal ini dilakukan lantaran Rusia tak bisa lagi secara bebas membeli kebutuhannya akibat terkekang sanksi internasional yang dijatuhkan sebagai konsekuensi invasi di Ukraina.

Dikutip dari empat sumber yang mengetahui permintaan tersebut, daftar kebutuhan Rusia antara lain suku cadang untuk mobil, pesawat terbang, dan kereta api.

Baca juga: Ingin Dianggap Pemberani, Mantan Pejabat Rusia Justru Minta Dimasukkan Dalam Daftar Musuh Negara

Seperti dilaporkan The Moscow Times, Selasa (29/11/2022), sebuah sumber menyebutkan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia meminta perusahaan India untuk memberikan daftar bahan baku dan peralatan yang mereka butuhkan.

Sebuah sumber di industri penjualan mobil Rusia mengatakan bahwa kementerian telah mengirimkan daftar 14 halaman suku cadang mobil yang diperlukan .

Di antaranya termasuk komponen mesin seperti piston, pompa oli dan koil penyalaan, serta bumper dan sabuk pengaman ke kementerian dan lembaga negara internasional, termasuk India.

Rusia dilaporkan juga meminta 41 item untuk pesawat dan helikopter, termasuk komponen peralatan, bahan bakar, komunikasi, dan sistem pemadam kebakaran.

Baca juga: Media Rusia Sebut Indonesia dan Jokowi Berusaha Selamatkan Putin dari Target Bully AS dkk di KTT G20

Permintaan tersebut dibuat beberapa minggu sebelum kunjungan Menteri Luar Negeri India Subrahmanyam Jaishankar ke Rusia awal bulan ini.

Karena Moskow sejauh ini tetap menjadi pemasok senjata terbesar India, New Delhi menghindari secara eksplisit mengutuk Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Selama kunjungannya, Jaishankar menyatakan kesediaannya untuk meningkatkan ekspor ke Rusia.

Tetapi beberapa perusahaan India menyatakan keprihatinannya akan menjadi sasaran pemerintah Barat untuk berdagang dengan Rusia.

"Ada keragu-raguan di kalangan eksportir terutama pada barang-barang yang dikenai sanksi," kata Ajay Sahai, direktur jenderal Federasi Organisasi Ekspor India.

Terkait hal ini, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Rusia, serta Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan India dan kantor Perdana Menteri India, tidak segera memberikan tanggapan saat diminta berkomentar.

Baca juga: Kyiv dalam Kegelapan setelah Serangan Rusia, Presiden Ukraina Zelensky Salahkan Wali Kota

Pengusaha India Manfaatkan Konflik Rusia dan Ukraina

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved