Breaking News:

Polisi Tembak Polisi

Alasan Jaksa Erna Normawati yang Garang Cecar Putri Candrawathi Didepak dari Kasus Brigadir J

Jaksa Penuntut Umum Erna Normawati yang terkenal agresif di persidangan kasus Brigadir J dikabarkan telah diganti.

Tangkap Layar YouTube Kompas TV, Tribunnews/Irwan Rismawan
Kolase Jaksa Erna Normawati di PN Jakarta Selatan, Kamis (20/10/2022) (kiri), dan Putri Candrawathi saat menjalani sidang dakwaan kasus pembunuhan berencana Brigadir J di PN Jakarta Selatan, Kamis, (kanan). 

TRIBUNWOW.COM - Nama jaksa penuntut umum (JPU) Erna Normawati mulai dikenal publik saat menangani kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Dengan suara yang lantang, ia beberapa kali mencecar terdakwa maupun saksi, dan dengan keras menolak eksepsi terdakwa Putri Candrawathi.

Namun seperti dilansir TribunWow.com, Erna Normawati kini tak terlihat lagi dalam berbagai sidang lanjutan kasus Brigadir J di Pengadilan Jakarta Selatan.

Baca juga: Kena Sindir Pengacara Brigadir J Gegara Dicolek Putri Candrawathi, Ini Dalih Febri Diansyah

Kepala Pusat Penerangan dan Hukum Kejaksaan Agung Ketut Sumedana membenarkan bahwa Erna Normawati tak lagi menangangi kasus tersebut.

Namun ia membantah bahwa tidak adanya jaksa tersebut bisa dikaitkan dengan persepsi negatif.

Menurut Ketut, jaksa Erna Normawati dipindahtugaskan karena memiliki fungsi yang lebih penting pada kasus lain.

"Iya betul, kalau ada pekerjaan yang lebih penting, tentunya kita rolling," terang Ketut dikutip KOMPAS TV, Kamis (24/11/2022).

Sementara itu, keluarga Brigadir J yang diwakili sang pengacara, Martin Lukas Simanjuntak, berharap jaksa Erna Normawati kembali menangani kasus mereka.

Menanggapi hal ini, Ketut menyatakan bahwa posisi jaksa dalam sebuah kasus disesuaikan dengan kemampuan mereka dan bukannya permintaan.

Menurut Ketut, pemimpin pengadilan lebih mengenal dan mengetahui potensi para jaksa tersebut.

"Orang-orang ini yang ditunjuk punya kapasitas kemampuan, keahlian yang berbeda-beda, pimpinan lebih tahu berdasarkan evaluasi," lanjutnya.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang digelar Kamis (20/10/2022). JPU menanggapi eksepsi dari Putri Candrawathi alias PC.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang digelar Kamis (20/10/2022). JPU menanggapi eksepsi dari Putri Candrawathi alias PC. (YouTube Kompastv)

Baca juga: Ferdy Sambo Disebut Sangat Marah saat Jaksa Bahas PC, Pakar Ekspresi: Menunjukkan Ketidaksetujuan

Hal ini turut menjadi sorotan Ketua Umum Peradi Otto Hasibuan yang menilai pencopotan Erna Normawati bisa menimbulkan persepsi buruk di ranah publik.

"Ya memang saya dengar di luaran ada mengatakan bahwa ada 1 tim Jaksa katanya, tiba-tiba tidak lagi menjadi Jaksa di dalam kasusnya PC (Putri Candrawathi) ya kan gitu ya, terus terang saja saya nggak tahu backgroundnya kenapa. Apakah dia sakit, apakah dipindah ke luar kota ya," ucap Otto Hasibuan dikutip kanal YouTube KOMPASTV Rabu (23/11/2022).

"Tapi kalau memang itu, keluarnya itu tidak dijelaskan pada masyarakat, mungkin ini juga menjadi pemikiran yang negatif juga dari masyarakat, kenapa ya?"

Halaman
123
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved