Persib Bandung
Persib Bandung Butuh Ujung Tombak Lokal: Peluang Rekrut Ramadhan Sananta Tipis, Barter Ezra Walian?
Persib Bandung membutuhkan ujung tombak lokal untuk mengarungi sisa laga Liga 1 2022/2023.
Penulis: Khistian Tauqid Ramadhaniswara
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Persib Bandung membutuhkan ujung tombak lokal untuk mengarungi sisa laga Liga 1 2022/2023.
Apalagi Persib Bandung hanya memiliki satu pemain berposisi natural sebagai penyerang utama, yakni David da Silva.
Persib Bandung tentu tidak bisa terus mengandalkan sosok David da Silva di lini serang.

Baca juga: Beckham Putra Sukses Lampaui sang Kakak Gian Zola di Persib Bandung? Cek Perbedaan Statistiknya
Mengingat David da Silva berpotensi mengalami cedera atau akumulasi kartu hingga harus absen dari Persib Bandung.
Otomatis Persib Bandung bakal menerapkan skema false nine jika tampil tanpa David da Silva.
Persib Bandung pernah memasang sosok sayap kanan asal Brasil, Ciro Alves sebagai ujung tombak.
Namun karakter permainan Ciro Alves tidak cocok untuk menjadi ujung tombak.
Oleh karena itu, Persib Bandung harus mendatangkan penyerang lokal untuk menjadi pelapis David da Silva.
Sosok wonderkid PSM Makassar, Ramadhan Sananta santer dikait-kaitkan dengan Persib Bandung.
Apalagi setelah Ramadhan Sananta dua kali menjebol gawang Persib Bandung pada pertandingan pekan ke-7.
Dilansir TribunWow.com dari transfermarkt.com pada Minggu (30/10/2022), statistik Ramadhan Sananta dapat diketahui.
Total Ramadhan Sananta sudah mengoleksi tiga gol dalam tujuh pernampilannya bersama PSM Makassar.
Ditambah lagi Ramadhan Sananta kini berlabel Timnas Indonesia, wajar Persib Bandung bisa kepincut.
Rumor merapatnya Ramadhan Sananta ke Persib Bandung akhirnya semakin liar.
Baca juga: Transfer Pemain Muda Potensial Persib Bandung, 1 Tembus Timnas Indonesia, 3 Jadi Penghangat Bench
Ramadhan Sananta kabarnya akan dibarter dengan sayap kiri Persib Bandung yaitu Ezra Walian.
Mengingat Ezra Walian kini tersisihkan di Persib Bandung setelah ditangani pelatih asal Spanyol, Luis Milla.
Ezra Walian baru tampil empat pertandingan Persib Bandung musim ini.
Bahkan Ezra Walian tak pernah tampil penuh waktu selama berseragam Persib Bandung.
Selain itu, Persib Bandung juga terlalu banyak memiliki sayap kiri.
Otomatis posisi Ezra Walian di Persib Bandung mulai terancam.
Kendati demikian, peluang Persib Bandung mendapatkan Ramadhan Sananta sangat tipis.
Pasalnya Ramadhan Sananta ingin bersama PSM Makassar hingga kontraknya habis di akhir musim.
Setelah itu, Ramadhan Sananta baru bisa memutuskan untuk menetap di PSM Makassar atau hengkang.
Patut dinantikan apakah Persib Bandung bakal mendatangkan Ramadhan Sananta atau penyerang lokal lain.

Baca juga: Persebaya Surabaya Krisis Bek Tengah? Pemain PSM Makassar Ini Bisa Jadi Opsi Pelapis Rizky Ridho
Persib Bandung Jadi Rasa Brasil
Persib Bandung rasa Brasil semakin kental di ajang Liga 1 2022, bahkan berpotensi pecahkan catatan impresif milik Ezechiel Ndoauasel.
Dilansir TribunWow.com, saat ini, Persib Bandung memutuskan memasang skema dua pemain asing asal Brasil.
Di sektor ujung tombak, Persib Bandung memilih seorang David da Silva.
Sedangkan di posisi sayap, nama Ciro Alves menjadi andalan seusai didatangkan belum lama ini dari Persikabo 1973.
Komposisi asing asal Brasil ini tentu menjadi komposisi yang belum pernah dimainkan Persib Bandung sebelumnya.
Mengingat dalam beberapa musim terakhir Persib Bandung akrab dengan duo penyerang berbeda asal negara.
Seperti di musim Liga 1 2018-2019, saat itu ada duet striker berjuluk Jonez, Jonathan Bauman dan Ezechiel Ndouasel.
Keduanya merupakan penyerang berkewarganegaraan Argentina dan juga Chad.
Meski terhitung sukses, Jonathan Bauman memutuskan hengkang yang memaksa Ezechiel Ndouassel kehilangan tandemnya.
Pada musim berikutnya, ada duet Ezechiel Ndouasel dengan Artur Gevorkyan.
Akan tetapi kembali, performa kurang apik dari Artur Gevorkyan membuatnya hanya bermain dalam 9 pertandingan dengan torehkan 3 gol.

Dan pada musim 2020-2021, era Belanda di Persib Bandung di bawah asuhan Robert Alberts semakin kental.
Di lini belakang ada sosok Nick Kuipers dan di lini depan ada seorang Geoffrey Castillion yang kala itu diduetkan dengan Wander Luiz.
Duet Geoffrey Castillion dan Wander Luiz Akhirnya harus menelan pil pahit layu sebelum berkembang seusai gelaran Liga 1 2020 dihentikan di pekan ke-4.
Padahal di gelaran Lig1 2020 dalam beberapa laga, Geuliz atau Geoffrey dan Wander Luiz tampil menawan dengan gol-gol indahnya
Sementara kini, Persib Bandung juga telah menurunkan skema duo penyerangnya yang tampil mengesankan dalam 10 pertandingan di Liga 1 2022.
Kedua penyerang tersebut tak lain adalah David da Silva dan Ciro Alves.
David da Silva saat ini telah mencatatkan 9 gol dari 10 laga Persib Bandung di musim pertama.
Atau bisa dikatakan David da Silva berpotensi besar menjadi top skor Persib Bandung dalam satu musim yang biasanya direngkuh dan hanya mencapai 15 serta 17 ggol saja.
Selain itu, secara jumlah gol, bisa jadi David da Silva lampaui Ezechiel Ndouasel yang telah berikan 40 gol dan 20 assist untuk Pangeran Biru jika terus tampil konsisten.

Di sisi lain, Ciro Alves yang saat ini tengah dalam kondisi dan performa membaiknya, berpotensi bisa saja sosoknya menjadi top skor di akhir musim nanti.
Seperti 20 gol yang ia berikan kepada Persikabo 1973 musim lalu.
Terkini, Ciro Alves mampu lesatkan 3 gol dan 1 assist untuk Persib Bandung di Liga 1 2022 dari 8 pertandingan.
Jika kondisi dan kualitas seorang Ciro Alves kembali, maka, potensi sosoknya akan menggila di Liga 1 2022 dan menjadi topskor terbuka lebar bersaing dengan rekan duetnya, David da Silva.
Selain itu, tak menutup kemungkinan rekor 40 gol King Eze akan terlampaui seorang Ciro Alves jika konsisten di setiap laga Maung Bandung.
Patut dinantikan kiprah duo Brasil di gelaran Liga 1 2022 bersama Persib Bandung.
Akankah beri kontribusi terbaiknya, atau justru malah terpuruk seusai kompetisi dihentikan.
(TribunWow.com)