Breaking News:

Liga 1

Daftar Transfer Pemain Termahal Sepanjang Masa Persija Jakarta, Krmencik Geser Rekan Setim Casemiro

Persija Jakarta selalu jor-joran mendatangkan pemain setiap bursa transfer Liga 1 dibuka.

Instagram @persija
(Dari kiri ke kanan) 4 pemain asing Persija Jakarta: Abdulla Yusuf Helal, Michael Krmencik, Hanno Behrens dan Ondrej Kudela. 

TRIBUNWOW.COM - Persija Jakarta selalu jor-joran mendatangkan pemain setiap bursa transfer Liga 1 dibuka.

Terutama merekrut pemain-pemain asing, Persija Jakarta tak pernah eman untuk mendongkrak performa tim.

Contohnya penyerang asal Ceska yaitu Michael Krmencik yang didatangkan Persija Jakarta di awal musim Liga 1 2022/2023.

Striker asing Persija Jakarta, Michael Krmencik saat sesi latihan.
Striker asing Persija Jakarta, Michael Krmencik saat sesi latihan. (Instagram @persija)

Baca juga: Persija Jakarta Miniatur Timnas U-20 Indonesia, Jakmania Berpotensi Tunggu Waktu untuk Angkat Trofi?

Persija Jakarta berani mengeluarkan dana sebesar Rp 29,5 miliar untuk merekrut Michael Krmencik dari Liga Ceska, yakni Slavia Praha.

Michael Krmencik akhirnya menjadi pemain asing termahal di Liga 1 2022/2023.

Selain itu, Michael Krmencik memecahkan rekor pemain baru paling mahal yang pernah didatangkan Persija Jakarta.

Dilansir TribunWow.com dari transfermarkt.com pada Selasa (25/10/2022), daftar pemain asing termahal Persija Jakarta dapat diketahui.

Sebelum Michael Krmencik, Persija Jakarta pernah mendatangkan bek asal Brasil bernama Alexandre Luiz Reame atau Xandao pada tahun 2019.

Persija Jakarta mendatangkan Xandao dari klub kasta kedua Liga Brasil yaitu Guarani dengan harga pasar Rp 12 miliar.

Kendati demiki pada saat itu, Persija Jakarta merekrut mantan rekan bek Manchester United, Casemiro yang sudah berstatus bebas transfer.

Baca juga: Persib Bandung Lemah di Lini Belakang, Sosok Eks Anak Didiknya yang Kini di Persija Bisa Jadi Opsi

Dengan harga yang sama, Persija Jakarta mendatangkan bek asal Brasil bernama Jaimerson Xavier pada tahun 2017.

Posisi keempat ada gelandang tengah asal Amerika bernama Oliver Makor yang sempat menghebohkan pendukung Persija Jakarta.

Oliver Makor direkrut Persija Jakarta dengan bandrol harga Rp 11,3 miliar pada tahun 2010.

Pemain asing kelima termahal yang pernah menjadi bagian dari Persija Jakarta adalah gelandang bertahan asal Korea Selatan, Hong Soon-hak.

Persija Jakarta menggaet Hong Soon-han yang memiliki harga pasar Rp 10 miliar di tahun 2015.

Gelandang asal Jerman, Hanno Behrens ternyata juga masuk lis pemain asing termahal Persija Jakarta yang bergabung di awal musim Liga 1 2022/2023.

Persija Jakarta menebus Hanno Behrens dari klub kasta kedua Liga Jerman, Hansa Rostock.

Bergabungnya Hanno Behrens membuat karakter pemainan Persija Jakarta sangat kental.

Berikut daftar pemain termahal Persija Jakarta sepanjang masa:

1. Michael Krmencik: Rp 29,55 miliar.

2. Xandao: Rp 12,17 miliar (Bebas transfer)

3. Jaimerson Xavier: Rp 12,17 miliar

4. Oliveir Makor: Rp 11,30 miliar (Bebas transfer)

5. Hong Soon-hak: Rp 10,43 miliar

6. Hanno Behrens: Rp 9,56 miliar (Biaya tebus Rp 3,48 miliar)

Pemain asing baru Persija, Alexandre Luiz Reame (Xandao) diperkenalkan di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2019)
Pemain asing baru Persija, Alexandre Luiz Reame (Xandao) diperkenalkan di Kantor Persija, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (30/8/2019) (BOLASPORT.COM)

Baca juga: Tak Cuma Ricky Cawor, Sosok Penting Persija Ini Juga Menghilang dan Dicari-cari The Jakmania

Transfer Sukses Persija Jakarta Berlanjut?

Persija Jakarta diprediksi kuat bakal menambah kedalaman skuadnya terutama di sektor gelandang tengah, 2 pemain milik PSS Sleman dan Bhayangkara FC bisa jadi targetnya.

Dilansir TribunWow.com, meski memiliki kedalaman skuad mewah dan berlabel Timnas Indonesia, namun Persija Jakarta masih memiliki lubang menganga di sektor tengah.

Seperti diketahui, dalam 10 pertandingan Persija Jakarta, sosok Syahrian Abimanyu dan Hanno Behrens berikan peran siginifikan di lini tengah Macan Kemayoran.

Terbukti, 3 assist di catatkan oleh Syahrian Abimanyu, sedangkan Hanno Behrens mampu berikan 3 gol untuk Persija Jakarta.

Keduanya bisa dikatakan sebagai transfer sukses Persija Jakarta dalam dua musim terkini.

Jika keduanya absen, maka lubang menganga di sektor tengah Persija Jakarta begitu terasa.

Peran memungkinkan ada di Hanif Sjahbandi sosok yang memang bisa menjadi gelandang tengah dari posisi aslinya yang merupakan gelandang bertahan sekaligus memiliki jam terbang menjanjikan.

Namun, perbedaan karakter yang mencolok dari Hanif Sjahbandi dan Hanno Behrens serta Syahrian Abimanyu jadi kendala.

Pasalnya, Hanif Sjahbandi lebih berkarakter lugas sedangkan sosok Syahrian Abimanyu serta Hanno Behrens lebih bermain dengan gaya stylish.

Umpan dari kaki ke kaki dan true pass menusuk ke pertahanan lawan menjadi karakteristik permainan Syahrian Abimanyu dan Hanno Behrens yang sulit diperankan Hanif Sjahabandi.

Di sisi lain, secara karakter permainan, sejatinya Persija Jakarta masih memiliki sosok Braif Fatari yang memang setipikal dengan Syahrian Abimanyu maupun Hanno Behrens.

Namun, performa yang tak kunjung membaik membuat Persija Jakarta tak bisa jika hanya andalkan Braif Fatari.

Pemain muda Persija Jakarta, Braif Fatari.
Pemain muda Persija Jakarta, Braif Fatari. (Instagram @braiffatari12)

Hal itu dapat dibuktikan dari jarangnya Braif Fatari mendapatkan panggilan Timnas Indonesia tak seperti beberapa waktu silam.

Sedangkan nama lainnya seperti Resa Aditya, Raka Cahyana, dan Dony Tri Pamungkas merupakan sosok gelandang namun memiliki spesifikasi lain di posisi winger.

Untuk selesaikan permasalahan itu, maka Persija Jakarta sudah seharusnya mendatangkan sosok gelandang tengah bertipikal sama layaknya Syahrian Abimanyu dan Hanno Behrens untuk menambah kedalaman skuadnya.

Dan dua nama yang memungkinkan untuk mengisi pos tersebut tak lain berasal dari gelandang PSS Sleman dan Bhayangkara FC, Hambali Tolib serta TM Ichsan.

Untuk nama Hambali Tolib, sosoknya kini tengah dipinjamkan PSS Sleman ke Borneo FC.

Posisinya yang merupakan gelandang serang bisa saja untuk menambah kedalaman skuad terutama melapisi sosok Hanno Behrens.

Sedangkan Braif Fatari lebih diperankan sebagai gelandang tengah untuk menjadi pelapis Syahrian Abimanyu.

Sementara untuk TM Ichsan, sejatinya nama gelandang asal Bhayangkara FC itu sudah tak asing bagi Persija Jakarta.

Hambali Tolib resmi berseragam Persebaya Surabaya, Rabu (22/1/2020)
Hambali Tolib resmi berseragam Persebaya Surabaya, Rabu (22/1/2020) (Persebaya.id)

Mengingat nama TM Ichsan pernah masuk menjadi bidikan Persija Jakarta di bursa transfer beberapa musim lalu.

Sosoknya bisa mengisi kedalaman skuad sebagai pelapis berpengalaman untuk Syahrian Abimanyu.

Lantas, bagaimana peluang Persija Jakarta jika akan mendatangkan Hambali Tolib atau TM Ichsan dari PSS Sleman dan Bhayangkara FC?

Dikutip TribunWow.com, peluang Persija Jakarta untuk mendatangkan Hambali Tolib atau TM Ichsan terbuka lebar.

Pasalnya, kontrak Hambali Tolib bersama PSS Sleman akan berakhir pada 31 Maret 2023.

Sementara untuk TM Ichsan, pemain berusia 24 tahun itu juga memiliki potensi kuat untuk diboyong oleh Persija Jakarta karena minimnya menit bermain bersama Bhayangkara FC.

Kontraknya yang akan usai pada akhir musim diprediksi tak akan menjadi batu sandungan bagi Persija Jakarta jika kembali meminatinya.

Patut dinantikan akankah satu di antara Hambali Tolib atau TM Ichsan akan didatangkan Persija Jakarta pada bursa transfer pertengahan musim Liga 1 2022. (TribunWow.com)

Baca Berita Terkait

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Liga 1Persija JakartaMichael KrmencikAlexandre Luiz Reame XandaoCasemiroJaimerson XavierHanno Behrens
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved