Liga 1
Persib Bandung dan PSIS Semarang Butuh Striker Lokal Garang? Mesin Gol Sulut United Bisa Jadi Opsi
Persib Bandung dan PSIS Semarang saat ini tengah dipusingkan striker lokal garang, bomber Sulut United ini bisa jadi opsinya.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Persib Bandung dan PSIS Semarang saat ini tengah dipusingkan dengan tak adanya striker lokal garang pelapis bagi striker utama mereka di gelaran Liga 1 2022.
Dilansir TribunWow.com, Persib Bandung dan PSIS Semarang masih bergantung dengan sang striker utama di lini depan masing-masing.
Persib Bandung masih bergantung banyak kepada David da Silva.
Sementara PSIS Semarang masih kesulitan jika tanpa Carlos Fortes di lini depan.
Baca juga: Bobotoh Dibuat Rindu Bukan Kepalang dengan Persib Bandung, sampai Dibandingkan dengan Hal Unik Ini
Hal ini tentunya menjadi pekerjaan rumah besar bagi Persib Bandung dan PSIS Semarang.
Mengingat, jika David da Silva dan Carlos Fortes absen, praktis pelatih kedua tim harus putar otak untuk mencari sosok penggantinya.
Menilik kedalaman skuad yang ada, Persib Bandung malah tak menyisakan satu striker pelapis di lini depan pengganti David da Silva.
Persib Bandung bakal memasang Ezra Walian untuk mensiasati jika David da Silva absen.
Namun, hal itu tak bisa menjamin berhasil mengingat insting gol predator milik Ezra Walian saat ini terlihat mulai luntur.
Hal itu tak terlepas dari kerap dimainkannya Ezra Walian di posisi sayap maupun gelandang serang.

Baca juga: Mohammed Rashid Dapat Kontrak Mencengangkan di Smouha SC, Tanda Persib Bandung Salah Buang Pemain?
Sementara untuk PSIS Semarang, klub kebanggaan Snex-Panser itu memiliki empat striker yang terdiri dari tiga pemain muda dan satu striker berpengalaman.
Ketiga nama striker muda PSIS Semarang adalah Farrel Arya, Gusti Setiawan dan Bahril Fahreza.
Sedangkan satu striker senior yakno penyerang asal Papua, Titus Bonai.
Untuk ketiga striker muda, minimnya kesempatan menit bermain jadi dasar ketiganya belum bisa menjadi pelapis Carlos Fortes.
Terlebih, ketiganya terhitung masih minim pengalaman.
Sementara Titus Bonai saat ini belum juga unjuk kualitasnya.
Hal itu tak terlepas dari posisi aslinya yang sejatinya lebih ke winger.
Untuk mengurangi permasalahan pelik di lini depan Persib Bandung dan PSIS Semarang, ada satu striker di Liga 2 2022 yang bisa jadi opsi karena tengah menuai performa apik bersama Sulut United.
Sosok tersebut tak lain adalah Eksel Runtukahu.
Lantas, siapakah sosok Eksel Runtukahu?
Sosok Eksel Runtukahu saat ini bermain untuk Sulut United.
Namanya masih belum banyak diketahui karena ia belum pernah membela satu tim besar di Liga Indonesia.
Tercatat ia baru membela Persmin Minahasa dan juga Kalteng Putra.
Saat ini, bersama Sulut United, striker berusia 24 tahun itu mampu bukukan 5 gol dari 4 pertandingan di Liga 2 2022.
Jika konsisten, sosoknya diprediksi jadi penantang top skor Liga 2 2022.
Bahkan, bisa jadi intaian tim-tim besar di Liga 1 2022 pada bursa transfer pertengahan musim.
Profil Eksel Runtukahu
Dikutip TribunWow.com dari Transfermarkt, berikut profil lengkap Eksel Runtukahu:
Nama Lengkap : Eksel Timothy Joseph Runtukahu
Tanggal Lahir : 2 September 1998
Tempat Kelahiran : Tondano, Indonesia
Usia : 24 Tahun
Tinggi : 1,75 m
Kewarganegaraan : Indonesia
Posisi : Penyerang Tengah/Centre Forward
Kaki : Kanan/Right
Klub saat ini : Sulut United FC
Bergabung : 1 Juli 2019
Kontrak Berakhir : 25 Maret 2023
Mantan Pemain Persib Bandung dan Arema FC Jadi Penghangat Bench PSS Sleman
Bek PSS Sleman yang juga eks Persib Bandung dan Arema FC, Purwaka Yudhi alami nasib tak mengenakan di usia senjanya sebagai pesepakbola.
Dilansir TribunWow.com, sejatinya, PSS Sleman mendatangkan Purwaka Yudhi untuk bernostalgia dengan Seto Nurdiantoro seperti saat membela PSIM Yogyakarta.
Purwaka Yudhi resmi diperkenalkan sebagai penggawa anyar PSS Sleman per 6 Juni 2022.
Bek berusia 38 tahun itu resmi didatangkan dari PSM Makassar dengan status bebas transfer.
Baca juga: Nganggur seusai Diparkir Musim Lalu, Eks PSIS Bisa Jadi Pengganti Chagas di PSS, Ini 2 Kelebihannya
Diprediksi bakal jadi leader dan pemain andalan layaknya saat dibesut Seto Nurdiantoro di PSIM Yogyakarta, Purwaka malah mendapatkan kiprah yang berbanding terbalik.
Seto Nurdiantoro malah sering mencadangkannya dan tercatat baru memainkan satu laga bersama PSS Sleman di Liga 1 2022.
Padahal, Purwaka Yudhi sebenarnya memiliki rekam jejak dan kiprah yang tak perlu diragukan lagi kualitasnya.
Klub-klub besar seperti Arema FC dan Persib Bandung pernah merasakan kiprah pemain kelahiran Muara Jaya, Sumatera Selatan tersebut.
Bersama Arema FC, Purwaka Yudhi tercatat berikan satu gelar turnamen pramusim Piala Presiden 2018.

Baca juga: Suporter Persis, PSS hingga PSIM Sepakat Berdamai, Sinyal Fan Persib-Persija Segera Menyusul Islah?
Di sisi lain, sebenarnya, performa Purwaka Yudhi musim lalu di Liga 2 2021 bersama PSIM Yogyakarta terhitung menawan.
Total, Purwaka Yudhi mampu mencatatkan 8 laga dan hanya catatkan 1 kartu kuning bersama PSIM Yogyakarta, dengan total menit bermain sebanyak 619 menit bermain.
Menarik dinantikan akankah Seto Nurdiantoro kembali berikan kesempatan Purwaka Yudhi menit bermain di usianya yang telah senja?
Atau justru ia semakin tenggelam di bench PSS Sleman di gelaran Liga 1 2022.
(TribunWow.com/Adi Manggala S)