Breaking News:

Tragedi Arema FC Vs Persebaya

Detik-detik Aremanita Selamat namun Kehilangan Suami dan Balitanya dalam Insiden di Kanjuruhan

Aremanita kehilangan suami dan anak balitanya di insiden mengerikan seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

istimewa via TribunJatim.com
Suasana salah satu tribun di stadion Kanjuruhan yang penuh gas air mata usai laga Arema FC vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022). Media asing Nytimes menyoroti kontroversi tembakan gas air mata yang dilontarkan pihak kepolisian ke arah penonton. 

TRIBUNWOW.COM - Seorang  Aremanita menceritakan detik-detik pilunya setelah kehiangan suami dan anak balitanya dalam insiden mengerikan seusai laga Arema FC kontra Persebaya Surabaya, di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022).

Dilansir TribunWow.com, Aremanita bernama Elmiati (33) harus kehilangan sang suami Rudi Harianto dan anak bungsunya M Firdi Prayogo (3) yang menjadi korban jiwa dalam momen mengerikan insiden seusai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya.

Dalam kisahnya, Elmiati menceritakan detik-detik di saat sang suami dan balitanya gagal menyelamatkan diri dari insiden di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang tersebut.

Bermula saat keduanya menonton laga Arema FC vs Persebaya Surabaya di Gate 13 Stadion Kanjuruhan.

Baca juga: Luis Milla Kebingungan, 1 Masalah Besar Menanti Persib Bandung Imbas Insiden Laga Arema Vs Persebaya

Ketiganya terpisah saat mencoba keluar melalui lorong pintu keluar stadion.

Nahas, Elmiati yang berhasil menyelamatkan diri dari insiden mengerikan itu tak bisa kembali bersua suami dan putranya.

Suami dan anak balitanya diduga tewa karena terhimpit massa kerumunan suporter yang hendak menghindari gas air mata di dalam stadion.

Seinget Elmiati, awal insiden nahas itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB.

Seusai laga, para pemain kedua belah pihak bergegas berlari menuju ruang ganti pemain seusai mengetahui beberapa Aremania berlarian menuju ke tengah lapangan Stadion Kanjuruhan.

Seketika, masssa yang turun semakin banyak dan membuat aparat keamanan menghalau dengan segala upaya agar tak terjadi hal-hal yang tak diinginkan.

Imbasnya, gas air mata yang entah darimana berasal menyongsong tribun 13 tempat dimana Elmiati, suami dan anak balitanya berada.

Kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas.
Kericuhan suporter Arema FC yang bentrok melawan polisi buntut kekalahan Arema FC dalam pertandingan Liga 1 melawan Persebaya Surabaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022) malam. Dalam bentrok ini polisi menembakkan gas air mata dan 127 suporter termasuk 2 polisi dilaporkan tewas. (YouTube Kompastv)

Baca juga: Ciro Alves Unggah Foto Kenangan di Kanjuruhan saat Persib Kontra Arema, Bobotoh Banjiri Postingannya

"(Lontaran bola gas air mata) iya ke arah tribun. Lontaran itu masuk ke kerumunan penonton. Suami saya mengajak pulang; ayo pulang aja selak adik keno gas (keburu anak terkena gas). Posisi itu sudah ricuh," ujarnya dikutip TribunWow.com dari TribunJatim.com (Grup SURYAMALANG.COM) di kediamannya, kawasan Blimbing, Malang, Senin (3/10/2022).

Mengetahui lontaran gas air mata pekat menyongsong tribun mereka, ketiganya bergegas untuk pergi melalui tangga tribun.

Bukan hanya Elmiati, para Aremania yang satu tribun dengannya juga satu pemikiran.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved