Breaking News:

Pilpres 2024

Berita Ridwan Kamil: Santer Diisukan akan Masuk Golkar, Pengamat Sebut Peluang Pilpres dan Pilkada

Pengamat menyoroti langkah politik Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil diisukan telah merapat ke Partai Golkar.

Penulis: Noviana Primaresti
Editor: Rekarinta Vintoko
Isnaini/MTQ – Tim Publikasi Diskominfo Indramayu
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Suntana menghadiri acara Bakti Sosial bersama dengan Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar yang diselenggarakan di lapangan pantai Karangsong pada Kamis, (15/9/2022). Terbaru, Ridwan Kamil diisukan merapat ke Golkar, ini kata pengamat, Jumat (30/9/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikabarkan telah mengisyaratkan untuk bergabung dengan Partai Golkar.

Dilansir TribunWow.com, pengamat politik pun mengimbau agar Ridwan Kamil segera merapat ke partai demi karier politiknya di masa mendatang.

Pasalnya, Ridwan Kamil yang elektabilitasnya kian meroket, perlu mempertimbangkan peluangnya dalam Pilkada maupun Pilpres.

Baca juga: Berita Ridwan Kamil - Elektabilitas Melonjak hingga Dapat Pujian dari Prabowo: Patut Diperhitungkan

Sebagaimana diketahui, Ridwan Kamil termasuk dalam empat besar kandidat capres dalam sejumlah survei.

Hampir seri dengan Menparekraf Sandiaga Uno, Ridwan Kamil juga digadang-gadang menjadi cawapres pilihan.

Namun, namanya menjadi dominan kala dijagokan untuk menggantikan Anies Baswedan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.

Karena itulah, sejumlah parpol dikabarkan telah berlomba-lomba hendak meminang Ridwan Kamil, termasuk partai Golkar.

"RK sebaiknya memang segera masuk parpol tanpa perlu terlalu banyak pertimbangan dan ragu-ragu. Sebab, karier politik RK di masa depan tetap butuh partai," kata pengamat politik Hasan Nasbi dikutip Kompas.com, Jumat (30/9/2022).

Pendiri Cyrus Network itu mewanti-wanti agar Ridwan Kamil tak ragu dalam mengambil keputusan.

Pasalnya, partai yang disasar akan melihat Ridwan Kamil hanya ingin menumpang agar bisa membesarkan karier tanpa berkontribusi pada partai.

"Sekadar menjajaki peluang untuk dapat tiket pada pilpres atau pilkada saja," ucap Hasan Nasbi.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendesak agar kasus penimbunan bansos di Depok, Jawa Barat segera diusut, Selasa (2/8/2022).
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendesak agar kasus penimbunan bansos di Depok, Jawa Barat segera diusut, Selasa (2/8/2022). (Tangkapan Layar YouTube KOMPASTV)

Baca juga: Berita Ridwan Kamil: Dipasangkan dengan Ganjar Pranowo dan Digadang Jadi Cawapres 2024 Versi Survei

Terkait isu Ridwan Kamil hendak bergabung dengan partai tertentu, sang pengamat justru mendukung.

Ia menilai karateristik Ridwan Kamil cocok dengan Golkar, Nasdem, atau Demokrat.

"Kalau secara karakter, pemikiran, dan aspek teknokratisme, RK cocok bergabung dengan Partai Golkar. Kalau secara ideologi, cocok sama partai-partai nasionalis di tengah, seperti Golkar, Nasdem, atau Demokrat," tutur Hasan Nasbi.

Sementara itu, ia menilai Ridwan Kamil hanya akan bisa maju sebagai cawapres di Pilpres 2024.

Namun di kancah Pilkada, nama Ridwan Kamil dinilai akan moncer menjadi calon Gubernur DKI selanjutnya.

"Kalaupun tidak mendapatkan tiket untuk pilpres, RK masih bisa berlaga di Pilkada Jawa Barat sekali lagi atau bisa juga pindah menjajal Pilgub DKI Jakarta," tutur Hasan Nasbi.

"Secara karakter, RK itu pemimpin urban, jadi Jakarta cocok buat dia. Dengan demikian, karier politik RK masih akan bersinar."

Di sisi lain, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menyatakan bahwa partainya dengan Ridwan Kamil masih lancar berkomunikasi.

Ia pun mengaku belum bertemu langsung dengan Ridwan Kamil belakangan ini, pun mengetahui apakah sang Gubernur akan bergabung ke partainya.

"Komunikasi kan jalan terus. Belum (bertemu) dalam waktu dekat ini. Nanti kita lihat ke depan ya," terang Airlangga di Jakarta Convention Center, Kamis (29/9/2022).

Terkait hal ini, Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Ace Hasan Saydzily mengaku akan menyambut baik jika Ridwan Kamil bergabung ke partainya.

"Tentu kami sangat terbuka jika memang Pak Emil bergabung dengan Partai Golkar," tegas Ace saat ditemui di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (28/9/2022).

"Ya Pak Emil sangat terbuka untuk berdiskusi dengan kita tentang banyak hal, termasuk tentang politik,"tandasnya.

Baca juga: Berita Ridwan Kamil - Diperhitungkan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat: Beliau Akhirnya Memahami

Didukung Jadi Gubernur DKI Jakarta Menurut Hasil Survei

Selain dalam kancah Pilpres 2024, nama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil juga masuk perhitungan sebagai calon Gubernur DKI Jakarta.

Dilansir TribunWow.com, dalam survei yang digelar lembaga Nusantara Strategic Network (NSN), Ridwan Kamil masuk menjadi figur yang diunggulkan.

Menanggapi hal ini, Ridwan Kamil mengaku masih enggan berspekulasi, dan menyinggung tiga skenario politik.

Baca juga: Berita Ridwan Kamil - Diperhitungkan Prabowo Subianto, Gubernur Jawa Barat: Beliau Akhirnya Memahami

Ditemui di Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, Senin (26/9/2022), Ridwan Kamil menyebut potensi Jabar periode kedua, Pilkada DKI 2023, dan Pilpres 2024.

"Kalau ngomongin politik bicaranya ada tiga pintu. Nasional juga sedang terjadi dinamika jadi jawaban itu pasti terjadi di detik terakhir, enggak bisa jauh hari," terang Ridwan Kamil dikutip Kompas.com.

"Jadi enggak hanya DKI, kalau melihat apakah periode kedua gubernur mau di mana, bisa di Jabar lagi, atau provinsi lain. Menurut aturan pemilu kan boleh saja."

"Kan belum ada tawaran (Pilkada DKI) itu mah ada orang memperbincangkan. Mana yang dipilih oleh seorang Ridwan Kamil gak bisa dipilih sekarang, semua yang begitu mah pengalaman saya menjelang menjelang menjelang lah," tandasnya.

Sementara itu, dikutip dari laman chartapolitika.com, nama Ridwan Kamil juga masuk dalam jajaran calon wakil presiden.

Namun, Ridwan Kamil yang mendapat suara 20,8 persen, bersaing tipis dengan Menparekraf Sandiaga Uno yang mendapat suara 22,3 persen.

Elektabilitas keduanya jauh tinggi melebihi kandidat-kandidat lain seperti Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono dengan suara 7,2 persen dan Menteri BUMN Erick Thohir 6,1 persen.

Hasil survei Charta Politika terkait elektabilitas wakil presiden, Kamis (22/9/2022). Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menduduki peringkat teratas.
Hasil survei Charta Politika terkait elektabilitas wakil presiden, Kamis (22/9/2022). Menparekraf Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menduduki peringkat teratas. (Laman chartapolitika.com)

Baca juga: Ridwan Kamil Ungkap Tujuan Ucap Pantun Berisi Doa Prabowo Jadi Presiden: Doa Bagus Buat Kebaikan

Ridwan Kamil dan Sandiaga Uno kembali bersaing ketat saat dipasangkan dengan Ganjar.

Dalam simulasi survey 4, pasangan Ganjar-Sandiaga mendapat suara hingga 34,7 persen.

Sementara itu, Ganjar dan Ridwan Kamil mendapat suara yang hampir sama, yakni 34,4 persen.

Namun jika dilihat dari data-data sebelumnya, popularitas Ridwan Kamil cenderung menanjak dari waktu ke waktu.

Sementara nama Sandiaga justru makin menurun popularitasnya di mata publik.

Adapun dalam survei 'Elektabilitas 10 Nama' untuk calon presiden 2024, Ridwan Kamil menduduki peringkat keempat dengan total suara 7,2 persen.

Sementara Ganjar berada di puncak diagram dengan total suara 31,3 persen.

Hasil survei Charta Politika terkait simulasi pasangan kandidat Capres dan Cawapres 2024, Kamis (22/9/2022).
Hasil survei Charta Politika terkait simulasi pasangan kandidat Capres dan Cawapres 2024, Kamis (22/9/2022). (Laman chartapolitika.com)

(TribunWow.com/Via)

Sebagian artikel ini diolah dari Kompas.com dengan judul "Prediksi Pengamat, Ridwan Kamil Cocok Masuk Golkar, Nasdem, atau Demokrat", dan "Airlangga Sebut Komunikasi Golkar dengan Ridwan Kamil Jalan Terus"

Baca berita lainnya

Tags:
Pilpres 2024Ridwan KamilPartai GolkarJawa BaratAnies BaswedanSandiaga Uno
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved