Breaking News:

Terkini Internasional

Amerika Serikat Mengaku Telah Membunuh Puluhan Warga Sipil yang Berasal dari Berbagai Negara

Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyebutkan ada 12 warga sipil yang tewas, sementara 5 orang terluka berat selama tahun 2021.

Tangkapan Layar Tribunnews.com
Ilustrasi tank milik Amerika Serikat. Departemen Pertahanan Amerika Serikat menyebutkan ada 12 warga sipil yang tewas, sementara 5 orang terluka berat selama tahun 2021. 

TRIBUNWOW.COM - Militer Amerika Serikat (AS) memberikan pengakuan telah membunuh sebanyak 12 warga sipil pada tahun 2021.

Menurut laporan dari Pentagon, Selasa (27/9/2022), hal itu terjadi di Afganistan.

Departemen Pertahanan mengatakan ada 12 warga sipil yang tewas, sementara lima orang terluka berat selama tahun 2021.

Baca juga: Presenter Amerika Jimmy Kimmel Tuai Kecaman seusai Sebut Penggemar Blackpink sebagai Anak-anak

Dikutip Today Online, kematian warga sipil disebabkan oleh operasi militer AS.

Jumlah itu juga telah dilaporkan secara resmi sebelum pasukan ditarik pada Agustus 2021.

Pentagon mengakui bertanggung jawab atas kematian 10 anggota keluarga.

Dokumen publik menyebutkan bahwa seorang warga sipil tewas dalam serangan AS pada 8 Januari di Herat.

Satu lagi pada 11 Agustus di Kandahar.

Baca juga: Rekomendasi Film Umma di Netflix Genre Horor Supranutral Amerika, Teror dari Abu Kremasi sang Ibu

Serta dua warga sipil juga terluka pada 18 Januari di Kandahar.

Selain itu, militer AS mengakui telah melukai tiga warga sipil pada 1 Januari dalam serangan di Qunyo Barrow, Somalia.

Sementara Organisasi Airwars mencantumkan korban sipil dari serangan udara di seluruh dunia, memperkirakan dalam laporan tahunannya yang diterbitkan pada bulan Mei bahwa antara 15 dan 27 warga sipil telah tewas dalam operasi AS di Suriah saja.

Pada Januari 2022, Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin mendesak militer untuk berbuat lebih banyak untuk menghindari korban sipil dalam serangan udara.(TribunWow.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved