Breaking News:

Viral Medsos

Fakta Driver Ojol di Semarang Jadi Korban Pengeroyokan: 1 Pelaku Tewas Dianiaya hingga Kronologi

Seorang driver ojol di Semarang Jawa Tengah menjadi korban penganiayaan, lalu sang penganiaya justru tewas karena diamuk massa. Ini faktanya.

Penulis: Vintoko
Editor: Atri Wahyu Mukti
Instagram.com/fakta.indo via Tribunnews.com
Tangkap layar viral video ojol di Semarang dikeroyok saat antre BBM di SPBU. Satu pelaku diketahui tewas setelah dihajar massa yang marah. 

TRIBUNWOW.COM - Kasus penganiayaan driver ojek online (ojol) di Semarang, Jawa Tengah berbuntut panjang.

Diketahui, seorang driver ojol bernama Hasto Priyo Wasono (54) dikeroyok hingga babak belur oleh tiga pria tak dikenal.

Saat itu, Hasto dikeroyok saat antre di SPBU Majapahit Semarang, Jawa Tengah.

Baca juga: VIDEO Viral Es Teh Indonesia Somasi Pelanggan yang Kritik Minumannya Terlalu Manis, BPOM Buka Suara

Driver ojol ini dituduh menyerobot antrean saat akan mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penampakan driver ojol yang babak belur lantas viral di media sosial.

Setelah video viral, terjadi aksi balasan terhadap para penganiaya driver ojol.

Seorang penganiaya driver ojol kemudian dikabarkan menjadi korban pengeroyokan hingga tewas.

Berikut fakta selengkapnya dirangkum TribunWow.com dari Tribun Jateng dan Kompas.com:

1. Pelaku Penganiaya Driver Ojol Tewas Diamuk Massa

Satu pelaku ditangkap pengemudi ojek online yang merupakan teman-teman seprofesi dengan Hasto di Nogososro Tlogosari.

Dikutip dari TribunJateng.com, pelaku tersebut dikeroyok hingga tak sadarkan diri.

Kompol Dina Novitasari mengatakan sekitar pukul 19.00 WIB, sejumlah rekan korban menyerahkan salah satu pelaku pengeroyokan.

"Kemudian sekitar pukul 19.00 Wib salah satu teman korban sesama ojek online membawa dan mengamankan salah satu pelaku pengeroyokan tersebut ke Polsek Pedurungan dengan keadaan terluka dan tidak sadarkan diri," tutur dia.

Baca juga: Fakta Viral Polwan Siksa Pacar Adik hingga Babak Belur, Motif Pelaku hingga Nasibnya Kini

Pelaku kemudian dilarikan perwira pengawas dan piket fungsi ke RS Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved