Breaking News:

Terkini Internasional

Sempat Berseteru, PM Jepang Bersedia Bertemu Kim Jong Un untuk Pembahasan Nuklir di Pyongyang

PM Jepang Fumio Kishida mengatakan siap bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Selasa (20/9/2022) untuk pembahasan nuklir

AFP/Philip Fong
PM Jepang, Fumio Kishida. PM Jepang Fumio Kishida mengatakan siap bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Selasa (20/9/2022) untuk pembahasan nuklir 

TRIBUNWOW.COM - Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan siap bertemu pemimpin Korea Utara Kim Jong Un, Selasa (20/9/2022).

Dikutip TribunWow.com dari Channelnewsasia, hal itu dikatakan Fumio Kishida setelah sebelumnya sempat tak ingin bertemu.

Pasalnya saat itu terjadi ketegangan antara Jepang dan Korea Utara terkait program nuklir di Pyongyang.

Baca juga: Tampil di Acara Jimmy Kimmel, Tarian Jisoo Blackpink Tuai Pujian karena Gunakan Barang Ini, Apa?

Pernyataan Kishida itu dikatakan saat berbicara di Majelis Umum Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB).

Kishida mengatakan Jepang masih berdiri dengan diplomasi yang ditetapkan 2 dekade lalu.

"Jepang siap untuk terlibat dalam dialog tentang masalah yang menjadi perhatian bersama," kata Kishida.

"Saya bertekad untuk bertemu dengan Ketua Kim Jong Un tanpa syarat apa pun dan tidak akan melewatkan kesempatan untuk mengambil tindakan dengan segala dedikasi saya," katanya.

Sementara itu, Kim Jong Un bertemu tiga kali dengan mantan presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca juga: Bongkar Dugaan Rudapaksa Anak Kecil oleh Anak Kecil, Hotman Paris Beri Pesan ke DPR: Masih Pantas?

Keduanya meredakan ketegangan tetapi tidak mencapai solusi permanen pada program nuklirnya.

Jepang adalah sekutu dekat AS tetapi beberapa di Tokyo secara pribadi tidak nyaman dengan jangkauan ke Korea Utara.

Pasalnya mereka musuh bebuyutan yang menculik warga Jepang pada 1970-an dan 1980-an untuk melatih mata-matanya.

Korea Utara baru-baru ini mengesahkan undang-undang yang menyatakan kesiapannya untuk meluncurkan serangan nuklir preventif.

Hal ini meningkatkan kekhawatiran bahwa negara miskin itu akan segera melanjutkan tes.

Pemerintahan Presiden AS Joe Biden telah menyuarakan kesiapan untuk diplomasi tingkat kerja dengan Korea Utara tetapi hanya menemukan sedikit minat sebagai balasannya. (TribunWOw.com/ Tiffany Marantika)

Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved