Liga 1
Aremania Beri Kesempatan Terakhir untuk Eduardo Almeida sampai Laga Arema FC Lawan Persib Bandung
Kekeh tidak ingin mundur dari pelatih Arema FC, Eduardo Almeida diultimatum sampai pertandingan melawan Persib Bandung.
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Pelatih Arema FC, Eduardo Almeida menegaskan bahwa dirinya tidak akan mundur dari posisinya saat ini.
Meski banyak didesak oleh Aremania, Eduardo Almeida mengaku masih percaya bisa memberikan prestasi untuk Arema FC di Liga 1 2022.
Mengetahui respons dari Eduardo Almeida tersebut, para Aremania nampaknya sudah begitu kesal.
Terlebih setelah kekalahan Arema FC dari Persija Jakarta di kandang sendiri pada pekan ketujuh Liga 1 2022, Minggu (28/8/2022).
Baca juga: Blunder Manajemen Arema FC Kontrak Panjang Eduardo Almeida? Berikut Ini Jawaban Catatan Statistiknya
Baca juga: Desakan untuk Hengkang dari Arema FC Semakin Kencang, Eduardo Almeida: Pemain Masih Percaya Saya
Setelah meraih hasil buruk di pekan sebelumnya, Arema FC akan dijamu Barito Putera pada pekan kedelapan Liga 1 2022.
Laga Barito Putera vs Arema FC akan digelar di Stadion Demang Lehman, Kalimantan, Minggu (4/9/2022).
Pada pertandingan pekan kedelapan di kandang Barito Putera, bisa jadi akan menjadi kesempatan terakhir bagi Eduardo Almeida.
Pasalnya, jika Arema FC kalah lagi, bisa jadi gelombang kecaman Aremania terhadap Eduardo Almeida kian kencang.
Saat didesak mundur oleh Aremania seusai dikalahkan Persija Jakarta, Almeida tegas menuturkan tak akan mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala.
"Bisa jadi seperti itu (kesempatan terakhir Almeida jadi pelatih) kalau sampai tim kembali meraih hasil tidak memuaskan di kandang Barito," kata Korwil Aremania Kanjuruhan, Awang Karta, kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (30/8/2022).
Menurut Awang Karta, puncak kesabaran Aremania pada Eduardo Almeida nantinya baru benar-benar diuji ketika Arema FC menjamu Persib Bandung, pekan kesembilan di Stadion Kanjuruhan, Minggu (11/9/2022).
Pada laga itu Awang Karta menilai Arema FC dituntut tidak boleh kalah dan harus menang karena bermain di kandang melawan tim rival.
Baca juga: Kesal Eduardo Almeida Tak Mau Out dari Arema FC, Aremania Beri Ultimatum sesuai Dipermalukan Persija
Baca juga: Senang Persija Bisa Kalahkan Arema FC, tapi The Jakmania Dibuat Kecewa dengan Dimainkannya Sosok Ini
Apalagi di pertemuan sebelumnya saat Liga 1 2021-2022 lalu Arema FC sudah kalah 1-2 dari Persib Bandung di Pekan 30, Rabu (9/3/2022).
Meski saat itu pertandingan digelar di Bali, namun status Arema FC sebagai tim tuan rumah.
"Atau kalau tidak nanti puncaknya saat home lawan Persib."
"Itu Almeida harus bisa membawa tim menang."
"Kalau tidak bisa mungkin itu menjadi kesempatan terakhir bagi Almeida menjadi pelatih Arema FC."
"Karena kita semua tahu bagaimana bergengsinya lawan Persib Bandung apalagi di kandang," jelasnya.

Almeida Belum Mau Mundur
Gelombang protes terkait permainan buruk Arema FC terus digaungkan suporter Aremania.
Seusai kalah dari Persija Jakarta pada laga Minggu (28/8/2022) malam, pelatih Arema FC Eduardo Almeida diteriaki suporter agar mundur dari kursi pelatih tim beralias Singo Edan tersebut.
Momen tersebut terjadi saat Eduardo Almeida berjalan bersama para pemain Arema FC mengeliling lapangan untuk menyapa para suporter, setelah kalah 0-1 dari Persija Jakarta di Stadion Kanjuruhan.
Eduardo Almeida menampakkan gestur permintaan maafnya karena Arema FC tak mampu meraup tiga poin atas tim Macan Kemayoran.
Baca juga: Thomas Doll Dibuat Kaget seusai Persija Jakarta Libas Arema FC di Kanjuruhan, Singgung 1 Hal Ini
Namun, gestur tersebut tak membuat publik Stadion Kanjuruhan bersimpatik.
Eduardo Almeida kerap diteriaki suara 'hu' berkali-kali.
Mirisnya, para suporter juga meneriakkan agar manajemen Arema FC segera ganti pelatih.
Teriakan tersebut terus digaungkan sampai Eduardo Almeida dan skuat Arema FC masuk ke dalam stadion untuk pulang.
Tak sampai di situ, para suporter bahkan masih saja meneriakkan "Almeida Out" ketika Almeida dan para pemain masuk ke dalam bus.
Menanggapi hal tersebut, Almeida menegaskan dirinya belum akan mundur dari kursi kepelatihan Arema FC.
"Pemain masih mempercayai saya."
"Saya akan profesional dan akan terus melakukan yang terbaik untuk tim. Saya tidak resign (mundur)," tegas Almeida.
Manajemen Beri Kode Soal Nasib Almeida
Seruan Aremania terkait pelengseran pelatih Arema FC, Eduardo Almeida, agaknya bukan gertak sambal saja.
Pasalnya, Aremania kian gencar menyuarakan agar Arema FC menyopot jebatan Eduardo Almeida sebagai pelatih kepala klub beralias Singo Edan itu.
Bahkan, tagar #AlmeidaOut kian masif berseliweran di media sosial.
Puncaknya adalah ketika Arema FC dipermalukan tamunya, Persija Jakarta 0-1, pada pekan ketujuh Liga 1 2022 di Stadion Kanjuruhan, Minggu (28/8/2022) lalu.
Aremania benar-benar serius mendesak Manajemen Arema FC agar memecat Eduardo Almeida.
Terkait desakan dari Aremania, Manajemen Arema FC akhirnya memberikan jawaban.
Baca juga: Update Top Skor Liga 1 2022: Matheus Pato, Lulinha dan David da Silva Bersaing Ketat
"Manajemen sangat mengapresiasi ekspektasi suporter."
"Untuk itu manajemen tetap akan meminta evaluasi."
"Tiap pertandingan kami selalu meminta evaluasi."
"Di internal Arema ada banyak pihak yang terlibat."
"Diskusi dengan pihak-pihak inilah yang bisa menentukan sejauh mana keputusan manajemen nantinya," kata Media Officer Arema FC, Sudarmaji kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (30/8/2022).
Sudarmaji mengatakan, saat ini belum ada kesepakatan terkait nasib Eduardo Almeida.
Pasalnya, manajemen masih meminta pertimbangan beberapa pihak.
"Proses evaluasi terus berjalan."
"Namun, kami perlu banyak kehati-hatian, masukan, dan saran."
"Jangan terlalu cepat disimpulkan bahwa kami pasti mempertahankan pelatih, bisa jadi, ini sedang berproses."
"Namun, prinsipnya, keputusan soal pelatih merupakan keputusan banyak pihak," jelasnya. (SuryaMalang.com)
Berita terkait Liga 1
Artikel ini telah tayang di SuryaMalang.com dengan judul Daftar Pemain Cedera Persija Bertambah, Hansamu Yama Jadi 'Tumbal' 3 Poin dari Markas Arema FC