Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Putin Ajak Pimpinan Turki Erdogan Bertemu Presiden Iran, Cari Koalisi setelah Dikucilkan Barat?

Presiden Rusia Vladimir Putin berencana kunjungi Iran bersama Presiden Turki Recep Tayyib Erdogan untuk mengadakan pertemuan.

AFP
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Istanbul, Oktober 2016. Terbaru, Putin dan Erdogan berencana melakukan pertemuan dengan Presiden Iran Ebrahim Raisi. 

Sebelumnya, Iran dilaporkan berencana untuk memasok ratusan drone dengan kemampuan senjata tempur ke Rusia.

Dilansir TribunWow.com, seorang pejabat tinggi Amerika Serikat (AS) mengatakan senjata tersebut akan digunakan di Ukraina.

Seperti dilaporkan The Moscow Times, Selasa (12/7/2022), klaim ini disampaikan Jake Sullivan, penasihat keamanan nasional Gedung Putih.

Baca juga: Gencar Aksi Sabotase Diduga oleh Ukraina, Pejabat Daerah Tunjukan Rusia Tewas akibat Bom Mobil

Ia mengatakan informasi yang diterima oleh Amerika Serikat itu mendukung pandangan bahwa militer Rusia menghadapi tantangan dalam mempertahankan persenjataannya setelah kerugian yang signifikan di Ukraina.

"Pemerintah Iran sedang mempersiapkan untuk menyediakan Rusia dengan hingga beberapa ratus UAV (kendaraan udara tak berawak), termasuk UAV berkemampuan senjata, pada waktu yang dipercepat," kata Sullivan.

"Informasi kami lebih lanjut menunjukkan bahwa Iran sedang mempersiapkan untuk melatih pasukan Rusia untuk menggunakan UAV ini, dengan sesi pelatihan awal yang dijadwalkan akan dimulai pada awal Juli," imbuhnya.

Sullivan mengatakan belum jelas apakah Iran telah mengirimkan drone tersebut ke Rusia.

Dia mencatat bahwa drone Iran telah digunakan oleh pemberontak Houthi di Yaman untuk menyerang Arab Saudi.

Perusahaan Baykar dan Badan Industri Pertahanan Turki akan memberikan drone tempur canggih Bayraktar TB2 secara gratis kepada Lituania untuk dikirim ke Ukraina. Pengumuman itu disampaikan Baykar dalam unggahan di Twitter pada Kamis (2/6/2022).
Perusahaan Baykar dan Badan Industri Pertahanan Turki akan memberikan drone tempur canggih Bayraktar TB2 secara gratis kepada Lituania untuk dikirim ke Ukraina. Pengumuman itu disampaikan Baykar dalam unggahan di Twitter pada Kamis (2/6/2022). (TWITTER @BaykarTech)

Baca juga: Keunggulan Drone Bayraktar Ukraina, Berjasa Pukul Mundur Barisan Tank dan Senjata Thermobaric Rusia

Sebagai informasi, drone telah memainkan peran penting di kedua sisi perang di Ukraina.

Alat ini digunakan mulai dari menembakkan rudal dari jarak jauh, menjatuhkan bom kecil ke sasaran, hingga melakukan pengintaian untuk pasukan artileri dan pasukan darat.

Pasukan Ukraina memiliki keberhasilan khusus dalam menggunakan UAV tempur bersenjata Bayraktar buatan Turki.

Amerika Serikat serta sekutu lainnya telah memasok Kyiv dengan banyak jenis drone yang lebih kecil.

"Dari sudut pandang kami, kami akan terus melakukan bagian kami untuk membantu mempertahankan pertahanan efektif Ukraina dan untuk membantu Ukraina menunjukkan bahwa upaya Rusia untuk mencoba menghapus Ukraina dari peta tidak dapat berhasil," tegas Sullivan.(TribunWow.com/Via)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved