Piala Presiden 2022
Bisakah PSIS Semarang dan PSS Sleman Selamat dari Kutukan Semifinal Piala Presiden di Liga 1 2022?
Mitos Piala Presiden: Tim yang gugur di babak semifinal akan terdegradasi di kompetisi Liga 1 pada musim yang sama.
Editor: Atri Wahyu Mukti
TRIBUNWOW.COM - Dua tim semifinalis Piala Presiden 2022, yakni PSIS Semarang dan PSS Sleman tengah dibayangi kutukan turnamen pramusim tersebut.
Kutukan di Piala Presiden adalah tim yang tersingkir di babak semifinal akan terdegradasi di kompetisi Liga 1.
Entah hanya kebetulan atau sebuah mitos, hal itu sudah terjadi selama tiga edisi Piala Presiden sejak 2017.
Baca juga: Digelar 2 Leg, Ini Jadwal Final Piala Presiden 2022 Arema FC Vs Borneo FC, Ulangan Edisi 2017
Baca juga: Borneo FC Wajib Cemas di Final Piala Presiden 2022, Arema FC Punya Tradisi Positif selama 10 Tahun
Seperti yang diketahui, saat ini turnamen pramusim Piala Presiden 2022 telah memasuki babak final.
Dua tim tersisa yang bakal memperebutkan gelar juara Piala Presiden 2022 adalah Arema FC dan Borneo FC.
Arema FC lolos ke final usai mengalahkan PSIS Semarang dengan skor agregat 4-1 dalam dua pertemuan.
Klub berjuluk Singo Edan itu menang 2-0 di kandang PSIS sebelum menang 2-1 di kandang sendiri.
Sementara itu, Borneo FC melaju ke partai final usai menumbangkan PSS Sleman dengan skor agregat 6-0 dalam dua leg.
Tim berjuluk Pesut Etam itu menang 2-0 di kandang PSS Sleman dan kemudian menang 4-0 di markas mereka sendiri.
Bagi PSIS Semarang dan PSS Sleman, kekalahan di semifinal tidak hanya membuat mereka harus mengubur mimpi menjadi juara.
Akan tetapi, mereka juga kini dihantui tradisi tidak mengenakkan bagi tim pecundang di semifinal Piala Presiden yang terjadi sejak 2017.
Baca juga: Daftar Tim Paling Bayak Masuk Final Piala Presiden: Arema FC Puncak, Persib Bandung Masuk Lis
Baca juga: Daftar Top Skor Piala Presiden 2022: Striker Borneo FC Matheus Pato Usik Posisi Carlos Fortes
Sejak edisi tersebut, selalu ada tim pecundang di semifinal yang harus terdegradasi di kompetisi Liga 1 pada musim yang sama.
Pada Piala Presiden 2017, Persib Bandung dan Semen Padang menjadi dua tim yang kalah di babak semifinal.
Setelahnya, Semen Padang harus terdegradasi dari Liga 1 pada musim tersebut usai bertengger di peringkat ke-16 klasemen akhir.

Setahun kemudian, giliran Sriwijaya FC dan PSMS Medan yang gagal melaju ke final Piala Presiden usai takluk di semifinal.
Menariknya, kedua tim tersebut kemudian harus menerima kenyataan terdegradasi dari Liga 1 musim 2018.
Tak sampai disitu, tradisi terdegradasi usai kalah di semifinal Piala Presiden kembali terjadi setahun kemudian.
Pada saat itu, Madura United dan Kalteng Putra menjadi tim yang menderita kekalahan di semifinal Piala Presiden.
Kalteng Putra kemudian menjadi tim yang harus menerima kutukan terdegradasi usai finis di dasar klasemen Liga 1 2019.
Setelah itu, Piala Presiden kemudian tidak digulirkan karena pandemi Covid-19 dan baru kembali bergulir di tahun ini.
Menarik untuk dinantikan apakah kutukan degradasi bagi tim yang kalah di Piala Presiden akan berlanjut di tahun ini.
Yang jelas, statistik buruk yang menimpa pendahulu mereka membuat PSIS Semarang dan PSS Sleman tentu wajib waspada. (SuperBall.id)
Berita terkait Piala Presiden 2022
Artikel ini telah tayang di SuperBall.id dengan judul Satu Kabar Buruk untuk Tim yang Kalah di Semifinal Piala Presiden 2022, Dihantui Kutukan Sejak 2017