Breaking News:

Terkini Nasional

Cerita Megawati Merasa Dicemooh hingga Seruannya Tak Dijawab Angkatan Laut: Pak Jokowi Supaya Tahu

Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menceritakan pengalamannya ketika diundang berbicara di depan pasukan Angkatan Laut.

Capture YouTube Tribunnews
Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri meneriakkan kata 'Merdeka' sebelum memberikan pidato pembukaan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kedua Tahun 2021, Selasa (21/6/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menceritakan pengalamannya ketika diundang berbicara di depan pasukan Angkatan Laut.

Ia pun menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hadir dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kedua Tahun 2021 yang dilaksanakan pada, Selasa (21/6/2022) di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta Selatan.

Dilansir siaran langsung di kanal YouTube Tribunnews, Megawati membuka pertemuan hari itu dengan memekikkan salam kemerdekaan.

Seruannya disambut oleh segenap peserta yang ikut mengacungkan tangan.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memotong tumpeng sebagai peringatan ulang tahunnya yang dirayakan bertepatan dengan dilansungkannya Rakernas II PDIP, Selasa (21/6/2022).
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memotong tumpeng sebagai peringatan ulang tahunnya yang dirayakan bertepatan dengan dilansungkannya Rakernas II PDIP, Selasa (21/6/2022). (YouTube Tribunnews)

Baca juga: Jawab soal Jadi Capres untuk NasDem di 2024, Ganjar Serahkan ke Megawati: Sudah Jelas

Baca juga: Sakit Hati Komentar soal Minyak Goreng Dikritik, Megawati Akui Jengkel: Kok Dipelintir Gak Jelas

Kemudian, Megawati bercerita sembari menyinggung nama Jokowi yang terlihat duduk di kursi paling depan.

"Pak Jokowi supaya tahu, kemarin saya diundang juga untuk memberikan arahan di Angkatan Laut," kata Megawati dikutip TribunWow.com.

"Inilah supaya Bapak Presiden tahu."

Kemudian, Megawati mengatakan bahwa kebiasannya meneriakkan kata 'merdeka', kerap menjadi cemoohan.

Padahal, hal ini dinilai perlu untuk selalu mengingatkan bahwa bangsa Indonesia adalah manusia yang bebas dan berdaulat.

"Dari sejak saya menjadi ketua umum partai yang masih disebut PDI, ketika saya teriak-teriak merdeka, media dan banyak orang seperti mencemoohkan saya, 'Sudah merdeka kok masih teriak-teriak merdeka'," ujar Megawati.

"Ya saya bilang itu maunya saya, untuk mengingatkan bahwa meskipun kita sudah merdeka, tetapi bukan berarti kita harus lupa bahwa kita ini orang yang merdeka dan bebas berdaulat."

Kemudian, saat berbicara di hadapan pasukan Angkatan Laut, Megawati sempat memberi teguran.

Pasalnya, tak banyak hadirin yang menjawab ketika ia meneriakkan kata-kata tersebut.

"Saat saya teriak merdeka, hanya beberapa orang (yang membalas), saya bilang 'kurang!'," kekeh Megawati.

Halaman
12
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved