Konflik Rusia Vs Ukraina
Kamera Satelit Pergoki Kapal Berbendera Rusia Bawa Gandum Milik Ukraina ke Negara Ini
Kapal berbendera Rusia terekam kamera membawa keluar gandum milik Ukraina.
Penulis: anung aulia malik
Editor: Elfan Fajar Nugroho
TRIBUNWOW.COM - Sebuah kamera satelit milik Maxar merekam bagaimana kapal berbendera Rusia membawa keluar gandum milik Ukraina.
Seperti yang diketahui, isu krisis pangan menguat di tengah konflik antara Rusia dan Ukraina, yang mana kedua belah pihak saling menyalahkan satu sama lain atas terjadinya krisis pangan ini.
Namun baru-baru ini Rusia terekam kamera satelit membawa gandum milik Ukraina ke Suriah.
Baca juga: VIDEO Pasukan Rusia Dilaporkan Tangkap 2 Eks Tentara AS saat Terlibat Konflik
Baca juga: Wakil Menteri Pertahanan Ukraina Sebut Negaranya Sulit Menang Perang Melawan Rusia, Ini Alasannya
Dikutip TribunWow.com dari Sky News, awalnya kapal ini terekam berada di Sevastopol, Crimea penuh dengan barang bawaan gandum.
Beberapa hari kemudian, kapal yang sama diketahui telah bersandar di Suriah.
Beberapa truk terlihat mengantre untuk mengangkut gandum dari kapal berbendera Rusia tersebut.
Sebelumnya, pemerintah Rusia mengatakan ada unsur kesengajaan dari pihak Ukraina yang menyebabkan terjadinya krisis pangan global.
Rusia menyebut milisi Ukraina sengaja membakar persediaan gandum yang disimpan di pelabuhan di Mariupol.
Dikutip TribunWow.com, media Rusia rt.com turut menyertakan video berisi penampakan berton-ton gandum dalam kondisi hitam karena hangus dibakar.
Kementerian Pertahanan Rusia menuding pembakaran gandum dilakukan oleh milisi nasionalis Ukraina.
Aksi tersebut dilakukan pada saat mereka kabur dari serangan pasukan militer Rusia.
Menurut pernyataan Kemenhan Rusia, aksi bakar gandum itu dikarenakan para milisi Ukraina enggan meninggalkan persediaan pangan untuk para penduduk di Mariupol.
Total terdapat 50 ribu ton gandum yang rusak.
"Aksi kejahatan tak manusiawi ini menunjukkan ke seluruh dunia wajah asli dari rezim Kiev," ujar Kemenhan Rusia.
Kemenhan Rusia menyebut nasionalis Ukraina menggunakan metode terorisme pangan terhadap penduduknya sendiri.
Kemenhan Rusia juga menekankan bahwa pasukan militer Rusia selama melakukan operasi militer spesial selalu berada di pihak warga sipil, memperlakukan mereka secara manusawi dan tidak menyerang infrastruktur publik.
Putin Sengaja Ciptakan Krisis
Presiden Rusia Vladimir Putin dituduh sengaja ingin terjadi bencana krisis pangan global.
Tuduhan ini disampaikan oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Zelensky menyebut, saat ini Ukraina dihalangi tidak bisa melakukan ekspor gandum ke negara-negara lain.
Dikutip TribunWow.com dari aljazeera.com, Zelensky mengatakan, pasukan Rusia kini tengah memblokir beberapa pelabuhan di Ukraina.
Pemblokiran ini menyebabkan Ukraina tidak bisa mengekspor 22 juta ton gandum yang telah diproduksi.
Zelensky memperingatkan apabila Ukraina terus dihalangi melakukan ekspor maka ancaman kelaparan akan terjadi.
Ancaman kelaparan ini akan terjadi di negara-negara yang bergantung terhadap gandum dari Ukraina.
Tak hanya bencana kelaparan, Zelensky mengungkit adanya masalah baru yang akan tercipta yakni krisis migrasi.
"Ini adalah sesuatu yang jelas-jelas ingin dicapai oleh pemimpin Rusia," ujar Zelensky.
Zelensky menyebut Rusia sengaja menghalangi ekspor supaya seluruh negara di Eropa menderita dan Ukraina tidak bisa mendapatkan pemasukan. (TribunWow.com/Anung/Via)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/stok-gandum-di-2.jpg)