Konflik Rusia Vs Ukraina
VIDEO Moskow Merespons jika Rusia Diserang Senjata HIMARS Kiriman AS, Berani Ancam Ukraina
Pemerintah Amerika Serikat berencana memberikan sistem roket HIMARS ke Ukraina.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Amerika Serikat berencana memberikan sistem roket HIMARS ke Ukraina.
Diketahui, Ukraina pun berjanji tidak ada menggunakan senjata ini untuk menyerang Rusia.
Namun, Rusia merespons dengan kembali mengancam Ukraina.
Dikutip dari Tribunnews.com, Rusia menyoroti pengiriman howitzer jarak jauh dan HIMARS MLRS ke Ukraina yang tidak hanya mengancam Donbas tetapi juga Rusia.
Hal itu diungkapkan, Diplomat Rusia Konstantin Gavrilov pada Kamis (9/6/2022).
Baca juga: VIDEO Isi Surat Permintaan Maaf Tentara Rusia ke Para Siswa di Ukraina, Kepsek Ngaku Jijik
Ia juga menegaska, jika Federasi Rusia diserang, tanggapan pusat terhadap pusat pengambilan keputusan akan segera dilakukan.
"Kami telah dengan jelas menetapkan sikap Rusia: jika Federasi Rusia diserang dengan sistem serangan jarak jauh ini. Tanggapan terhadap pusat pengambilan keputusan akan segera," tegasnya.
Utusan itu mencatat bahwa darknet sekarang dipenuhi dengan tawaran untuk menjual persenjataan yang telah diterima Ukraina dari AS.
"Saya pikir, ini terjadi bukan tanpa keterlibatan militer dan kepemimpinan politik Ukraina. Saya tidak mengesampingkan apa pun lagi," tambahnya.
Menurut Gavrilov, janji Ukraina bahwa tidak akan menyerang Rusia dengan sistem HIMARS tak bernilai sepeser pun.
Baca juga: VIDEO - Norwegia Sumbangkan 22 Tank Howitzer Self-Propelled ke Ukraina
Pekan lalu, pemerintahan Biden akan memberikan paket bantuan militer baru ke Ukraina.
Bantuan itu mencakup pengiriman senjata dan amunisi HIMARS (Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi).
Dikatakan bahwa batch pertama akan mencakup empat sistem roket.
Namun, pejabat AS sempat mengatakan bahwa roket HIMARS tidak akan melebihi 80 kilometer.
Kyiv juga telah memberikan jaminan bahwa sistem roket AS tidak digunakan untuk menyerang Rusia.
Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan jaminan Kyiv tidak ada artinya dan tidak dapat dipercaya.
Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina
Artikel ini telah tayang di Tribun Video dengan judul Moskow Merespons Jika Rusia Diserang Senjata HIMARS Kiriman AS, Ancam Ukraina dengan Pernyataan Ini