Breaking News:

Anak Ridwan Kamil Hilang

Ridwan Kamil dan Istri Jelajahi Bantaran Sungai di Swiss saat Cari Eril, Kemlu: Memeriksa Langsung

Kementerian Luar Negeri RI menjelaskan upaya yang dilakukan oleh pemerintah Swiss hinga Ridwan Kamil dalam pencarian Eril.

Penulis: anung aulia malik
Editor: Rekarinta Vintoko
Kementerian Luar Negeri RI
Potret terbaru pencarian anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril (23), Rabu (1/6/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pada pencarian hari ke-7 yakni Rabu (1/6/2022), anak sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yakni Emmeril Kahn Mumtadz alias Eril (23) masih belum berhasil ditemukan.

Seperti yang diketahui Eril menghilang saat berenang di Sungai Aare, Bern, Swiss pada Kamis (26/5/2022).

Pada pencarian hari ke-7, Ridwan Kamil bersama istri Atalia Praratya memeriksa langsung beberapa titik yang terletak di bantaran sungai.

Potret keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sang putra sulung Emmeril Khan Mumtadz (kiri), putri keduanya Camillia Laetitia Azzahra (tengah kiri) dan sang istri, Atalia Praratya, Rabu (5/6/2019).
Potret keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, sang putra sulung Emmeril Khan Mumtadz (kiri), putri keduanya Camillia Laetitia Azzahra (tengah kiri) dan sang istri, Atalia Praratya, Rabu (5/6/2019). (Instagram @emmerilkahn)

Baca juga: Anggap Anak Ridwan Kamil Adik Sendiri, Pria Ini Soroti Sikap Eril sebelum ke Swiss: Enggak Ngomong

Baca juga: Ahli Soroti Makna Pelukan Kakek di Swiss ke Ridwan Kamil di Tengah Pencarian Eril

Dikutip TribunWow.com dari laman Kemlu.go.id, info ini disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.

Kemenlu RI menyampaikan, Ridwan Kamil dan istrinya menjelajahi beberapa titik lewat rute darat.

Berikut pesan yang ditulis oleh Kemenlu RI.

"Orang tua Sdr. Eril, Bapak Ridwan Kamil beserta Ibu Atalia, hari ini masih memeriksa langsung beberapa titik-titik potensial di sepanjang bantaran sungai Aare. Rute yang ditempuh oleh orang tua Sdr. Eril termasuk rute darat dan sebagian wilayah sungai yang aman dijelajahi manusia.​"

Kemenlu RI juga menyampaikan bahwa Duta Besar Beatrice Schaer telah memastikan pencarian Eril menjadi prioritas utama

Per Rabu (1/6/2022), pencarian Eril dilakukan dengan metode patroli darat, perahu, dan drone.

Area yang menjadi fokus pencarian di antaranya adalah Marzili hingga pintu air Engehalde.

Kemudian dilakukan patroli di area Schwellenmaetelli hingga Wohlensee.

Selama proses pencarian terhadap Eril berlangsung, sang ibu yakni Atalia Praratya disebut selalu berikhtiar mencari keberadaan putra sulungnya itu.

Atalia disebut terus menyusuri sungai seharian penuh hingga malam tiba.

Dikutip TribunWow.com dari Kompas.com, informasi ini disampaikan oleh kakak Ridwan Kamil yakni Erwin Muniruzaman.

Erwin menjelaskan, Atalia dan Ridwan Kamil sama-sama saling menguatkan seusai Eril menghilang.

Tak lama setelah Eril menghilang, Atalia beserta Ridwan Kamil terus menyusuri Sungai Aare seharian penuh hingga malam tiba.

"Sejak awal kondisi terjadi, saya melihat seorang ibu yang sangat tawakal dan berserah dengan ikhtiar yang luar biasa secara fisik, mental, dan doa karena saya membersamai juga," ujar Erwin, Rabu (1/6/2022).

"Beliau terus menyusuri sungai seharian sampai malam gelap," ungkapnya.

Erwin menceritakan bagaimana Atalia dan Ridwan Kamil begitu tanggung dan tabah menghadapi musibah ini.

"Keikhlasan dan ketawakalan yang dilaksanakan hari ini membuat kami yang ada di sini juga optimis dan juga berbaik sangka terhadap takdir Allah," ungkap Erwin.

Sebelumnya Atalia sempat buka suara dan meminta doa agar putra sulungnya segera ditemukan.

Pernyataan ini diungkapkannya melalui tulisan di bio akun Instagram @ataliapr, Minggu (29/5/2022).

Atalia yang sebelumnya menggunakan foto profil dirinya, kini memasang potretnya bersama sang putra.

Ia tampak mencium pipi Eril yang tersenyum senang melirik ke arah kamera.

Terlihat sang ibu memiliki hubungan yang begitu dekat dengan anak laki-lakinya tersebut.

Foto mengharukan ini menjadi sorotan media hingga kerap disebut-sebut dalam berbagai kanal sosial media.

Sementara, di bio Instagramnya, Atalia meminta doa yang terbaik untuk sang putra dari segenap pengikutnya.

"Mohon keikhlasannya untuk terus mendoakan A' Eril," tulis Atalia dikutip TribunWow.com, Senin (30/5/2022).

Baca juga: Kondisi Ridwan Kamil dan Atalia setelah Eril Hilang Diungkap Keluarga, Saling Menguatkan dan Tabah

Kesaksian WNI di Swiss

WNI bernama Syarif Zapata menyarankan agar para wisatawan yang ingin berenang di Sungai Aare mencari info dari penduduk setempat, seperti prosedur berenang dan info-info dasar lainnya.

"Saran saya selalu cari warga lokal," kata Syarif, dikutip dari YouTube Kompastv, Sabtu (28/5/2022).

"Karena di (Sungai) Aare enggak semua tempat boleh berenang."

"Ada titik-titik tertentu," ungkapnya.

Syarif mengatakan, saat berenang di Sungai Aare, harus paham kapan bisa terjun ke air dan harus tahu juga di mana tempat untuk keluar seusai berenang.

Menurut Syarif, informasi seperti ini hanya bisa didapat dari penduduk lokal.

Ia juga menyarankan agar turis tidak langsung berenang tanpa pengetahuan yang memadai.

Bahkan pemerintah Swiss juga telah memperingatkan bahaya berenang di Sungai Aare.

Syarif bercerita, warga lokal Swiss sepanjang tahun biasa berenang di Sungai Aare.

Namun mayoritas warga dan wisatawan memilih untuk berenang di Sungai Aare pada Juli atau Agustus.

"Tapi kalau untuk wisatawan dan kebanyakan orang biasanya mereka nunggu sampai musim panas," kata Syarif.

Syarif bercerita, suhu udara sebelum musim panas masih dingin, dan suhu air di Sungai Aare jauh lebih dingin dibandingkan suhu udara.

Ia mengatakan, pemerintah Swiss tidak memiliki cara khusus untuk menanggulangi potensi bencana di Sungai Aare khususnya terkait aktivitas berenang.

"Pemerintah Swiss itu sebenarnya (mencegah) membagikan flyer (pamflet)," kata Syarif.

Syarif memaparkan, pamflet yang disebar oleh pemerintah Swiss itu berisi tentang beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum berenang di Sungai Aare.

"Seperti informasi saja bahwa berenang di Sungai Aare itu ada risikonya," ujar Syarif.

"Dan hanya direkomendasikan untuk orang-orang yang benar-benar bisa berenang."

"Harus melihat juga situasi dan kondisi cuaca saat itu, dan harus kenal alamnya," pungkasnya.

Syarif mengatakan, wisatawan biasanya mengajak warga lokal atau teman mereka yang lama sudah tinggal di Swiss untuk berenang di Sungai Aare karena penduduk setempat lah yang memahami medan sungai.

Adapun kunjungan keluarga Ridwan Kamil ke Swiss saat itu adalah untuk mencarikan sekolah bagi Eril yang akan melanjutkan ke jenjang S2.

Namun pada saat kejadian, Ridwan Kamil sedang berada di Inggris untuk melakukan tugas bersama delegasi Pemprov Jawa Barat.

Setelah mendapat kabar tersebut, ia langsung bergegas ke Swiss untuk menyusul bertemu keluarganya.

Hingga saat ini, belum ada kabar lebih lanjut pun konfirmasi langsung dari keluarga mengenai nasib Eril.

Pihak TribunWow.com masih terus berusaha mencari berita terkini dan menghubungi pihak-pihak terkait.

Namun, keluarga meminta doa dan berharap pemuda lulusan teknik mesin ITB tersebut bisa segera ditemukan dengan selamat. (TribunWow.com/Anung/Via)

Berita terkait lainnya

Sumber: TribunWow.com
Tags:
Ridwan KamilAnak Ridwan Kamil HilangErilEmmeril Kahn MumtadzSwissBernSungai AareKemlu RIAtalia PraratyaKementerian Luar Negeri (Kemenlu)
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved