Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Pengguna VPN di Rusia Melonjak Selama Konflik, Jutaan Warga Akses Informasi Media Luar Negeri

Seusai 1.000 situs internet dibatasi oleh otoritas Rusia, kini warga Rusia mulai menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN).

Editor: Atri Wahyu Mukti

TRIBUNWOW.COM - Seusai 1.000 situs internet dibatasi oleh otoritas Rusia, kini warga Rusia mulai menggunakan jaringan pribadi virtual (VPN).

Penggunaan VPN tersebut untuk mengetahui dan mendapatkan laporan terbaru media mengenai invasi Rusia ke Ukraina.

Diinformasikan bahwa jutaan warga Rusia saat ini mendapatkan akses informasi ke media luar negeri dengan bantuan VPN.

Baca juga: VIDEO Senior Intelijen AS Beri Peringatan Juniornya yang Bantu Bunuh Jenderal Rusia, Minta Ini

Hal itu terbukti dari data yang dikumpulkan dari perusahaan analitik Apptopia.

Data menunjukkan bahwa unduhan harian 10 VPN populer di Rusia mengalami kenaikan dari 15.000 kali sebelum perang.

Seusai adanya konflik, kini melonjak menjadi 475.000 kali unduhan pada bulan Maret lalu.

Namun, dengan adanya sanksi dari Rusia, pembayaran VPN menjadi semakin sulit lantaran tidak berfungsinya kartu kredit warga Rusia.

Baca juga: PM Kanada Lihat Langsung Kebrutalan Rusia di Ukraina, Sebut Putin Harus Bertanggung Jawab

Dengan melonjakkan pengguna VPN di Rusia, pemerintah setempat terus mengerahkan usahanya untuk membatasi penggunaan VPN.

Kepala Komite Kebijakan Informasi Duma Negara Rusia memberikan keterangannya.

Pihaknya menyebut bahwa sejak pertengahan Maret lalu hampir dua lusin layanan VPN telah diblokir di Rusia.

“Memblokir layanan VPN bukanlah tugas yang mudah, tetapi sedang dieksekusi,” katanya.

Tapi kini, pengguna VPN semakin melonjak selama konflik Rusia dan Ukraina berlangsung. (*)

Berita terkait Konflik Rusia Vs Ukraina

Artikel ini telah tayang di Tribun Video dengan judul Ribuan Situs Internet Dibatasi Pemerintah, Pengguna VPN di Rusia Kini Melonjak Selama Konflik

Sumber: Tribun Video
Tags:
Virtual Private Network (VPN)InternetRusiaUkrainaVladimir Putin
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved