Aplikasi Trading Ilegal
Setelah Ivan Gunawan, Daftar Artis Ini akan Dipanggil Bareskrim Polri soal DNA Pro, Ada Lesti Kejora
Kasus trading ilegal DNA Pro masih terus didalami oleh Bareskrim Polri. Terbaru, beberapa saksi dipanggil atas kasus robot trading tersebut.
Editor: Tiffany Marantika Dewi
TRIBUNWOW.COM - Kasus trading ilegal DNA Pro masih terus didalami oleh Bareskrim Polri.
Terbaru, beberapa saksi dipanggil atas kasus robot trading tersebut, Kamis (14/4/2022).
Kali ini giliran penyanyi Marcello Tahitoe atau Ello yang rencananya akan dipanggil untuk dimintai keterangan.
"Jadwal pemeriksaan DNA Pro yaitu penyidik menjadwalkan pemeriksaan terhadap Saudara E (Ello)," kata Kabag Penum Mabes Polri Kombes Gatot Repli Handoko kepada wartawan.
Baca juga: Kuasa Hukum Korban DNA Pro Apresiasi Tindakan Ivan Gunawan Kembalikan Uang: Banyak yang Frustasi
Ello rencananya akan diperiksa pada Senin 18 April 2022 pekan depan.
"Itu pada hari Senin, tanggal 18 April 2022," katanya.
Tidak hanya Ello, nama-nama lain seperti Billy Syahputra hingga Rizky Billar dan sang istri, Lesti Kejora juga akan dipanggil pada 19 April 2022 dan 20 April 2022.
"Kemudian saudara BS (Billy Syahputra) pada hari selasa tanggal 19 Arpil 2022. kemudian saudara RB (Rizky Billar) dan saudari LK (Lesti Kejora) pada hari Rabu tanggal 20 April 2022," ujar Kombes Gatot Repli Handoko.
Baca juga: Dipanggil Bareskrim, Ivan Gunawan Akui sebagai Brand Ambassador DNA Pro: Saya Kembalikan Semua Uang
Sebelumnya, Ivan Gunawan turut dipanggil tim penyidik Bareskrim Polri untuk dimintai keterangan atas keterlibatannya dalam robot trading DNA Pro.
Igun sapaannya diperiksa selama 3 jam dengan diberikan 20 pertanyaan terkait DNA Pro.
Selain itu, Igun telah mengakui jika dirinya sempat menjadi brand ambassador DNA Pro yang dikontrak selama 3 bulan.
Adapun hasil keuntungan selama menjadi brand ambassador itu telah diberikan kepada Bareskrim Polri. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews dengan judul "DNA Pro Seret Artis-artis, Ello, Billy Syahputra hingga Rizky Billar dan Lesti Kejora Akan Diperiksa."