Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Kesaksian Gadis 15 Tahun di Ukraina Dipaksa Tentara Rusia Hidup Bersama Mayat di Basemen

Seorang gadis berusia 15 tahun di Ukraina menceritakan pengalamannya saat hidup di basemen bersama mayat.

BBC.com
Gadis asal Ukraina bernama Anastasiia (15) menceritakan pengalaman hidupnya selama invasi Rusia harus bertahan hidup di basemen tinggal bersama mayat manusia. 

TRIBUNWOW.COM - Hampir selama satu bulan Desa Yahidne di Chernihiv berada di bawah kuasa pasukan militer Rusia.

Saat tentara Rusia datang ke Yahidne, mereka membawa para warga sipil dari rumah mereka lalu dipindahkan ke basemen di sebuah sekolah yang ada di sana selama empat minggu.

Sekira 130 orang dipaksa untuk tinggal di basemen seluas 65 meter persegi.

Basemen yang ditempati oleh Anastasiia (15) dan ratusan warga lainnya di Desa Yahidne di Chernihiv.
Basemen yang ditempati oleh Anastasiia (15) dan ratusan warga lainnya di Desa Yahidne di Chernihiv. (BBC.com)

Baca juga: Isi Percakapan Intelijen Ukraina, Kelakuan Tentara Rusia Tak seperti yang Diberitakan Media Barat

Baca juga: Akhirnya Damai? Rusia Akui Ingin Konflik di Ukraina Segera Berakhir dalam Hitungan Hari

Dikutip TribunWow.com dari bbc.com, dua dari warga yang tinggal di sana adalah seorang kakek bernama Mykola Klymchuk (60) dan seorang gadis bernama Anastasiia (15).

Basemen tempat para warga Yahdine ditawan tampak kotor, bau dan berantakan.

Kengerian di Yahdine baru terungkap seusai pasukan militer Rusia menarik mundur pasukan mereka.

Anastasiia bercerita, ia tinggal di basemen tersebut bersama ayah dan neneknya.

Minimnya ruangan yang tersedia membuat Anastasiia harus terus berdiri.

"Kita tidur berdiri. Bukan berarti kita bisa tidur. Mustahil untuk tidur, begitu banyak serangan yang mengarah ke sini," ujar Anastasiia.

Tidak adanya ventilasi yang cukup dalam ruangan tersebut juga semakin membuat warga yang berlindung di dalam merasa tidak nyaman.

Mykola menjelaskan, selama dirinya tinggal di basemen yang sama dengan Anastasiia, ada 12 orang yang tewas.

Sebagian besar dari mereka adalah warga lanjut usia.

Mykola meyakini para warga lansia tersebut tewas karena sesak napas.

Ketika ada warga yang meninggal, mayatnya tidak bisa langsung dikeluarkan dari basemen.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved