Breaking News:

Konflik Rusia Vs Ukraina

Rusia Ancam Denda Wikipedia Rp 670 Juta, Tuntut Hapus Artikel soal Invasi ke Ukraina

Pemerintah Rusia mengancam akan menuntut Wikipedia dengan denda hampir mencapai Rp 700 juta.

The Telegraph
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan invasi ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022). Terbaru, Rusia larang wikipedia membagikan konten yang tak sesuai narasinya tentang invasi ke Ukraina, Jumat (1/4/2022). 

TRIBUNWOW.COM - Pemerintah Rusia mengancam akan menuntut Wikipedia dengan denda hampir mencapai Rp 700 juta.

Pasalnya, Rusia menilai ensiklopedia digital itu memuat konten yang bertentangan dengan narasinya soal perang di Ukraina.

Jajaran pemerintahan Presiden Rusia Vladimir Putin juga menuding Wikipedia telah sengaja memberi informasi yang salah.

Jurnalis BBC menyoroti koran di Rusia yang memberitakan konflik di Ukraina per Rabu (23/3/2022).
Jurnalis BBC menyoroti koran di Rusia yang memberitakan konflik di Ukraina per Rabu (23/3/2022). (Twitter/@BBCStever)

Baca juga: Senjatanya Dibuat Ukraina, Rusia Terpaksa Berhenti Serang karena Tak Punya Cadangan

Baca juga: Facebook Bebaskan Konten Ujaran Kebencian ke Vladimir Putin, Ini Reaksi Pemerintah Rusia

Dilansir TribunWow.com dari NPR, Jumat (1/3/2022), regulator komunikasi Rusia, Roskomnadzor mengumumkan pada hari Kamis bahwa mereka telah meminta Wikipedia untuk menghapus beberapa kontennya.

Rusia menyebut halaman itu berisi materi sosial yang tidak dapat diandalkan, serta informasi terlarang lainnya tentang operasinya di Ukraina.

Situs tersebut dianggap sengaja memberikan informasi yang salah kepada pengguna Rusia.

Dikatakan bahwa Wikipedia dapat dikenai denda hingga 4 juta rubel, atau sekitar Rp 670 juta, jika tidak menghapus materi yang ilegal menurut hukum Rusia.

Diketahui, Rusia memberlakukan undang-undang yang mengkriminalisasi pelaporan konflik Ukraina yang tidak sesuai dengan narasi Kremlin.

Undang-undang tersebut telah memaksa sebagian besar outlet berita independen Rusia yang tersisa untuk tutup dan banyak jurnalis meninggalkan negara itu karena takut menghadapi hukuman 15 tahun penjara.

Adapun halaman Wikipedia yang dimaksud menjelaskan sejarah dan konteks perang, korban dan dampak kemanusiaan, pelanggaran hak asasi manusia, proses hukum, reaksi internasional, konsekuensi ekonomi dan penggambaran media.

Tidak jelas detail spesifik apa yang ingin dihapus oleh Roskomnadzor.

Namun Newsweek  melaporkan bahwa Rusia sempat mengkritik versi halaman bahasa Rusia yang disebut berisi informasi yang tidak akurat tentang operasi militer khusus untuk melindungi Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk untuk de-militerisasi dan de-Nazifikasi Ukraina.

Selain itu juga termasuk penggunaan kata perang, agresi, dan invasi.

Pengumuman Roskomnadzor mengikuti dua peringatan terpisah kepada Wikimedia Foundation, yang mengoperasikan ensiklopedia online tersebut.

Halaman
1234
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved