Breaking News:

Puasa Ramadhan 2022

Ucapan Ramadhan Karim atau Ramadhan Mubarak, Baiknya Mana yang Dianjurkan? Ini Penjelasannya

Budaya umat Islam di Indonesia mengucapkan selamat kepada sanak saudara melalui SMS, WhatsApp atau social media lainnya membuat pembahasan ini penting

Editor: Atri Wahyu Mukti
THE INDIAN EXPRESS
Ilustrasi Ramadhan. Simak perbedaan arti Ramadan Karim atau Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak, serta penggunaan kalimat yang tepat. 

TRIBUNWOW.COM - Simak perbedaan arti Ramadan Karim atau Ramadan Kareem dan Ramadan Mubarak, serta penggunaan kalimat yang tepat.

Budaya umat Islam di Indonesia mengucapkan selamat kepada sanak saudara melalui SMS, WhatsApp atau social media lainnya membuat pembahasan ini penting,

Karena secara bahasa makna dari kedua kalimat ini berbeda sehingga perlu kita ketahui bahwa ucapan yang benar adalah Ramadan Mubarak, jangan lagi menggunakan Ramadan Kareem.

Berikut penjelasannya:

Pengertian Ramadan Kareem

Arti Ramadan Karim/ Ramadan Kareem adalah Ramadan itu pemurah,

Pengertian Ramadan Mubarak

Arti Ramadan Mubarak adalah Ramadan yang diberkahi,

Dilansir dari berbagai sumber, ketika Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin ditanya mengenai hukum kalimat ‘Ramadan Kareem’ menjawab:

“Hukumnya adalah bawah kalimat ini “Ramadan Karim” (terjemahnya: Ramadan itu pemurah) adalah tidak benar. Yang benar adalah “Ramadan Mubarak” (Ramadan yang diberkahi) atau yang semisal, karena bukan Ramadan yang memberi sehingga disebut pemurah, akan tetapi Allah Ta’ala yang memberikan keutamaan ini.” [Majmu’ Fatawa Syaikh Al-‘Ustaimin 20/254)

Oleh karena itu hendaknya kita mengikuti nash yang menyebut Ramadan dengan sebutan “Ramadan Mubarak” sebagaimana dalam hadits berikut:

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

ﻗَﺪْ ﺟَﺎﺀَﻛُﻢْ ﺭَﻣَﻀَﺎﻥُ، ﺷَﻬْﺮٌ ﻣُﺒَﺎﺭَﻙٌ، ﺍﻓْﺘَﺮَﺽَ ﺍﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻜُﻢْ ﺻِﻴَﺎﻣَﻪُ، ﺗُﻔْﺘَﺢُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔِ، ﻭَﺗُﻐْﻠَﻖُ ﻓِﻴﻪِ ﺃَﺑْﻮَﺍﺏُ ﺍﻟْﺠَﺤِﻴﻢِ، ﻭَﺗُﻐَﻞُّ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻓِﻴﻪِ ﻟَﻴْﻠَﺔٌ ﺧَﻴْﺮٌ ﻣِﻦْ ﺃَﻟْﻒِ ﺷَﻬْﺮٍ، ﻣَﻦْ ﺣُﺮِﻡَ ﺧَﻴْﺮَﻫَﺎ ﻓَﻘَﺪْ ﺣُﺮِﻡَ

“Telah datang kepada kalian Ramadan, BULAN MUBARAK (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad, shahih).

(TribunWow.com)

Sumber: TribunWow.com
Tags:
RamadhanPuasaMuslim
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved