Breaking News:

Liga 1

Tundukkan PSIS Semarang dan Akhiri Puasa Kemenangan, Pelatih PSM Makassar Ungkap Kuncinya

PSM Makassar akhirnya memenangkan pertandingan melawan PSIS Semarang setelah dalam tujuh pertandingan terakhirnya gagal meraih kemenangan. 

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Tribun Jateng/Istimewa
Bek tengah PSIS Semarang Alfeandra Dewangga Santosa saat beradu di udara degan pemain PSM Makassar Willem Jan Pluim di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Mingfu (6/3/2022). 

TRIBUNWOW.COM - PSM Makassar akhirnya memenangkan pertandingan melawan PSIS Semarang setelah dalam tujuh pertandingan terakhirnya gagal meraih kemenangan. 

Pertandingan antara PSM Makassar vs PSIS Semarang yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar Bali itu berakhir dengan skor 2-1, Minggu (6/3/2022).

PSM Makassar sempat tertinggal di awal pertandigan oleh gol Jonathan Cantillana di menit ke-13. 

Baca juga: Kalah dari PSM Makassar, Asisten Pelatih PSIS Semarang akan Lakukan Ini: Saya Tanggung Jawab

Baca juga: Suporter PSIS Semarang Snex-Panser Banjiri Kritikan Tajam Sosok Ini seusai Kalah dari PSM Makassar

Namun, tim berjuluk Juku Eja itu berhasil membalikkan keadaan berkat dua gol dari Wiljam Pluim di menit ke-29 dan menit ke-59. 

Dua gol Wiljam Pluim ini sekaligus mengakhiri puasa gol PSM Makassar di lima laga terakhirnya. 

Pelatih PSM Makassar Joop Gall menyatakan bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari kesadaran tiap individu bahwa pertandingan kali ini harus dimenangkan. 

Pasalnya, jika terus-terusan kalah, PSM Makassar juga bisa terancam degradasi. 

"Anak asuh saya sadari, kami harus menang di laga ini. Di klasemen kita butuh hasil baik. Kita berada di posisi yang bukan kita inginkan," katanya, Minggu (6/3/2022), dikutip dari Tribun Timur.

Dengan tiga poin tambahan itu, PSM Makassar kini berada di peringkat ke-11 dengan 33 poin.

Jika mereka tidak memenangkan pertandingan itu, kini PSM Makassar bakal berada di peringkat ke-14 dengan 30 poin. 

Baca juga: PSM Makassar Vs PSIS Semarang: Kans Mahesa Jenar Lanjutkan Tren Positif, Ini Head to Head Kedua Tim

Posisi itu hanya selisih satu tim dari zona degradasi yang kini dihuni oleh Persipura Jayapura dengan 26 poin. 

"Kemenangan hari ini harus didapatkan. Itu yang kita sampaikan, bicarakan berulang-ulang kali," tambahnya.

Joop Gall sendiri mengakui bahwa pertandingan melawan PSIS Semarang bukanlah pertandingan yang mudah. 

Terutama dari segi penguasaan bola setelah PSM Makassar tertinggal 1-0. 

Karena itu, dia memberikan arahan untuk menjaga penguasaan bola dari tim lawan. 

"Penguasaan bola jadi fokus dan kekhawatiran saya. Kita harus lebih baik lagi dalam hal penguasaan bola," ungkapnya.

Hingga akhirnya Wiljam Pluim bisa menyamakan kedudukan dan membangkitkan motivasi teman-temannya. 

Bahkan, di ruang ganti Joop Gall kembali mengingatkan agar jangan mengendurkan penguasaan bola. 

"Di ruang ganti saya sampaikan harus melakukan hal sama seperti di babak pertama. Penguasaan bola kedisiplinan dan organisasi tim dalam bertahan," terangnya.

Setelah PSM Makassar mendapat gol kedua, Joop Gall lebih memilih memfokuskan lini bertahan PSM Makassar

Terlebih, para pemain sudah nampak kelelahan akibat jadwal tanding yang padat. 

"Organisasi bertahan kita bagus. Kita memang berjuang untuk amankan skor 2-1 tersebut," pungkasnya.

Ciri Khas PSM Makassar

Sementara itu, Pengamat sepak bola, Assegaf Razak juga ikut senang atas kemenangan PSM Makassar

Dia, menyampaikan bahwa pertandingan melawan PSIS Semarang menunjukkan ciri khas dari permainan PSM Makassar

“Pertandingan tadi (lawan PSIS) inilah ciri khas PSM. Semangatnya, tekanan kepada lawan. Mereka tak berikan kesempatan kepada lawan,” sebutnya melalui telepon, Minggu (6/3/2022).

Hal ini terlihat dari kesolidan pemain di babak pertaman. 

Kemudian, meski sempat mengendur setelah kebobolan satu gol, lini pertahanannya nampak bisa diorganisasi dengan baik. 

“Babak pertama dan kedua PSM tetap konsisten dan tampil solid,” katanya.

Setelah unggul 2-1 juga terlihat bahwa serangan PSM Makassar sudah mulai mengurangi temponya. 

Kecuali di menit-menit terakhir di mana PSM Makassar kembali mencipyakan peluang tajam. 

“Muncul kepanikan ketika ditekan terus. Ini menjadi evaluasi pelatih,” imbau eks pelatih PSM ini.

Assegaf Razak juga berharap agar PSM Makassar bisa menjaga tempo bermainnya dalam pertandingan berikutnya. 

Di lima laga sisa, PSM Makassar akan menghadapi Persipura Jayapura, Persela Lamongan, Persija Jakarta, Persiraja, dan Arema FC. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Artikel ini diolah dari Tribun Timur yang berjudul Akhiri Puasa Kemenangan, Pengamat: Inilah Ciri Khas PSM Makassar dan Menang 2-1 atas PSIS dan Akhiri Tren Minor, Pelatih PSM Joop Gall Beberkan Kunci Keberhasilan

Tags:
Liga 1 2021PSIS SemarangPSM MakassarJoop GallWiljan Pluim
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved