Breaking News:

Terkini Nasional

Saat Jokowi Jawab soal Isu Penundaan Pemilu 2024, Disebut Normatif hingga Dinilai Kurang Tegas

Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu buka suara soal isu Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ditunda. Dinilai kurang tegas.

YouTube Sekretariat Presiden
Sambutan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada Pertemuan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia, 13 Sept 2021. Terbaru, Presiden Jokowi buka suara soal isu Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ditunda. 

TRIBUNWOW.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu buka suara soal isu Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ditunda.

Dilansir Tribunnews.com, usulan Pemilu 2024 ditunda ini sebelumnya datang pimpinan partai politik, yakni Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang kemudian juga mendapat dorongan dari parpol lain.

Seperti, Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan, hingga Ketum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar.

Baca juga: BREAKING NEWS - Pemerintah dan KPU Sepakat Pemilu 2024 Digelar pada 14 Februari

Tak lama kemudian, isu ini membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara.

Menanggapi usulan tersebut, Jokowi menyampaikan dirinya akan taat dan patuh konstitusi atau UUD 1945.

"Kita bukan hanya taat dan tunduk, tetapi juga patuh pada konstitusi," kata Jokowi di Istana Bogor, Jumat (4/3/2022), dikutip dari Kompas.com.

Di sisi lain pernyataannya, Jokowi juga tak bisa melarang seseorang berpendapat.

Termasuk ketika ada yang berpendapat soal penundaan Pemilu.

Pasalnya, menurut dia, usulan tersebut bagian dari demokrasi.

Baca juga: Pasca Rusia Invasi Ukraina, Jokowi Cuitkan Pesan Singkat Dampak Perang: Setop Perang

Namun, di akhir pernyataannya, Jokowi kembali menegaskan jika terkait pelaksanaan Pemilu maka semua harus tunduk dan taat pada konstitusi.

”Siapa pun boleh-boleh saja mengusulkan wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan (masa jabatan presiden), menteri atau partai politik, karena ini kan demokrasi. Bebas saja berpendapat," kata dia.

"Tetapi, kalau sudah pada pelaksanaan, semuanya harus tunduk dan taat pada konstitusi,” tambah Jokowi.

Kendati sudah bersuara, statement Jokowi ini dinilai kurang memuaskan.

Pengamat hingga politisi menilai Jokowi kurang tegas menegaskan penolakannya pada penundaan Pemilu.

Baca juga: Detik-detik Sejoli di Malang Diarak Warga karena Diduga Berzina Viral, Ini Penjelasan Polisi

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved