Konflik Rusia Vs Ukraina
Tanggapi Invasi Rusia ke Ukraina, Bintang Manchester United Cristiano Ronaldo Serukan Perdamaian
Memanasnya konflik di Eropa Timur antara Ukraina dan Rusia memantik simpati mega bintang milik Manchester United, Cristiano Ronaldo.
Penulis: Adi Manggala Saputro
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Memanasnya konflik di Eropa Timur antara Ukraina dan Rusia memantik simpati mega bintang milik Manchester United, Cristiano Ronaldo.
Seperti diketahui invasi Rusia ke Ukraina pertama kali terjadi di tanggal 24 Februari 2022.
Hingga per Sabtu (26/2/2022) 1.000 korban jiwa dari para tentara Ukraina telah meninggal dunia akibat invasi yang dilakukan oleh Rusia.
Tentu, kejadian extraordinary yang dapat mengancam stabilitas dunia itupun memantik rasa simpati mega bintang Manchester United, Cristiano Ronaldo.
Dikutip TribunWow.com dari Instagram @cristiano, bentuk rasa simpati pemain Timnas Portugal tersebut dituliskan dalam akun Instagram Pribadinya via Story dengan menyerukan perdamaian dunia demi generasi anak-anak penerus di dunia.
Selain itu, pemilik akun Instagram dengan followers terbanyak di dunia itupun dalam InstaStorynya juga meminta para masyarakat dunia mendoakan agar perdamaian dunia dapat terwujud.
"We need to create a better world for our children. Praying for peace in our world (kita membutuhkan bentuk tindakan yang terbaik di dunia untuk anak kita. Doa serta kedamaian semoga terjadi di dunia kita)," tulis Cristiano Ronaldo di Instagram pribadinya Sabtu (26/2/2022).
Tentu, ajakan tersebut bisa disaksikan oleh masyarakat dunia yang tentunya turut menjadi pengikut sang mega bintang Manchester United tersebut.
Dengan harapan, dengan aksi ajakan dan seruan perdamaian yang dilakukan oleh Cristiano Ronaldo dapat menggerakkan masyarakat dunia untuk sama-sama menyerukan perdamaian demi kedamaian dunia.
Serta dapat mengakhiri krisis perdamaian yang tengah terjadi di Ukraina yang tengah mendapatkan invasi dari Rusia.
Baca juga: Invasi Rusia ke Ukraina, Roman Abramovich Bisa Terdepak dari Chelsea dan Inggris, Ini Kerugiannya
Baca juga: Bantah Menyerah ke Rusia, Presiden Ukraina Posting Video Jalan-jalan di Kiev: Tidak akan Menyerah
Dampak Invasi Rusia ke Ukraina, Bos Chelsea Terimbas
Rusia masih terus melakukan invasinya ke Ukraina per Sabtu (26/2/2022) atau hari ketiga seusai invasi pertama Kamis (24/2/2022).
Tentu, adanya invasi Rusia ke Ukraina bukan hanya berdampak pada kedua negara tersebut, melainkan dunia juga berpotensi merasakan dampak buruknya.
Di sisi lain, negara-negara maju lainnya di Eropa, seperti Inggris telah membuktikan kecamannya kepada Rusia dengan turut membekukan warga Rusia yang kini berada di negara Ratu Elizabeth.
Tak tanggung-tanggung, Inggris turut membukukan Rusia melalui sektor ekonomi yang tentunya akan berdampak besar bagi kehidupan warga Rusia di negara tiga singa tersebut.
Imbas paling nyata sudah mulai terlihat seusai taipan Rusia sekaligus pemilik klub asal London, Chelsea, Roman Abrahamovich turut terimbas dampaknya.
Mengingat Pemilik mayoritas saham terbesar Chelsea tersebut merupakan warga negara Rusia.
Bahkan kabarnya, 'Si raja minyak tersebut juga turut diusir dan sahamnya di klub Inggris Chelsea terancam dibekukan.
'Pengusiran' Roman Abrahamovich tersebut dilontarkan oleh anggota parlemen Partai Buruh Inggirs, Christ Bryant.
Hal itu dilakukan seiring dengan rencana pemerintah Inggris yang melakukan pembekuan aset-aset Rusia, termasuk milik para pengusahanya, sebagai bentuk sanksi embargo ekonomi terhadap Negeri Beruang Putih.
Tentu adanya kebijakan tersebut merugikan para pengusaha besar Rusia termasuk Roman Abrahamovich yang dikenal memiliki banyak investasi di Ibu Kota Inggris, London.
Bahkan saking besarnya jumlah investasi itu, Roman Abrahamovich mendapat julukan 'Londongrad' untuk ibukota Inggris tersebut.
Sportsbible melansir, Bryant menyoroti kepemilikan saham Abramovic karena ia dianggap memiliki kedekatan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.
Lebih lanjut, banyak rumor yang berkembang bahwa Roman Abrahamovich mengakusisi Chelsea pada tahun 2003 lalu atas perintah dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.
“Dengan adanya invasi Rusia tersebut, Roman Abramovich tidak boleh lagi memiliki klub sepakbola di negara ini,” sambung Chris Bryant.
Selain membekukan kepemilikan saham Abrahamovich di Chelsea, sang legislator Inggris tersebut juga meminta pemerintah negaranya untuk melakukan penyitaan terhadap aset-aset Roman Abrahamovich di Inggris.
“Harus dipertimbangkan (langkah) untuk menyita beberapa aset miliknya, termasuk rumah bernilai 152 juta poundsterling (setara Rp 2,9 triliun), dan memastikan bahwa orang lain yang memiliki Visa tingkat 1 seperti ini tidak terlibat dalam kegiatan yang menimbulkan fitnah,” kata dia. (TribunWow.com/Adi Manggala S)
Sebagian artikel ini telah diolah TribunWow.com dari Tribunnews.com dengan judul Rusia Serbu Ukraina, Abramovic 'Diusir' dari Chelsea, Rugi Hingga Rp 9,7 T, The Blues Dilego?
Baca Berita Terkait Konflik Rusia vs Ukraina Lainnya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/wow/foto/bank/originals/cristiano-ronaldo-tanggapi-konflik-rusia-ukraina.jpg)