Breaking News:

Kabar Tokoh

Bakal Dilantik Jokowi Jadi Gubernur Lemhannas, Ini Profil dan Rekam Jejak Andi Widjajanto

Andi Widjajanto bakal menggantikan Gubernur Lemhannas sebelumnya, Agus Widjojo, yang sekarang menjabat sebagai duta besar Indonesia di Filipina.

Editor: Lailatun Niqmah
Gita Irawan/Tribunnews.com
Pengamat Pertahanan Andi Widjajanto di Kantor centre for Strategic and International Studies Jakarta Pusat pada Senin (7/10/2019). 

TRIBUNWOW.COM - Mantan Sekretaris Kabinet Andi Widjajanto dikabarkan bakal dilantik menjadi Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), Senin (21/2/2022) siang.

Andi Widjajanto bakal menggantikan Gubernur Lemhannas sebelumnya, Agus Widjojo, yang sekarang menjabat sebagai duta besar Indonesia di Filipina.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Andi Widjajanto hanya memberikan balasan singkat dengan mengucapkan terima kasih.

Baca juga: Presiden Jokowi Terima Lemhannas RI, Tegaskan Kembali soal Green Economy

"Terima kasih," kata Andi Widjajanto.

Di sisi lain, Plt Gubernur Lemhannas, Marsekal Madya Wieko Syofyan, juga membenarkan bahwa akan ada pelantikan Gubernur Lemhannas baru pada Senin ini.

Pihak Lemhannas sudah mendapatkan undangan untuk menghadiri agenda pelantikan tersebut.

"Benar besok akan ada pelantikan Gubernur Lemhannas yang baru, Lemhannas sudah dapat undangan kehadirannya," kata Syofyan ketika dikonfirmasi Kompas.com, Minggu (20/2/2022).

Profil Andi Widjajanto

Dikutip dari surya, Andi tercatat pernah menjabat sebagai Sekretaris Kabinet dalam pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla mulai 3 November 2014 hingga 12 Agustus 2015.

Sebelumnya, ia aktif sebagai Deputi Tim Transisi menjelang terbentuknya Kabinet Kerja.

Andi merupakan putra dari Mayjen TNI (Purn) Theo Syafei, mantan Pangdam IX/ Udayana yang juga merupakan politikus senior PDIP.

Andi Widjajanto memiliki latar belakang pendidikan yang luas, mulai dari FISIP jurusan HI di Universitas Indonesia lulus 1996, kemudian juga mendapat gelar sarjana dari School of Oriental dan African Studies University of London.

Mendapatkan Master of Sciences dari London School of Economics, sekaligus juga dapat gelar Master of Sciences dari Industrial College of Armed Forces, Washington DC, Amerika Serikat pada tahun 2003.

Ia adalah dosen tetap pada FISIP di Universitas Indonesia.

Andi memiliki hubungan sangat dekat dengan PDIP, sedekat hubungan ayahnya Theo Syafei dengan Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Andi juga memiliki pengaruh kuat di lingkungan internal partai pengusung pasangan capres Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Marcus Mietzner, peneliti tentang Indonesia dari Australian National University (ANU) menyebut Andi Widjajanto sebagai salah satu figur dan pemikir penting (di hadapan Megawati) pada pemenangan Jokowi-Jusuf Kalla.

Banyak konsep kampanye hingga debat capres Jokowi yang merupakan pemikiran orisinil Andi Widjajanto.

Selain itu, Andi pernah tercatat sebagai Koordinator di Gerakan Non Blok Study Center dan juga aktif sebagai peneliti di jurusan HI – FISIP UI.

Andi juga tercatat sebagai Dewan Editor pada jurnal politik internasional Global.

Pernah juga bekerja sebagai Managing Director di PACIVIS, Center for Global Civil Society Studies Universitas Indonesia hingga jabatan Direktur Eksekutif pada PACIVIS dan Direktur Ekonomi Pertahanan di Institut Pertahanan dan Studi Keamanan - UI.

Andi juga memiliki beberapa keterlibatan komunitas epistemik, misalnya pada 2000 lalu Andi adalah anggota Delegasi Indonesia dalam "ASEAN plus Three Forum Pemimpin Muda" untuk menyajikan sebuah makalah akademis "The Positif Perdamaian untuk Asia Timur".

Pada 2001 ia menjadi anggota Delegasi Indonesia dalam "1st Majelis Rakyat ASEAN" untuk menciptakan jaringan antar organisasi masyarakat sipil ASEAN.

Pada 2001 juga menjadi anggota Delegasi Indonesia dalam "4th ASEAN University Jaringan Forum" untuk menyajikan sebuah makalah akademis "Pembentukan Komunitas Keamanan ASEAN".

Pada tahun 2002 ia menjadi anggota dari Task Force, yang diselenggarakan oleh Science Institute (LIPI) Indonesia, di bawah kerjasama dengan Military College of Indonesia (Sesko TNI) untuk meninjau Doktrin Militer Indonesia.

Andi juga menjadi anggota Task Force yang diselenggarakan oleh Studi Pemerintah Daerah (LOGOS), di bawah kerjasama dengan Angkatan Bersenjata Teritorial Kepala Staf (Kaster TNI) untuk memodifikasi Komando Teritorial di Indonesia selama tahun 2001-2002. (Kompas.com/Achmad Nasrudin Yahya)

Berita terkait Lemhannas Lainnya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profil Andi Widjajanto yang Bakal Dilantik Jokowi Jadi Gubernur Lemhannas"

Sumber: Kompas.com
Tags:
LemhannasLembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas)Andi WidjajantoSosok
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved