Breaking News:

Terkini Daerah

TNI AL Ungkap Benda Mirip Rudal Made In USA yang Ditemukan di Sulsel: Punya Misi Tersendiri

TNI AL memberikan penjelasan terkait benda mirip rudal yang ditemukan di Desa Kembangragi, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Selayar, Sulsel

Penulis: Afzal Nur Iman
Editor: Elfan Fajar Nugroho
Tribun Timur/Muslimin Emba
Danlantamal VI Laksamana Pertama TNI Dr Benny Sukandari dan jajarannya dalam rilis terkait benda mirip rudal di atas KRI Fatahillah, saat sandar di dermaga Fasharkan Makassar, Sabtu (19/2/2022). 

TRIBUNWOW.COM - TNI AL memberikan penjelasan terkait benda mirip rudal yang ditemukan di Desa Kembangragi, Kecamatan Pasimasunggu, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel). 

Benda mirip rudal berlogo bendera Amerika Serikat itu disebut bukanlah rudal melainkan Side Scan Sonar.

Awalnya, benda mirip rudal itu, awalnya ditemukan seorang nelayan yang sedang mencari umpan di tepi pantai pada 9 Februari lalu. 

Baca juga: Heboh Warga Temukan Benda Mirip Rudal Berlogo Bendera Amerika Seriat, TNI AL Beri Respons

Baca juga: Akui Uji Coba Rudal Hipersonik China, Jenderal Top AS Sandingkan dengan Peluncuran Satelit Sputnik

Benda itu, memiliki panjang panjang 118 cm, berat 9,1 kilogram, dan diameter 40 cm.

Ternyata, benda serupa juga pernah di temukan di sekitar lokasi tersebut pada 10 tahun yang lalu. 

"Kedua unit alat yang mempunyai berat masing-masing kurang lebih 5 Kg tersebut, diantaranya satu unit berwarna hijau yang ditemukan oleh nelayan setempat Bernama Arifin Lewa pada tanggal 09 Februari 2022," ungkap Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Lantamal VI, Makassar, Kapten Laut (KH) Suparman Sulo, dikutip dari Tribun Timur

"Dan satu unit berwarna orange yang ditemukan sejak kurang lebih 10 tahun yang lalu."

Baca juga: Iron Dome Israel: Kubah Besi Penangkal Serangan Roket Hamas Palestina, Apa Kelebihan dan Kelemahan?

Keduanya, ditemukan di lokasi yang berdekatan dan sama-sama berlogo bendera Amerika Serikat dan bertuliskan Made In USA.

Kini, benda tersebut tengah dalam pengawasan TNI AL dan sudah dievakuasi oleh KRI Fatahillah. 

Benda itu sampai di Dermaga Fasharkan, Kota Makassar, Sabtu pagi tadi dan langsung diserah-terimakan dari Komandan Guskamla (Danguskamla) Koarmada II Laksamana Pertama TNI I Gung Putu Alit Jaya, kepada Komandan Lantamal VI (Danlantamal VI) Laksamana Pertama TNI Dr Benny Sukandari, di atas geladak Buritan KRI Fatahillah-361.

Side Scan Sonar

Benny Sukandari, memastikan bahwa alat itu bukanlah rudal. 

"Saya yakinkan alat ini bukan rudal akan tetapi alat Side Scan Sonar (SSS)," katanya di dermaga Fasharkan Makassar, Kota Makassar, Sulsel Sabtu (19/2/2022).

Dijelaskan bahwa alat itu merupakan alat pengumpul data yang bisa dikontrol dari jarak jauh. 

Data yang diambil oleh alat itu, juga bisa diterima langsung dari jauh. 

"Kedua unit benda atau alat tersebut merupakan alat survey bawah air yang dilepaskan ke bawah air dan dikontrol oleh kapal induknya, yang mana data yang diperoleh oleh alat ini akan di transfer melalui kabel data ke kapal induknya," kata Dr Benny Sukandari.

Belum diketahui kepentingan terkait alat yang ditemukan di Selayar itu. 

"Sehingga data-data yang diperoleh akan dikumpulkan dan direkam yang bertujuan untuk kepentingan tertentu dari kapal yang mengontrol alat ini," sambungnya.

Benny menjelaskan bahwa jika lampu tersebut masih menyala artinya alat tersebut masih hidup dan masih melakukan pengumpulan data. 

Pihaknya, bakal menindaklanjuti terkait penemuan Scan Sonar itu. 

Termasuk dengan berkoordinasi kepada berbagai pihak untuk bisa mengetahui data apa yang diambil oleh benda mirip rudal tersebut. 

kalau dilihat lampu indikatif sensor masih berkedip tentunya alat ini masih aktif dan tetap merekam sampai lampu tersebut mati," jelasnya.

"Dengan ditemukannya alat ini mudah-mudahan nanti Dinas Pengembangan dan Penelitian TNI Angkatan Laut (Dislitbangal) bisa meneliti lebih lanjut dan merekam ulang hasil data yang ada di dalam Side Scan Sonar (SSS)," kata Benny. 

Benny menyebut bahwa penemuan seperti itu memang kerap ditemukan di sekitar Kabupaten Selayar yang merupakan Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) II. 

ALKI II sendiri memang dikenal sebagai jalur yang kerap dilintasi kapal militer atau kapal sipil yang memiliki misi tertentu. 

Mereka memanfaatkan situasi lengang dari luasnya perairan di Indonesia. 

Pada 2020, TNI AL juga mengamankan drone laut aktif tanpa tanda khusus yang ditemukan warga di Pulau Karompa Kecamatan Pasimbena. 

Ditemukan Nelayan

Sebelumnya, Camat Pasimasunggu, Selayar, Nur Mawing menceritakan kronologi bagaimana Andi Arifin menemukan benda mirip rudal tersebut. 

Saat itu, Andi Arifin sebenarnya ingin memancing di tepi pantai. 

Namun, sebelum memancing dirinya mencari umpan terlebih dahulu seperti biasanya. 

"Kronologisnya, Andi Arifin Lewa jalan kaki maksud mencari umpan untuk mancing tiba-tiba kelihatan benda asing di pinggir laut," kata Nur Mawing dikonfirmasi tribun, Kamis (17/2/2022) sore.

Andi Arifin kemudian penasaran dengan benda yang dirasa cukup besar itu. 

Kemudian, dirinya memutuskan untuk menghampiri dan melihatnya dengan lebih dekat. 

"Akhirnya benda tersebut diambil atau diamankan tidak jauh dari pantai tempat ditemukannya benda itu," ujarnya.

Benda mirip rudal itu ditemukan sebenarnya pada 9 Februari lalu. 

Namun, Andi Arifin yang menemukan rudal itu, baru melaporkan penemuan itu sepekan kemudian atau pada 16 Februari. 

"Namun, baru dilaporkan ke Makoramil 1415-02 Pasimasunggu hari Rabu tanggal 16 Februari 2022," ujarnya. (Tribunwow.com/Afzal Nur Iman)

Baca Artikel Terkait Lainnya

Artikel ini diolah dari Tribun Timur yang berjudul Ternyata Ada 2 Benda Serupa Roket Ditemukan di Selayar, ini Penjelasan Kadispen Lantamal VI Makassar dan Kronologi Benda Serupa Roket Ditemukan Nelayan Andi Arifin Lewa di Selayar

Sumber: Tribun Timur
Tags:
RudalTNI ALAmerika SerikatSulawesi SelatanSide Scan SonarMakassar
Berita Terkait
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved