Terkini Daerah
Kisah Suami Bersaing dengan Istri dalam Pilkades di Probolinggo, Ternyata karena Tak Ada yang Daftar
Pasangan suami istri, Alisat dan Tatik, bertarung dalam Pilkades Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Probolinggo. Ini kisahnya.
Editor: Rekarinta Vintoko
TRIBUNWOW.COM - Ada yang unik dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tempuran, Kecamatan Bantaran, Probolinggo, Jawa Timur.
Bagaimana tidak, calon yang bertarung demi mendapat kursi Kepala Desa adalah pasangan suami istri (Pasutri).
Dikutip dari Kompas.com, pasutri itu diketahui bernama Alisat dan Tatik.
Baca juga: Kisruh Sidang DPRD Sikka, Anggota Dewan Kejar dan Nyaris Adu Jotos dengan Bupati, Ini Pemicunya
Adapun, Pilkades serentak Kabupaten Probolinggo 2022 itu digelar di 250 desa, Kamis (17/2/2022).
Pasutri ini maju menjadi cakades karena tak ada calon lain yang maju.
Hasilnya, sang suami memenangkan suara.
Alisat yang merupakan petahana meraup 2.351 suara dan Tatik meraih 189 suara.
Suami Minta Istri Jadi Rivalnya
Alisat mengatakan, dirinya yang meminta istrinya maju menjadi cakades karena tak ada orang lain lagi yang mendaftar.
Sebab, untuk menggelar Pilkades minimal ada dua calon kades.
"Saya mendorong istri maju, karena setelah saya mendaftar tidak ada lagi yang mendaftar Cakades," kata Alisat, Jumat (18/2/2022).
Baca juga: Viral Kisah Pria Berusia 61 Tahun Menikah dengan Cinta Pertamanya, Sempat Terpisah Puluhan Tahun
Berupaya Dekati Pemilih
Kedua pasangan suami istri berusia 43 dan 39 tahun ini menggunakan strategi dan sasaran kampanye berbeda.
Sang suami mendekati calon pemilih masyarakat umum, sedangkan sang istri mengambil hati ibu-ibu untuk mendulang suara.
Meski tinggal serumah, Alisat dan Tatik bergerilya sungguh-sungguh meraup suara dengan caranya masing-masing.
Keduanya mengaku pasrah mengenai perolehan hasil suara.
Baca juga: Fakta Pria Samarinda Bobol ATM hingga Raup Rp 2,4 Miliar, sampai Hidup Mewah dan Sewa Helikopter
Namun mereka berkomitmen, pembangunan dan pelayanan masyarakat desa menjadi yang utama jika terpilih.
"Warga bebas menyalurkan suaranya. Pilihan mereka kita hormati," ujar Alisat.
Diketahui, sebanyak 250 desa di 24 kecamatan Kabupaten Probolinggo menggelar Pilkades serentak, Kamis (17/2/2022).
Pilkades serentak ini diikuti 803 orang calon kepala desa (cakades).
Sebanyak 723.046 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari 250 desa tersebut menuju 1.847 Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menyalurkan hak suaranya dengan protokol kesehatan secara ketat. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Suami Bersaing dengan Istri dalam Pilkades di Probolinggo, gara-gara Tak Ada yang Mendaftar"