Breaking News:

Terkini Daerah

Fakta Penyerangan oleh 20 Pesilat di Surabaya, Ibu Hamil 8 Bulan Turut Jadi Korban Penganiayaan

Dalam penyerangan yang dilakukan oleh 20 pesilat di Surbaya, ada tiga warga menjadi korban, termasuk ibu hamil delapan bulan.

Editor: Lailatun Niqmah
ntmcpolri.info
Ilustrasi garis polisi. Penyerangan masjid yang dilakukan oleh 20 pesilat di Surabaya, Jawa Timur, membuat masyarakat setempat resah. 

TRIBUNWOW.COM - Penyerangan masjid yang dilakukan oleh 20 pesilat di Surabaya, Jawa Timur, membuat masyarakat setempat resah.

Dalam penyerangan yang dilakukan oleh 20 pesilat ini, ada tiga warga menjadi korban.

Bahkan, satu di antara korban penyerangan pesilat itu adalah seorang ibu hamil delapan bulan.

Baca juga: Anak Rudapaksa Ibu Kandungnya yang Berusia 70 Tahun, Korban Juga Diseret dan Dianiaya saat Beraksi

Kejadian ini diketahui terjadi di dua tempat di Surabaya, Jawa Timur, pada Minggu (23/1/2022) malam.

Tempat pertama adalah Masjid Haqqul Yaqien di Jalan Klampis Semalang Surabaya.

Sementara itu tempat kedua dilakukan di Jalan Dinoyo Surabaya, tepatnya di depan Kantor Gedung Keuangan Negara II Surabaya.

Dikutip dari SURYA.co.id, sampai saat ini sudah ada satu pelaku yang diamankan oleh pihak kepolisian.

"Iya sudah kami amankan. Masih kami kembangkan," ungkap Kapolsek Tegalsari, Kompol Dwi Nugroho saat dikonfirmasi, Senin (24/1/2022).

Kompol Dwi belum mengiyakan apakah pelaku merupakan pesilat dari kelompok PSHT atau bukan.

Diketahui masjid yang diserang oleh diduga pesilat kelompok PSHT ini merupakan tempat berkumpul perguruan silat Pagar Nusa.

Halaman
ANDA MUNGKIN MENYUKAI
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved