Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini BMKG Besok Rabu 12 Januari 2022: Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 26 Daerah
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Rabu (12/1/2022).
Editor: Lailatun Niqmah
TRIBUNWOW.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis peringatan dini cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, Rabu (12/1/2022).
BMKG juga memberikan peta sebaran gambaran potensi gelombang tinggi untuk beberapa perairan di Indonesia.
Dilansir TribunWow.com dari BMKG, berikut rincian peringatan dini cuaca ekstrem di Indonesia:
Baca juga: Info BMKG - Prakiraan Cuaca di 33 Kota Hari Ini Selasa 11 Januari 2022: Serang Hujan Ringan
Baca juga: Jabar Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Peringatan Dini BMKG Hari Ini Selasa 11 Januari 2022
BMKG mengatakan, sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Hindia selatan Jawa Timur dan di Samudra Hindia barat Bengkulu, yang membentuk daerah pertemuan/perlambatan kecepatan angin (konvergensi) yang memanjang di perairan selatan Jawa Timur dan di Samudra Hindia selatan Jawa Timur.
Daerah konvergensi juga terpantau memanjang dari Samudra Hindia barat Sumatera Barat hingga Sumatera Selatan, di Selat Karimata, dari Laut Jawa bagian barat hingga Laut Sumbawa, dan dari Kalimantan Tengah hingga Kalimantan Selatan.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Barat
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Banten
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jawa Tengah
Yogyakarta
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Kalimantan Barat
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Gorontalo
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Papua Barat
Wilayah yang berpotensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang:
Kep. Riau
Kalimantan Selatan
Maluku
Perigatan Dini Gelombang Tinggi
BMKG menyebutkan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara dominan bergerak dari Utara - Timur Laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 25 knot sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan dominan bergerak dari Barat - Barat laut dengan kecepatan angin berkisar 5 - 20 knot.
Kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Natuna, Laut Jawa, Perairan Kep. Sangihe – Talaud dan Laut Arafuru.
Kondisi Laut
Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 - 2.50 M)
Perairan Utara Sabang
Perairan Barat Aceh
Perairan Barat P. Simeulue hingga Kep. Mentawai
Perairan Bengkulu - Enggano
Perairan Barat Lampung
Samudra Hindia Barat Sumatra
Selat Sunda bagian Barat dan Selatan
Perairan Selatan Banten hingga P. Sumba
Selat Bali - Lombok - Alas bagian Selatan
Samudra Hindia Selatan Banten hingga Sumba
Laut Natuna
Perairan Timur Bintan - Lingga
Selat Karimata
Perairan Utara P. Bangka – Belitung
Laut Jawa
Perairan Selatan Kalimantan
Selat Makasar bagian Selatan
Perairan Kep. Sangihe bagian Utara
Pearairan Kep. Talaud
Laut Maluku bagian Utara
Perairan Utara dan Timur Halmahera
Laut Halmahera
Perairan Utara Papua Barat hingga Papua
Samudra Pasifik Utara Halmahera hingga Papua
Perairan Sermata hingga Kep. Tanimbar
Laut Arafuru
Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 - 4.0 M)
Laut Natuna Utara
Perairan Kep. Anambas – Kep. Natuna
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:
- Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)
- Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)
- Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)
- Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)
Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada. (TribunWow.com/Lailatun Niqmah)
Berita terkait Peringatan Dini BMKG